PART 11

41.1K 2.1K 24
                                    


-----------------Elleanor pov :

Hari ini adalah hari keberangkatan kami,Dave juga sudah ada disini sejak tadi malam,aku sengaja memaksanya jika tidak dia pasti akan terlambat datang pagi ini, dan sekarang kami sudah dalam perjalanan menuju bandara.

Sebenarnya aku masih penasaran dimana tempat pemotretan itu,tapi yasudah lah itu bukan urusanku skarang.

"Aunty....nanti kita kemana?kenapa harus naik pecawat?" zora membuyarkan semua khayalan ku.

"Aunty juga tidak tahu,semoga saja tempat tujuan kita nanti adalah pantai hehehe...."jawabku.

yah jika dibandingkan, azura lah yg lebih pandai berbicara dibandingkan zora,karna azura lah yg lahir duluan.

"Dave...aku ingin minta sesuatu padamu.."kataku gugup, aku malu mengatakan ini tapi harus kukatakan,setidaknya hanya utk antisipasi.

"Memangnya apa? katakan saja,atau kau ingin minta tolong padaku utk menjadi pacar pura pura mu lagi?"

Kali ini tebakan dave benar,aku ingin memintanya menjadi pacar pura-pura, itu hanya utk antisipasi jika ada yg bertanya kalau aku sudah punya pacar, Nanti saat sampai disana.

"emmm,ku rasa kali ini benar,please dave ini yg terakhir....habisnya kau itu sama sekali tidak terlihat seperti seorang 'gay',kau itu kelihatan seperti lelaki normal." ucapkan sambil membela diri.

"Iya...iya aku akan membantumu,tapi janji ini yg terakhir "

kau memang sahabat terbaikku dave,kau sangat bisa diandalkan setidaknya itulah yg ada di pikiranku sekarang.

"Aku janji ini yg terakhir, ini hanya utk jaga jaga saja,soalnya perasaan ku tidak enak." ucapku lagi sambil mulai menutup mata,aku ingin tidur saat ini.

JADEN CRISTIAN WILLIAM POV:

Hari ini adalah hari yg spesial untukku.Sebenarnya aku tidak sabar menunggu kedatangannya,walau sebenarnya rasa khawatir itu ada.

bagaimanapun juga aku yakin jika saat ia tahu bahwa aku yg merencanakan semua ini ia pasti akan marah-ku mohon tolong aku Moon Goddes.

"Alpha maaf mengganggu waktumu tapi orang tua anda ingin bertemu anda." ucap Mike sopan, karna saat ini dia masih dalam jam kerja nya jadi dia harus menghormati ku sebagai alpha nya.

"Baik trima kasih Mike,aku akan segera kesana" aku bergegas keluar dari ruang kerjaku menemui mom and dad,tapi apa yg ingin mereka bicarakan..
-
-
-
Beberapa berjalan akhirnya aku sampai di ruang keluarga yg letaknya memang agak jauh dari ruang kerjaku.

"Hai mom, dad " sapaku pada mereka sambil duduk berhadapan dengan mereka.

"Jaden bagaimana perasaan mu sayang?ini bersyukur dia kembali" kali ini mom angkat bicara.

"Aku sangat bersyukur mom,ku harap dia tidak membenci ku saat  denganku nanti...."kataku lesu.

membayangkan bagaimana jika saat dia melihatku dengan tatapan benci,itu pasti sangat menyakitkan!

"Tenanglah kid,jika ia memang begitu nanti,tugasmu adalah mengubahnya kembali menjadi dirinya yg dulu.kami akan selalu mendukungmu"

ucap dad mencoba menguatkan ku,setidaknya rasa khawatir itu berkurang saat mendengar nasehat mereka.

"Trima kasih mom,dad,mungkin elleanor akan sampai saat sore nanti.kalian belum mau pergi kan?"tanyaku.

"Maaf sayang tapi kami ada urusan jadi kami tidak bisa menemani mu,kami hanya menitipkan salam kami bisakan? " ucap mom menatapku iba,tapi tak apa,lagipula ada zack dan mike.

"Ok tapi saat perayaan nanti kalian akan datang kan?" tanyaku lagi,oh iya aku lupa mengatakan pada kalian jika minggu depan akan diadakan perayaan dan festival dlm rangka merayakan ulang tahun ku yg ke 20 tahun.

"Kami pasti akan datang,dan kami harap disaat itu kau bisa mengenalkan Luna mu pada seluruh anggota pack." ucap dad sambil bangkit berdiri bersama mom lalu pergi keluar.

Melirik jam tanganku,tinggal beberapa jam lagi aku akan bertemu dengan nya Mate ku orang yg aku cintai.
-
-
-
---------------------Elleanor pov:

lagi lagi kami harus menunggu,inilah saat yg paling tidak kusukai dan satu hal yg perlu kalian ketahui bahwa aku sangat tidak suka menunggu.

"Aunty temenin zora dan azura beli ice cream yuk " tiba tiba azura datang sambil menarik narik lengan bajuku.setidaknya aku bisa ada aktivitas sedikit dibanding mati berkarat disini.

"Yasudah ayo sayang,tapi kalian berdua sudah minta izin sama papa dan mama kan?" kali ini aku yg bertanya.

"Sudah aunty ayo "zora yg menjawab.

Setelah itu akupun pergi bersama 1 pangeran dan 1 putri kecil itu,sambil menunggu keberangkatan yg tinggal sebentar lagi.
-
-
-
-
-
" Yeay "hanya itu kata yg keluar saat kami keluar dari bandara ini.

Tapi satu hal yg mengganjal disini,tempat ini sepertinya tidak asing rasanya aku pernah menginjakkan kakiku disini,tapi aku lupa.

kondisi yg sama pun dialami oleh kak calvin,jeremy,alexa,dan kak joan,sepertinya mereka sedang berusaha mengingat tempat ini,tapi hasilnya sama saja,kami semua lupa.

Tak lama kemudian kami dijemput sebuah mobil sedan berwarna hitam.
Kami tau jika itu mobil jemputan kami karna orang kantor yg memberi tahunya.

Kini yg ada di mobil adalah aku,Dave,serta kak jeremy, jika kalian bertanya kenapa kak jeremy satu mobil denganku karna dimobil sebelah ada kak joan dan dia masih takut dengan aura kak joan yang sedang hamil muda itu,dia bilang dia takut di cakar cakar.

Sekarang suasana didalam mobil hening tak ada yg berbicara selain suara deru mesin mobil yg sedang melaju.

"Kak memangnya kita mau kemana sih?" Kini Dave membuka suara.

"Aku tak tau,tapi rasanya aku pernah ingat jalan ini dan satu lagi jangan panggil aku 'kakak' kau bukan adikku" jawab kak jeremy memasang wajah datar nya sedangkan dave hanya bisa mencibir.

disaat seperti inilah dave akan terlihat seperti seorang 'gay' jati dirinya yg sebenarnya, tidak aku bercanda

"Kak tapi rasanya ini sudah tidak asing lagi uhhuk... uhukk...tolong air "

kataku yg terpotong karna tersedak makanan yg kumakan sambil berbicara tadi,maklum saja aku lebih cepat lapar sekarang,mungkin karna dulu waktu di pack aku hanya makan sedikit,atau aku tak tau lah.

"Sandy,jika sedang makan jangan berbicara,untung saja kak alexa tidak disini,kalau iya dia pasti sudah menceramahi mu " ujar Dave.

sambil memberi ku minuman,sesekali ia melirik kearah kak jeremy,aku tau ia ingin mengetes kak jeremy soalnya tadi ia menyebutkan nama kak alexa yg notabene nya adalah istri kak jeremy sendiri.

"Ekheem....." dehaman kak jeremy membuat aku dan Dave menjadi diam,ku rasa kak jeremy tersinggung jika istri tersayang dan tercinta nya dibilang seperti itu.

Aku memilih memutar musik dihanphone ku sambil meminum minuman yg diberikan dave,ngomong ngomong 'Cassie' jadi bersembunyi lagi...dia tidak pernah berbicara lagi saat kami sampai disini.

Seketika deruan mesin mobil berhenti aku, kak jeremy ,dan dave ,sedikit kaget hingga akhirnya kak jeremy turun duluan diikuti dengan yang lain termasuk aku.

saat turun dari mobil,pemandangan didepanku membuat ku membeku ,kakiku mulai lemas.

kumohon kenapa harus tempat ini?? Kenapa mereka membawaku kemari lagi?

_________________________________________
HAI.........
MAAF JIKA PART NYA KURANG MEMUASKAN......MOHON KASIH VOTE&COMMENT NYA YAAA....
UTK SEKEDAR INFO:
MULAI SEKARANG AKU AKAN UPDATE PART SELANJUTNYA SETIAP HARI SABTU.......

SAMPAI JUMPA DI PART 12!

THE STRONG LUNA Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang