8

25 1 3
                                    


Author Pov

Ketika George berjalan hendak keluar rumah, ia melihat ayahnya tengah menyapa tamu tamunya. George masih berpenampilan casual, ia belum ganti baju sejak pulang kuliah tadi. George pun mengurungkan niatnya untuk ikut menyambut tamu ayahnya itu. Namun ketika melihat dengan jelas siapa yang datang, ia tak bisa mengendalikan kakinya untuk tak menghampiri tamu ayahnya itu.

"Yolanda.."

"ka.. kakak.."

"lu temennya Keira kan??"

"lu kakaknya Keira kan??" mereka saling bertukar pertanyaan tanpa saling menjawab

"kalian sudah saling kenal?" Tanya seorang wanita disamping Yolanda, George bisa menebak mereka adalah ibu dan anak. Bagaimana tidak,Wajah mereka sangat mirip..

"Eh, iya tante, dia temen adik saya.." jawab George pada wanita itu

"eh kak, keira manaa?? Gua kangenn bgt nihh.."

"lagi mandi.."

"Ooohh, oke. Kamarnya dimana? Gua boleh masuk ga?"

"boleh sih, tapi lu yakin mau nungguin dia mandi? Dia mandi bisa seabad kali yol.."

"Yeee, jangan gitu lu, gua mandi bisa lebih lama dari dia asal lu tau aja.."

"huh, dasar wanita.." cibir George

"biarin.. bwlee," balas Yolanda lengkap dengan juluran lidahnya yang membuat George tertawa geli

"Yaudah ah, gua pergi dulu.."

"Eh mau kemana??"

"minimarket tuh didepan kompleks.."

"Ooh.."

"Kenapa??"

"Emm, emangnya lu gaada niatan buat ngajakin gua gituh??" Tanya Yolanda diiringi dengan kedipan matanya yang mencoba untuk menggoda George

"Ahahahhaa, Princess Yolanda yang cantik jelita, apakah anda bersedia ik..."

"Aku bersedia.." sela Yolanda dan bergaya menirukan princess yang sering ia saksikan di film film kesukaannya. Mereka pun melangkahkan kaki keluar dari rumah itu diiringi dengan canda tawa

...

Yolanda Pov

Gua kaget, asli. Coba bayangin, hari ini gua masuk kesuatu rumah yang katanya rumah rekan mama, terus gataunya itu rumah sahabat lama gua. Dan sekarang gua lagi jalan sama pangeran idaman para kaum hawa, termasuk gua. Uwahh, berasa ketiban durian jatoh dah gua hari ini

Gak heran juga sih, kalo selama perjalanan ke minimarket banyak orang yang liatin gua. Oke mungkin bukan gua, tapi sebelah gua. Gimana enggak? Liat aja tangannya, enteng banget dia asal taroh di pundak gua. Dia kaga mikirin apa gua yang punya pundak ini udah ketar ketir begini ngadepin jantung gua sendiri. Oke, salahkan jantung gua, kampungan banget kayak gapernah dirangkul ama cogan aja ampe berdebar tak menentu gini. 

*"emang gapernah kan?"

Tapi jangan salah, gini gini gua udah menjabat sebagai ratunya modus sejagat raya (seenggaknya itulah julukan Keira buat gua). Dan kalo ngeliat kesamping gua ini, kayaknya emang pantes sih jadi sasaran empuk jurus modus gua.

Mau modusin orang? Gaperlu pake duit, gaperlu pake body, selama lu pake otak, lu bisa wujud in apapun yang lumau tanpa harus ngorbanin yang lu punya. Butuh contoh? Simak tutorialnya..

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Jul 20, 2016 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Unexpected Secret Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang