01-Mati Tegang

11.4K 979 148

Iqbaal melangkahkan kakinya di koridor yang cukup ramai. Gayanya yang benar benar 'Bad Boy' itu membuat hampir semua siswi terkesima. Bahkan ada yang sampai mimisan sanking terlalu bahagia bisa kembali melihat Iqbaal.

Sedangkan siswa yang berada di tempat yang sama, banyak menatapnya dengan tatapan tidak suka. Menurut mereka, apa yang spesial dari cowok yang bernama Iqbaal itu? Gayanya biasa saja. Bahkan tak sedikit siswa di SMA Bumi Putra memiliki gaya seperti itu.

Rambut cepak yang acak-acakan, dua kancing teratas terbuka, baju tidak dimasukkan, sepatu yang melewati batas peraturan sekolah, tas yang hanya di kesampingkan ke sebelah kiri, serta memakai kaos hitam oblong yang jelas jelas sangat terlarang di sekolah ini.

Meskipun iqbaal populer, ia hanya memiliki sedikit teman yang benar benar ia anggap teman. Fari dan Nata. Hanya dua cowok itu yang ada disaat Iqbaal membutuhkan. Bukan seperti anak yang lain yang hanya ada saat mereka butuh pada Iqbaal.

Iqbaal menuju lokernya, mengambil kunci kecil yang berada didalam tas-nya lalu membuka loker itu.

Mata Iqbaal sedikit membulat--namun hanya 2 detik--saat lagi-lagi ia melihat ada banyak bunga serta bekal makanan yang tersusun rapi di dalam lokernya. Iqbaal sendiri bingung, bagaimana bisa para penggemarnya itu meletakkan benda benda ini tanpa harus meminta kuncinya dulu pada Iqbaal.

Kalau berdasarkan yang Nata bilang, itu berarti bukan secret admirer jika minta dulu kuncinya pada Iqbaal. Namanya juga secret, ya harus rahasia.

Lagian Iqbaal juga galak kalau di deketin tiba tiba. Apalagi kalau itu cewek. Nggak pandang bulu lah pokoknya.

Iqbaal mengambil salah satu kertas yang tergeletak di antara bekal makanan itu lalu membacanya dalam hati

'Buat kak Iqbaal yang ganteng nya gak ketulungan. Aku pengen kakak baca puisi ini. Ini aku fikirkan dengan sangat amat keras, tak lupa menggunakan cinta di hatiku

Kak... kau adalah cowok yang paling macho yang pernah aku lihat dan aku kenal.. meskipun kau tidak mengenalku balik

Kau bagaikan bintang yang berkelap kelip diangkasa yang sangat jauh diatas sana

Sanking kau jauh... hingga aku tidak bisa menggapai mu. Hingga membuat aku hanya bisa menatap mu dengan mata yang berbinar dari bawah atap rumahku yang kadang bocor

Namun itu tak menghalangi ku untuk mencintaimu

Karena kau adalah belahan jiwa ku. Selamanya..... tak kan tergantikan oleh waktu.... '

Setelah membaca surat itu, Iqbaal bergidik mual.

"Paling 4 tahun kedepan lo udah beranak-pinak sama cowok lain"

ujar Iqbaal pelan lalu meletakkan surat berwarna pink yang wangi itu kembali kedalam lokernya. Iqbaal tidak membuang nya.

Meskipun Iqbaal berandal, dia masih memiliki sisi putih didirinya. Walau iqbaal sendiri bingung dimana sisi itu terletak.

"Kebetulan, gue belum sarapan!" Mendengar suara yang agak nge-bas itu saja Iqbaal sudah tau bahwa itu adalah Nata.

Nata segera mengambil kotak bekal mungil berwarna pink dan bergambar hello kitty itu. Melihat itu, Fari tertawa pelan. Kenapa harus hello kitty coba?

"ternyata lo manis juga ya, nat" ucap Fari masih tertawa melihat Nata yang juga masih memegangi kotak bekal unyu itu.

"Maksud lo? Lo suka gue? Lo homo?" Nata bertanya dengan wajah yang ia buat sok polos. Meskipun itu malah membuat nata makin terlihat makin ganteng.

Chainsmokers Baca cerita ini secara GRATIS!