01] Dilella

14.9K 864 120
                                    

Pagi itu Bella duduk sendirian di teras. Matanya sibuk mengamati jalanan di hadapannya yang terlihat begitu lenggang. Pikirannya melayang memikirkan sosok yang belakangan mengacaukan pikirannya. Bagaimana bisa, orang yang baru pertama kali ia temui dapat membuatnya kepikiran terus seperti ini? Bella bingung.

"Hei, ngalamun aja! Diculik orang gila baru tau rasa lo," teriak seseorang yang membuat Bella tersentak kaget. Kontan matanya mencari sosok suara yang terdengar cempreng di telinganya. Dan di sana, di sebelah tiang listrik yang berjarak sekitar lima meter dari rumah Bella, sudah ada sosok manusia yang sangat tak ingin Bella temui, Alfi-si pengganggu yang selalu membuat Bella pusing mabuk kepayang karena kesal.

Dengan bersenandung kecil, Alfi berjalan ke arah Bella. Bella yang melihat kedatangan Alfi langsung menghembuskan napas pasrah. Bella yakin, Alfi akan menghancurkan hari Minggu favoritnya. Selamat tinggal hari minggu yang cerah.

"Bella, my hunny bunny sweety baby funny lonely, ngapain kayak orang lagi banyak pikiran gitu? Galau ya? Cieee ... bisa galau juga kayak manusia," ledek Alfi yang membuat Bella berdecak sebal.

"Lo pikir gue setan?!" ucap Bella kesal.

"Emang lo setan kan. Setan kesepian yang mengharapkan kehadiran setan lain untuk menemani." Alfi kini sudah duduk di sebelah Bella yang membuat Bella semakin kesal. "Ini setan satu udah datang. Sini abang setan temani adek yang lagi galau."

Bella memukul lengan Alfi kesal yang membuat Alfi terbahak. Alfi sangat senang menggoda Bella. Karena baginya, ekpresi kesal Bella itu sangat lucu dan tiada duanya. Tapi bagi Bella, keusilan Alfi ini sama sekali tidak lucu dan hanya membuatnya kesal setengah mati.

"Masih pagi udah bikin orang kesal aja, deh! Cari target lain aja sana. Gue lagi males bercanda." Bella memandang Alfi sebal yang dibalas Alfi dengan cengiran lebar.

"Ya udah, ayo serius," ucap Alfi memasang muka serius.

Bella memandang Alfi malas. "Nggak pantes banget lo serius!"

"Tuh kan, katanya nggak mau bercanda. Diseriusin malah gitu. Ih, kamu cewek php. Aku sedih." Alfi berlagak manja yang membuat Bella merinding ngeri.

Bagaimana bisa, Bella mempunyai teman gesrek kayak Alfi? Bella dulu nemu Alfi di mana? Oh Bella ingat, dia dulu nemu Alfi di pengungsian korban bencana otak longsor. Pantas saja anaknya gesrek. Harusnya Bella memaklumi kegesrekan Alfi ini.

"Lo udah mandiin Bibing?" tanya Bella.

"Dia udah gue mandiin dong. Udah bersih dan wangi."

"Sewangi-wanginya kambing juga tetep aja bau!" gerutu Bella yang membuat Alfi tertawa. "Aya juga udah dimandiin?"

"Udah juga dong. Udah cantik banget kayak bidadari. Udah siap godain cowok-cowok yang lewat depan rumah."

"Gila, ayam betina lo emang super."

"Iyalah. Yang punya juga super gini." Alfi berlagak merapikan rambutnya yang membuat Bella hanya bisa geleng-geleng kepala.

Ya, Alfi mempunyai dua hewan peliharaan yang sangat ia sayangi. Bibing dan Aya. Si kambing dan si ayam. Setiap hari Alfi memberi mereka berdua makanan yang enak-enak. Bahkan ia juga rajin memandikannya. Tak jarang juga Alfi mengajak mereka ngobrol. Bukan hanya ngobrol saja, tapi Alfi juga sering curhat kepada Bibing dan Aya. Dan mereka berdua juga sering diajak Alfi jalan-jalan. Katanya sih, biar lebih akrab. Alfi memang aneh. Bella saja heran.

"Eh Cil, kenapa sih, lo galau?" tanya Alfi yang tersadar tujuannya mendatangi Bella tadi. Tadi pas lewat di depan rumah Bella, Alfi melihat temannya itu seperti sedang kesurupan pohon. Tidak bergerak, mematung, tapi bernapas.

Sebenarnya Bella ragu menceritakan kegalauannya kepada Alfi. Ia takut, Alfi akan meledeknya. Parahnya, Alfi malah menertawakannya. Alfi kan menyebalkan.

"Nggak kenapa-napa," jawab Bella malas.

"Ih, Bocil kalau lagi galau jadi alim. Lucu banget. Hahaha ...." Alfi tertawa yang membuat Bella menggeplak wajah Alfi dengan sebal.

"Ketawa lo serem. Kayak om-om pedo!" semprot Bella seraya beranjak pergi dari hadapan Alfi. Sedangkan Alfi sendiri masih tertawa melihat temannya yang sudah sebal. Bella memang lucu.

==========++++==========

Yey, akhirnya setelah sekian lama gemes pengen buat cerita pakai tokoh ini (?) akhirnya kesampaian juga HAHAHAHAAAHA

Makasih ya buat Bella dan Alfi yang ngijinin pake namanya *padahal ga ijin, tapi yakin diijinin HAHAHAHAHAHAHA* terus makasih buat Anny atas cover unyunya wkwkwkwk just-anny

Ini bakalan pendek kok jadi yaaaaa gitu deh.

Thanks for coming!


DilellaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang