Bab Satu : Plot Twist kehidupan

48 5 8
                                        

Setelah menempuh perjalanan jauh, akhirnya Alphard hitam yang diisi oleh tiga orang itu sampai di Pondok Pesantren At-Taqwa, Surabaya, Jawa Timur.

Nam itu terpampang megah di gerbang masuk. Sebuah Pondok Pesantren Kholaf ( Salaf + Modern ) yang berada dibawah pimpinan K.H. Muhammad Ali beserta Istrinya Ibu Hj. Nyai Hafsoh Aminah.

Beliau dikenal sebagai yang Alim dan bijaksana dalam keseharian nya. Para santri biasa menyebut beliau Abah dan Umi.

Muhammad Akbar Al Fatih adalah putra tunggal keduanya yang kelak akan memegang alih tahkta biru kepesantrenan.

Nisa, wanita paruh baya sekaligus ibu dari Aqila menoleh pada putri semata wayangnya dikursi penumpang.

"Qila, sayang bangun" ujarnya mencoba membangunkan putrinya yang kebo itu

Aqila hanya melenguh dan melanjutkan tidurnya

"Percuma Bunda, Qila nggak bakal bangun Ayah jamin" sahut Ridwan sang suami

"Biara Ayah gendong aja ke asrama nya" lanjut Ridwan

Nisa mengangguk menyetujui ucapan suaminya

"Kita ke ndalem dulu, baru ke asrama" ujar Nisa

Akhirnya Ridwan menggendong putrinya menuju ndalem. Kedatangan mereka disambut hangat sekaligus heran melihat keadaan Aqila oleh sahabat karib semasa nyantren

"Nggak papa nanti biar minta bantuan ke mbak mbak ndalem" ujar Abah Ali saat Ridwan dan Nisa hendak membereskan barang Aqila setelah mengantar gadis itu yang masih tertidur sampai asrama.

******

Suasana yang terasa ramai membuat mata yang sedari tadi tertutup, terbuka secara perlahan. Aqila mengerjap bingung saat merasa ruangan yang dia tempati berbeda dengan kamar nya.

'gue dimana ?' batin nya sibuk bertanya-tanya

Sebenarnya dia bukanlah tipe orang yang mudah terbangun hanya karena ramai, namun sensasi tak nyaman membuatnya terjaga. Dia merasa asing ditempat ini, dan Aqila tak pernah bisa tidur nyenyak ditempat asing.

" Kamu udah bangun, Mbak ?"

Suara itu mengalun lembut ditelinga Aqila membuat atensinya berubah dari ruangan pada sumber suara

Alisnya terangkat satu, merasa tak mengenali perempuan berjilbab navy didepan nya . Dengan wajah sewot dia menyahuti pertanyaan itu

"Menurut, Lo ?!"

" Kalem aja kali, ngegas banget" sahut perempuan berjilbab peach

Aqila terdiam baru menyadari mereka bukan hanya berdua tapi bertiga. Dia menatap ketiga perempuan dihadapan nya secara bergantian

" Kalian siapa?" Tanya nya

"Aku Syifa, mbak" ujar si kerudung navy

"Aku Lili"

"Aku Indah"

Aqila mengangguk paham

"Btw, gue dimana?"

"Mbak di Pesantren At-Taqwa" jawab Syifa

Detik itu juga Aqila melotot kaget dengan mulut yang terbuka

"Hah?! Pesantren Lo bilang?!"

Takdir Cinta Alexandria ( ON GOING ) Cover Belum Di EditPovești de care să fii obsedat. Descoperă acum