Bab 1 DRAZEN

11 1 0
                                        

Hallo gayss!! Welcome to my imagination😘🙌🏻

Ini cerita pertama aku ya jadi kalo ada kesalahan atau kekurangan di maklumi saja yaa hehe🙃

Kenapa kalian bisa nyasar ke sini???

⚠️Inget yaa ini lapak DRAZEN tolong jangan membawa-bawa nama lapak lain disini yaa terimakasih💃

⚠️Jangan lupa vote dan komen⚠️

❗ABAIKAN TYPO❗

SELAMAT MEMBACA✨

•🎀•

Malam hari tepat pukul 23

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

Malam hari tepat pukul 23.00 wib. Di depan salah satu gedung yang menjulang tinggi, sore tadi aula yang terlihat begitu ramai kini sudah sepi, bagai bangunan yang tidak hidup lagi.

Angin berhembus kencang, bersamaan dengan ketukan heels dari arah barat, menjadi satu-satunya suara yang ada di sini, seorang gadis dengan pakaiannya bak model terlihat keluar dari dalam gedung, langkahnya begitu tegap dan mampu menggetarkan bumi.

Dari belakang, seorang pria memakai jas kerja terus mengikutinya. Membawakan tas dan barang-barang milik gadis itu.

Sejenak langkahnya terhenti, gadis pemilik mata bulat, hidung yang mungil dan bibirnya yang manis, menoleh sarkas ke arah pria di belakangnya-asisten pribadinya.

"Gak usah ikutin gue! Gue, nggak mau lagi jadi BA mereka, ngerti?" sentaknya, ia kembali berbalik dan berjalan pergi, sendirian.

"Nona, tapi..."

"Diam di sana! Gue pulang sendiri aja." Natasha terus berjalan tanpa menoleh sedikitpun.

Dia Natasha Lathesia, gadis berusia 15 tahun yang duduk di bangku kelas 9 SMP. Wajah yang di poles dengan make-up juga rambut hitamnya yang di stylish, menambah cantiknya berkali-kali lipat.

Jalanan sudah begitu sunyi, jarang sekali ada kendaraan yang melintas. Di bawah sorot lampu jalan yang redup, di tepi trotoar, gadis itu terus berjalan dengan raut wajah yang di tekuk kesal.

Tangan mungilnya mengepal erat mencoba menyalurkan emosinya sendiri. Hening, cahaya rembulan seolah menerangi jalannya. Tanpa ragu, dia melewati gerombolan para pria berhidung belang. Tentu, itu menarik perhatian mereka, terlebih aroma parfumnya terhirup jelas oleh mereka.

Senyum sinis mulai terukir, salah satu dari mereka maju, mengikuti gadis itu. Sedangkan yang lain hanya tertawa mendukung.

Natasha melirik sedikit saat merasakan seseorang mengikutinya dari belakang, langkahnya semakin di percepat seperti setengah berlari.

DRAZEN : Secret ObsessionStories to obsess over. Discover now