Jejak di Hati yang Pudar
Jejakmu tertinggal di hati yang pudar,
Sisa kenangan yang sulit lenyap.
Kau datang seperti angin lalu,
Meninggalkan luka yang dalam dan gelap.
Dalam diam aku menatap langkahmu,
Mencari jejak cinta yang sempat ada.
Tapi kau seperti bayangan kabur,
Menghilang saat aku ingin bertahan.
Kau di sana, di sudut hati yang luka,
Mencoba menyembuhkan tapi tetap perih.
Kadang pelakumu, kadang korban,
Di dunia yang penuh ilusi ini.
Mungkin suatu saat nanti,
Langit kan cerah tanpa bayanganmu.
Hati yang dulu goyah akan tenang,
Tanpa jejakmu yang membekas di dalam kalbu.
