Prolog: Our first falling

7 1 0
                                        

•
•

Sehari sebelum acara nominasi itu, Lia mengirimkan sebuah tautan agar Joey bisa melihat acara tersebut. Tetapi sayangnya, Joey hanya membaca pesan Lia itu. Keesokan harinya, diam-diam dia membuka tautan itu hanya karena dia penasaran dengan penampilan grupnya Austin, VSIDE.

Setelah sekian lama Joey berusaha untuk menjauhkan dirinya dari segala apapun info tentang Austin akhirnya di hari ini, dia melihat dan mendengar sosok Austin. Baginya semakin dia mengingat Austin akan semakin dia ingin bertemu dengannya, sementara jarak diantara mereka sudah semakin jauh.

"Setiap kali aku mendengar namanya moodku langsung berubah, tapi... aku ingin melihatnya...,"

"...alasan dia gak menjawab semua panggilan-panggilan itu."

Joey langsung dibuat terpukau untuk pertama kalinya melihat bagaimana Austin dengan lihai bernyanyi diatas panggung impiannya. Sebuah penampilan luar biasa indah dan dia tidak menyangka Austin sudah tumbuh menjadi lelaki yang berbeda dari ia yang kenal sebelumnya.

"Wah...,"

"...lihat badannya, lebih besar dari sebelumnya, wajahnya! Pantas aja... pantas aja dia gak pernah mau ketemu aku!"

Joey masih menonton acara itu hingga puncak acara pembacaan nominasi untuk penghargaan terbaik. Saat pembaca nominasi mulai membacakannya, dia menjadi gugup dan tak lama dia berteriak begitu kencang karena dia mendengar nama grup Austin dipanggil.

Dia menitihkan airmatanya tanpa ia sadari. "Austin!" sahutnya. Dia terharu mendengar salah satu anggota dari grup VSIDE yang memberi pidato kemenangan mereka. "Ah...," sahut Joey lagi. Dia mulai merasa bahwa hilangnya Austin bukan karena main-main melainkan Austin benar-benar bekerja dengan sungguh-sungguh. Hari ini adalah titik awal dimana nama grup VSIDE mulai di terdengar di seluruh penjuru dunia.

"Aku... ingin memenangkan nominasi terbaik itu nanti. Kalau bisa," Joey mengingat ucapan Austin dulu saat sebelum mereka berpisah.

"Kamu pasti bisa kok! Ingat... tetap terus berlari, kalau capek jalan, jangan berhenti! Kamu pasti bisa!" Joey terus memberi Austin semangat.

Rasanya sekarang Joey ingin sekali menghubungi Austin, tetapi semua terhalang beberapa hal.

Hari berlalu hingga tahun berganti, Austin dan Joey belum juga bertemu tetapi segalanya berubah ketika musim semi kembali.

—

Whispers of Spring: Falling in Golden DaysHistórias para pegar e não largar. Descubra agora