Lost in Desire

676 57 5
                                        


HALO, AKU KEMBALI LAGI :3>

Follow IG : cherlyanoona || thaliasynna

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

Follow IG : cherlyanoona || thaliasynna

Ini adalah karya ke-6 ku, kalian menemukan kisah ini dari mana?

Aku harap kalian suka dan bersedia menemani aku sampai akhir.

Vote dan komen di bawah ya. Selamat membaca💛🤎

***

Memiliki firma hukum ternama dan menjadi pemimpin di dalamnya

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.


Memiliki firma hukum ternama dan menjadi pemimpin di dalamnya. Vann Larsen Adimalaka Prawiradmoejo, sosok pria berdarah Indonesia-Italia. Dalam menangani kasus ia disebut sebagai ahli strategi serta memiliki rekam jejak yang nyaris tanpa kekalahan, menjadikan namanya dicari paling pertama oleh para menteri maupun pejabat negara, terutama saat mereka terjerat skandal besar.

Sebagai putra sulung dari tiga bersaudara, ia memegang kendali sebagai pilar utama sekaligus penentu keputusan yang setiap ucapannya mutlak dipatuhi.

Dalam urusan asmara, Larsen juga menerapkan prinsip yang sama kerasnya. Dia tidak menyukai wanita berisik, tidak teratur, apalagi yang memiliki rambut pirang. Sifatnya yang kaku dan terlalu perfeksionis itu membuat hubungan cintanya selalu berakhir gagal. Karena baginya, pendamping hidup adalah cerminan dari martabat yang ia tata dan ia jaga.

Namun, kendali penuh yang ia miliki mendadak hancur dalam semalam ketika ia menginjakkan kaki di kediaman keluarga Bratakusuma untuk sebuah acara duka. Di sana, ia dipertemukan dengan Flávia, gadis pirang kekanak-kanakan yang dengan nekat meminta sang ayah untuk menjodohkannya dengan Larsen saat itu juga.

Permintaan gila itu memicu tawa besar dari keluarga mereka karena perbedaan usia yang jauh. Mereka juga menganggap permintaan itu hanya gurauan anak kecil,
tapi Flávia justru marah saat dikatai begitu dan menegaskan bahwa dirinya sangat serius. Larsen jelas tidak menyukai situasi itu, terlebih sosok Flávia adalah definisi dari segala kriteria wanita yang ia hindari. Larsen hanya bisa menolak secara halus demi menjaga wibawa, tapi Flávia tidak berhenti di malam itu.

Gadis blonde itu terus mengejar meski ditolak berkali-kali dengan sikap yang paling dingin sekalipun, membuat ketenangan yang selama ini Larsen jaga kacau balau.

Flávia bisa muncul di mana saja, kapan saja, dan dalam situasi apa pun, bahkan selalu berhasil menembus celah penjagaan paling ketat sekalipun, yang akhirnya berimbas pada hari-hari Larsen yang dipenuhi waspada karena kejutan absurd yang selalu Flávia bawa.

Satu contoh pada saat Larsen sedang melakukan sidang penting, di tengah suasana tegang, Flávia terpergok duduk di kursi penonton sambil membentangkan spanduk besar bertuliskan, "Semangat Mas Malaka Sayang!" dengan emoticon sepanjang kereta tut tut tut...

—He's 192 cm tall, weighs 90 kilograms, is cold in matters of law, and dislikes blonde hair. His favorite drink is black coffee.

⚖️

Perwujudan dari keceriaan yang bising dan tingkah laku yang sulit ditebak, itulah sosokFlávia Evanthe De Russ Bratakusuma

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.


Perwujudan dari keceriaan yang bising dan tingkah laku yang sulit ditebak, itulah sosok
Flávia Evanthe De Russ Bratakusuma.

Menghabiskan masa kecil hingga usia 17 tahun di Italia bersama keluarga sang ibu, Flávia tumbuh menjadi sosok rewel yang sangat manja. Keputusannya ditarik pulang ke Indonesia oleh sang ayah adalah upaya paksa untuk membuatnya mengenal tanah air dan disiplin keluarga.

Proses adaptasinya tidak mudah, Flávia harus berjuang keras melawan kendala bahasa dan rasa asing terhadap lingkungan baru yang terasa jauh lebih aneh, menurutnya. Ia dipaksa tunduk pada aturan-aturan ketat sang ayah yang nyaris meremas akal sehat, mengubah gadis bebas ala Eropa ini menjadi sosok yang harus patuh pada aturan keluarga. Meski begitu, Flávia akhirnya berhasil bertahan tanpa kehilangan sifat aslinya yang impulsif dan banyak bicara.

Tidak pernah menjalin asmara tidak membuatnya tak tahu apa itu jatuh cinta. Bertemu sosok pria matang berbeda 12 tahun dengannya itu, debar jantungnya sungguh tidak terkira. Tatapan dingin dan wibawa Larsen berhasil memantik imajinasi liar di otaknya yang gila. Flávia membayangkan kisah cinta ala di film-film tentang pria kaya raya yang menikahi perempuan jauh lebih muda.

Flávia tahu betul dirinya ditolak. Ia sadar sering dihina, bahkan harus menerima perlakuan kasar dari sikap dingin Larsen, tapi ia tidak menyerah. Katakan saja ia gadis bodoh, karena banyak rasa sakit yang harus ia telan demi mendapatkan sang pengacara. Apalagi pria itu selalu mengaku sudah punya istri di luar negeri, tapi Flávia tahu jika itu akal-akalan Larsen saja.

Siapa peduli? Ia berani bertaruh jika cintanya akan berhasil. Ya, meski harus sakit-sakit dahulu.

—She's 160 cm tall, weighs 55 kilograms, is a cheerful girl, full of energy, willing to endure pain for love, and loves sunflowers.

⚖️

Cinta itu sakit, tapi jika itu Larsen, siapa yang memilih mundur?

Karya tiba-tiba ini semoga kalian suka, dukung dengan vote dan komentar atau pilih salah satu tidak apa-apa banget, tapi buat bahagia kalau dua-duanya hehe.

See you in part one later💛🤎

Cherlyanoona, Januari 2026.

Lost in DesireWhere stories live. Discover now