Harry sering mengatakan kepada anak-anaknya bahwa Draco adalah playboy kelas kakap ketika masih muda. Awalnya Scorpius-anak sulung Draco dan Harry mengira perkataan Harry adalah candaan, Ternyata kalung pemutar waktu yang Scorpius temukan dirumah Bi...
Draco dan Harry akan pergi ke luar kota, Anak-anak mereka—Scorpius dan Albus awalnya merengek meminta ikut. Tetapi Draco berhasil membujuk kedua anaknya untuk tetap tinggal.
Scorpius dan Albus lansung menyetujui bujukan Daddy-nya ketika tau mereka akan dititipkan kerumah bibi Hermione. Mereka tentu sangat suka bermain dikediaman Weasley, Apalagi bermain dengan Rose Weasley.
Menurut mereka berdua, Rose Weasley sangatlah keren. Sifatnya yang seperti anak laki-laki, Suka mencuri mangga tetangga, Dan suka membuat anak orang menangis. Semua sifat nakal Rose adalah panutan bagi Scorpius maupun Albus.
Mereka dengan senang hati menginap untuk menghabiskan waktu dengan Rose. Rencananya, Mereka akan meminta diajarkan untuk memanjat pohon kelapa yang ada didepan rumah Weasley. Pasti sangat menyenangkan.
"Daddy, Tadi pagi aku melihat ada tumpukan surat di lemari Daddy. Banyak sekali nama perempuan di surat itu. Tapi sayangnya beberapa surat sudah dimakan rayap." Suara Albus—anak bungsu memecah keheningan didalam mobil. Draco mengernyit heran, Ia tidak pernah tau bahwa dirinya menyimpan surat di lemari.
Sedangkan Harry terkekeh pelan, Lelaki manis itu menoleh sekilas menatap Albus. "Itu pasti surat yang sudah lama sekali daddy kalian simpan. Kalian tau? Dulu saat muda, Daddy kalian memiliki banyak pacar." Ujar Harry.
"Mommy tidak cemburu?" Heran Scorpius.
"Untuk apa? Mommy pemenangnya." Balas Harry pede. Draco tersenyum lebar mendengar balasan Harry, Jari telunjuknya mencolek dagu sang istri genit.
"Dulu bukankah kamu yang menangis histeris karena cemburu?" Goda Draco. Harry hanya memukul bahu suaminya pelan.
Scorpius menutup mulutnya seperti menahan muntah, sedangkan Albus memalingkan wajah berpura-pura tidak melihat apapun. Sepertinya kedua anak itu sudah terlalu muak melihat orang tuanya berperilaku bucin.
Beberapa menit kemudian, Sampailah mobil Draco didepan kediaman Weasley. Keluarga Malfoy lansung keluar dari mobil, Mereka disambut hangat oleh keluarga Weasley.
* * *
Sudah satu jam berlalu, Draco dan Harry sudah pergi meninggalkan kedua anaknya dikediaman Weasley. Scorpius, Albus dan Rose tampak berbaring diatas rerumputan, Mereka bertiga tertawa terbahak-bahak disana. Wajah pucat Scorpius bahkan memerah karena merasa lelah.
"Apakah menyenangkan belajar memanjat pohon kelapa?" Tanya Rose.
Kedua anak Malfoy mengangguk setuju, "Sangat menyenangkan! Besok, Kamu harus mengajarkan kami cara memanjat pohon toge!" Pinta Albus antusias. Rose tertawa pelan dibuatnya.
Scorpius beranjak dari rerumputan itu, Tenggerokannya kering, Scorpius butuh minum. "Aku akan kembali." Kata Scorpius sebelum pergi meninggalkan Albus dan Rose.
Saat berjalan diruang tamu, Mata Scorpius tak sengaja menangkap suatu benda berkilau yang tergeletak diatas meja. Scorpius mengurungkan niat pergi ke dapur, Remaja berumur enam belas tahun itu memilih untuk mendekati henda yang ada diatas meja tersebut.
Saat Scorpius mengangkat benda itu tinggi-tinggi, Ia dapat meneliti bahwa bentuk benda tersebut terlihat sedikit aneh. Benda itu adalah kalung, Bentuknya bulat dan ditengahnya terdapat jam pasir kecil. Scorpius sangat kebingungan, Baru kali ini Scorpius melihat kalung berbentuk aneh sekaligus indah.
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.