kumpulan cerita elemental Boboiboy dan teman, temannya cerita ini saya buat hanya untuk menghibur saja maaf kalau ceritanya rada gaje, garing dan tidak nyambung.
kalau mau request cerita boleh tapi ya gitulah cerita buatan ku rada gaje.
Di pagi hari yang cerah di panti asuhan cahaya kasih terdengar suara tertawa anak panti yang sedang bermain ria.
Sedang kan ada dua anak yang sedang menikmati angin yang berhembus kencang di tepian pantai, ya mereka adalah blaze dan ice.
Dua sahabat yang selalu bersama walaupun mereka memiliki keterbatasan tetapi mereka selalu bersama blaze dari lahir, mengalami kelumpuhan sedangkan ice ia tunanetra.
Ice: blaze Coba kamu ulur kan tangan mu ada ingin aku beri padamu
Blaze pun mengulurkan tangannya dan ice pun memberikan kan hadiah tersebut
Ice : ini untuk mu laze aku memberi mu daun semanggi berdaun 4
Blaze : aku akan menjaga nya terimakasih kasih ya ice, ice ayo kita berjanji kita akan terus bersama
Ice: baik lah ice berjanji kita akan terus bersama laze
Janji kedua anak yang berumur 8 tahun saling melingkarin jari kelingking mereka.
Hari sudah sore mereka pun pulang ke panti sesampainya di panti blaze melihat ada mobil yang terparkir di halaman panti.
Blaice: assalamualaikum
Buk indah : waalaikum salam kalian berdua sini ada yang ingin berjumpa dengan mu blaze
Mereka pun menghampiri kedua pasangan suami istri tersebut
Buk indah: jadi gini blaze kamu akan diadopsi oleh mereka
Blaze: laze mau kalau ice juga ikut diadopsi
Ice : tidak apa,apa blaze
Blaze: tapi dengan kondisi laze saat ini pasti akan merepotkan kalian
Hanum: tidak blaze ibu tidak merasa merepotkan mu
Sebetulnya ice juga gak mau harus berpisah dengan sahabatnya yaitu blaze
Ice: sudah blaze aku tidak apa,apa di panti kan Masi ada buk indah, aser ,wina dan anak panti lain nya
Blaze: Baiklah blaze mau ikut
Ice: laze sebelum kamu pergi tolong daun semanggi yang aku beri kepadamu kamu simpan ya
Blaze: iya ice aku janji ice aku janji nanti aku akan menemuinmu lagi
Ice : dah laze hati,hati di jalan ya
Blaze : iya
Bu indah: Hanum, Hendra aku titipkan blaze kepada kalian tolong jaga dia
Pak Hendra: tenang buk kami akan menjaga blaze serta menyayangi blaze seperti anak kami sendiri
Buk Hanum: kami izi pergi assalamualaikum
Buk indah: waalaikum salam
Akhirnya blaze pun mau diadopsi oleh pasangan suami istri yaitu buk Hanum dan pak Hendra, blaze pun pergi meninggalkan panti walaupun ia masih belum mau berpisah dengan ice
Setelah mobil itu pergi ice berlari mengejar mobil blaze yang menjauh dari halaman panti walaupun ice terjatuh ia pun berdiri lagi dan mengejar mobil tersebut.
Di dalam mobil buk Hanum menenangkan blaze agar tidak merasa bersedih lagi
Diluar ice pun berhenti mengejar mobil tersebut dan duduk di tepi jalan sambil berteriak
ibu panti tersebut menghampiri Ice dan menyuruh nya masuk ke rumah sesampainya di rumah panti ice masuk kedalam kamar nya
Ice: blaze katanya kamu janji tidak akan meninggalkan ku dengan suara lirinya dan tangisannya ia menutup wajah dengan bantal agar tidak ada yang mendengar kan nya
Ibu panti yang masih berada di pintu kamar ice merasa sendih karena harus memisahkan mereka berdua
Aser: buk kenapa bang ice
Ibu indah : tidak apa nak
Aser: buk dimana bang laze
Sebelum menjawab pertanyaan aser telepon buk indah berdering menampilkan nomor tidak dikenal
Buk indah pun menggakat telepon tersebut
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Dah segitu aja maaf kalau ceritanya gaje ,garing ,dan maaf kalau ada penulisan kata ada yang salah