Prolog

17 2 0
                                        

Kalian tentu tahu kalau di dunia ini ada berbagai macam jenis permata yang terbentuk akibat perpaduan dari tekanan, suhu dan kandungan mineral di dalam Bumi. Beda tekanannya, beda suhunya, beda kandungan mineralnya, akan berbeda juga permata yang akan terbentuk. Bagaimana jadinya jika permata-permata itu menyimpan sesuatu yang tidak bisa dijelaskan oleh akal sehat manusia.

Itulah yang dialami Farhan dan teman-teman dekatnya. Mereka menemukan sebuah dunia dimana manusia menggunakan permata-permata itu untuk hidup. Karena di dalam permata itu menyimpan jiwa-raga makhluk luar biasa. Dan yang lebih membuat mereka terkejut, mereka ternyata keturunan manusia-manusia yang berasal dari dunia itu. Gemnostopia

BEBERAPA TAHUN SEBELUM TAHUN INI

"POGA! JANGAN LAKUKAN, KUMOHON! INGATLAH ISTRIMU DAN ANAK-ANAKMU YANG BELUM LAHIR ITU,  KELUARGAMU MENUNGGUMU!" wanita dengan rambut pirang lurus berteriak parau sambil meneteskan air mata. Ia tergeletak di tanah, tak bisa berjalan akibat tulang kering kanannya patah.

"INA! AKU TITIPKAN ISTRIKU KEPADAMU! TOLONG JAGA ANAK-ANAKKU JUGA NANTI" Pria yang dipanggil 'Poga' itu melangkah mendekati sosok yang terlihat seperti ingin menghabisi mereka.

"POGA! JANGAN! KAU AKAN MA-!" 

"Mati pun aku tak apa, asalkan anak-anakku aman dimasa depan nanti" Poga membalas kata-kata Ina lewat telepati. Yang tentu membuat Ina berlinang air mata. 

"Sudah selesai sandiwara-nya?" Sosok itu berkata sambil mengangkat dan mengarahkan telapak tangannya kepada Poga. Gumpalan awan hitam terbentuk di sekeliling pergelangan tangan, bergemuruh laksana badai

Sebagai balasan, Poga langsung menghunuskan pedangnya sambil melesat ke arah sosok itu. Permata yang tergantung di pinggang kanannya bersinar dengan cahaya putih menyala terang dari dalamnya. Dan dalam sekejap, Poga dan sosok itu terselubung cahaya terang dan lenyap begitu saja. Tak Menyisakan apapun.

Ina, masih terdiam di tempatnya tergeletak di tempatnya, menangisi pengorbanan sahabatnya demi melindungi seluruh alam semesta.















Diedit:

Jum'at, 07 Juni 2024

Reality of Bloodline: GemnostopiaStories to obsess over. Discover now