HAPPY READING
"Pokoknya El nggak mau!" Elle berteriak dengan begitu lantang membuat Denis menatap tajam putrinya yang begitu tak sopan berteriak di hadapan tamu.
"Kamu tidak bisa membantah Ellesa! Tiga hari lagi kamu akan menikah dengan Xavier!"
Napas Elle tampak begitu naik turun. Gadis yang masih mengenakan seragam sekolah itu menatap kesal ayahnya yang berani mengatur hidupnya.
"Kalau papa masih jodohin El sama orang itu, El akan pergi dari rumah ini."
"El!"
Gadis itu mengabaikan panggilan sang ibu, Elle berjalan menuju kamarnya tak menghiraukan semua mata yang menatap kepergiannya.
"Maafkan putri saya yang tidak sopan, akan saya hukum nantinya."
"Biar saya saja yang menghukum Ellesa, om."
Semua mata tertuju pada laki-laki yang sedari tadi diam dengan wajah datar andalannya.
"Xavier, tetap duduk di kursimu. Biarkan Ellesa menjadi urusan om Denis." ucap pak Berto, ayah Xavier.
"Tidak apa pak Berto. Kamu langsung ke atas saja. Kamar El ada di sana, yang pintu putih ada nama Ellesa di sana." ujar Denis yang membuat Xavier melanjutkan langkahnya menuju kamar Ellesa.
•❅──────✧❅✦❅✧──────❅•
HAIII
welcome di cerita keduaku😀👋
kalo ada typo, tandain yaa
suka sama cerita XAVIELLE? buruan masukin di perpustakaan dan tunggu update-an cerita ini selanjutnya
see you gaiss👋👋
13-08-2023
YOU ARE READING
XAVIELLE
Random"Kamu tahu saya tidak suka dibantah?" suara Xavier pelan namun membuat Ellesa merinding akan nafas Xavier yang menerpa kulitnya. "Dan gue nggak suka diperintah!" sahut Ellesa membalas tatapan Xavier walaupun dalam hati gadis itu ketar ketir. "Kamu t...
