01

10 3 0
                                        

Budayakan vote sebelum membaca

HAPPY READING

.

.

.

.

Matahari kini telah terbit dari arah timur. Dikamar dengan nuansa yang begitu ramai dengan foto-foto, juga kamar yang di cat dengan warna kesukaan. Terlihat gadis yang masih enggan untuk bangun dari alam mimpinya.

Padahal sudah beberapa kali alarm yang berada di atas nakas sudah berbunyi sejak tadi, tetapi gadis yang berada dibalik selimut itu masih menjelajahi mimpinya. Enggan untuk menemui kenyataan yang menurutnya tidak sempurna dari mempinya itu.

TOK!!TOKK!!TOOK!!

Suara gedoran pintu yang sangat kencang, juga teriakan seorang wanita paruh baya yang dari luar kamar membuat gadis itu terkejut lalu membuka matanya sedikit.

"ANA CEPAT BANGUN!! INI SUDAH SIANG!!" Teriak seorang wanita paruh baya yang di kenal sebagai Ibunda dari gadis yang dipanggil ANA tersebut.

Setelah dibuka kamar tersebut oleh sang Ibunda, terlihatlah penghuni kamar yang masih menutup seluruh badannya dengan selimut. Hanya terlihat bagian kepala hingga matanya yang masih tertutup.

"Astaga Ana!! Kamu ini masih aja tidur!! Cepat bangun ini udah siang, sekarang hari pertama kamu masuk sekolah Ana!!" Omel sang Bunda sambil menarik selimut Ana.

"Eungh.. 5 menit lagi bunn..." Ana melenguh, ia masih enggan untuk membuka matanya.

"Gak ada lima menit lima menit, cepat bangun dan mandi!! Lalu turun kebawah untuk sarapan."

"Iya sebentar."

"ANA!!" Teriak sang Bunda dengan murka. "Mau Bunda guyur pake air disini hah?!!"

Ana terkejut dengan ancaman sang bunda. Dengan mata yang masih mengantuk, Ana pun bangun dan duduk.

"Iya ini Ana bangun."

"Bunda tunggu dibawah. 5 menit lagi kamu harus sudah selesai." Setelah mengatakan itu dan berteriak mengeluarkan seluruh tenaga untuk membangunkan sang putri, Bunda pun langsung keluar dari kamar Ana.

Ana yang masih mengantuk, kini membuka matanya lebar-lebar karena penuturan sang Bunda barusan.

"BUNDA 5 MENIT GAK CUKUP BUAT MANDI AJAA." Teriak Ana saat Bunda sudah berada di luar.

Pasalnya Ana jika mandi itu seperti sedang bertapa, lama sekali. Yah kalian taulah bagaimana cewek kalau mandi.

"CUKUP-CUKUPIN LAH." Balas Bunda dengan teriakan juga dari luar.

Ana pun langsung buru-buru mengacir kekamar mandi. Bahaya kalau bundanya itu sudah mengamuk, bisa-bisa hp sama laptopnya bakalan di sita.

ANAISYA GRIZOHAN RICHARD. Dia adalah gadis kelahiran Jerman. Anaisya dan keluarga, baru satu bulan yang lalu pindah ke Indonesia. Usia dia masih 16 tahun, sekarang dia akan memasuki kelas 11.

Anaisya, dia anak tunggal, dia tidak memiliki kakak ataupun adik. Tapi, dia sangat disayang oleh kedua orang tuanya dan juga keluarga besar sang Ayah yakni keluarga RICHARD.

Bunda Anaisya yang bernama ADRIANA GRIZELLE RICHARD Adalah orang Indonesia, sedangkan sang Ayah yang bernama THEO ZOHAN RICHARD adalah orang Jerman.

Anaisya kelahiran Jerman, ia lahir dan besar di Jerman. Tetapi, Anaisya tidak diajarkan bahasa jerman saja, melainkan Inggris dan Indonesia. Ia juga bisa sedikit bahasa Jepang dan Korea

Anaisya sangat lancar bahasa Indonesia, bahkan bahasa gaul yang dipakai oleh remaja-remaja Indonesia pun dia juga bisa. Karena dia memiliki tante -Adik dari bunda Anaisya- yang selalu mengajarkan Anaisya berbahasa Indonesia dan memberi tahu bahasa gaul atau yang sedang trend di Indonesia.

Satu lagi, kenapa dia bisa sedikit berbahasa Jepang dan Korea, karena ia adalah penggemar salah satu idol kpop di Korea. Dan dia memiliki Kakak sepupu laki laki yang sekarang sedang berada di Jepang untuk Kuliah. Supupu Anaisya yang berada di Jepang ini juga mengajarkannya sedikit demi sedikit bahasa Jepang kepada Anaisya.

****

"Pagi Bunda cantik." Sapa Anaisya yang baru saja turun dari tangga. Sampai disamping sang Bunda, dia langsung mengecup singkat pipi Bunda sambil tersenyum manis.

"Pagi juga anak bunda." Jawab Bunda sambil tersenyum kembali. "Duduk yuk, Bunda udah siapin sarapan buat kamu. Oh iya, nanti berangkat sekolah diantar aja dulu ya sama supir, takut nyasar sayang."

"Iya Bunda."

"Ayah kapan ke Indonesia bun?" Tanya Anaisya.

"Kemungkinan sih minggu depan sayang."

Anaisya pun mengangguk sebagai jawabannya.

FYI Ayah Anaisya itu lagi ada pekerjaan di Thailand, mungkin sekitar satu bulanan beliau disana. Jadi Anaisya dan Bunda pergi dulu ke Indonesia karena kata sang Ayah takut Anaisya ketinggalan mata pelajaran.

Setelah Anaisya memakan sarapannya, ia pun berpamitan pada sang Bunda untuk berangkat sekolah.

"Bunda Ana berangkat dulu ya." Anaisya menghampiri sang Bunda, diambilnya tangan sang Bunda untuk dicium.

"Assalamu'alaikum."

"Wa'alaikumssalam."

Setelah berpamitan, Anaisya langsung pergi keluar menuju mobil yang akan mengantarnya.

"Pagi pak." Sapa Anaisya sambil pada supir yang sudah siap untuk mengantarnya.

"Pagi juga non." Jawab pak supir tersebut dengan sedikit menundukkna kepalanya.

"Langsung berangkat non?"

"Iya pak."

****

SMA NAGASAKI

Kini Anaisya sudah sampai di depan pintu gerbang Sekolah barunya.

"Pak, Ana masuk dulu ya." Izin Anaisya kepada supirnya.

"Iya non." Jawab pak supir sembari mengangguk singkat.

Anaisya itu anaknya sangat sopan, ramah, friendly, tapi kalau untuk teman dia juga harus milih-milih karena takut ada yang fake? Yap, seperti itulah intinya.

Anaisya turun dari mobil, ada banyak pasang mata yang melihatnya dengan tatapan bertanya dan juga kagum atas ke imutan gadis tersebut.

Gadis itu sangat lah imut, lucu, cantik? Jangan ditanyakan, semua ada pada dirinya. Pipi yang tembam, mata bulat yang terlihat sangat polos, hidung manjung, bibir berwarna cherry yang tipis. Betapa cantik nya gadis ini.

Jangan lihat dari wajahnya yang polos, tetapi dia malah memiliki sifat yang bisa di bilang sangatlah barbar. Sungguh berbeda jauh dengan wajahnya yang imut lucu serta polos itu.

Anaisya memasuki gerbang sekolah, ia menengok kanan kiri untuk mencari dimana tempat post satpam berada. Setelah ketemu tempat post satpamnya, dia langsung berjalan kearah post satpam yang ada di sebelah kanannya.

"Permisi pak." Sapa Anaisya.

"Iya dek. Ada yang bisa kami bantu?"

" Iya pak, saya murid baru disini dan saya mau keruang kepala sekolah dimana ya?" Jelasnya.

"Oh gitu. Yaudah mari saya antar."

TBC....

*

*

*

*

Jangan lupa Vote, Komen, Follow, sama Share ke temen-temen kalian ya

VOTE KOMEN 5-10 lebih aku bakal lanjut okeeyyy 👌

SEE YOU 👋👋

20/06/22

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: May 01, 2023 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

ANAISYAStories to obsess over. Discover now