Bicara Seadanya

39 6 0
                                        

Jadikan dunia mu secerah langit jika kehidupan mu seindah pelangi

Hari pertama masuk sekolah SMA Nusa bangsa. "Mah nggak bisa ap aku tinggal dengan nenek dulu sampai lulus SMA kan aku nggak nyaman kalau jadi murid baru rasanya tuh nggak enak banget banyak yang nanya-nanya" kata zea ketika akan berangkat ke sekolah barunya

"Kamu tuh harusnya bersyukur bisa tinggal sama mama papa, ini malah minta tinggal sama nenek aja" "kamu nggak mau apa kaya anak-anak yang lain tinggal sama orang tuanya" lanjut mama Zea

Zea bersaudara 3 ia punya Kakak laki-laki yang sayang sama dia kakaknya udah kuliah semester 7 tidak lama lagi akan wisuda. zea adalah anak kedua dari bapak Harianto dengan ibu Mariana. Zea punya adik yang masih kelas 3 SD

"Ya ellah mamah gitu amat sih" kata zea

Setelah mendaftar zea di izinkan untuk masuk kelas dan terlebih dahulu berpamitan pada mama nya
"Zea kamu belajar yang rajin yah spaya bisa sukses" pesan mama Zea
Dengan senyum zea menjawab "soal belajar zea akan blajar dengan baik mah, mama jga hati² yah di jalan" zea mencium pipi mama nya

Silahkan masuk...
"Hai anak-anak, kami kedatangan murid baru, silahkan perkenalkan nama kamu" kata Bu Ratna

"Hai, perkenalkan nama saya zea andita, panggil saja zea saya pindahan dari Surabaya" karena zea Orng yg dingin ia hanya senyum singkat
Zea orang yang tidak mau banyak bicara, tidak suka ribet ia Very cold dan cantik dengan penampilan hujab yang sesuai dgn warna kuliatnya, bola mata yang bulat, dan kaca mata setengah bulat tipis, kulitnya putih dan pakaian yang rapi dan tentunya sopan

Zea sangat cuek dengan penampilan tetapi tidak dgn kepintaran ia mungkin bnyak bicara hanya dengan teman-teman dekatnya saja karena jarang bercanda tawa dgn keluarga nya


"Silahkan duduk zea"kata gurunya
"Iyh makasih Bu" zea kemudian duduk di samping gina.

"Hai kenalin namaku gina" nah kenalin in gina orang yang super super kepo plus cerewet nya minta ampun
"Hai" ucap zea singkat dengan senyum biasa

Bel istirahat pun berbunyi " kamu mau ke kantin nggak" tanya dgina "boleh" zea menjawab tak banyak.

sesampainya di kantin banyak murid yang heboh dengan ad nya zea.
"hei ada murid baru loh"
"cantik kaya bidadari"
"boleh tau namanya siapa tuh?"
"Wiss ada sayingan nih raina,kala cantik lu". Kata sahabatnya.

Raina adalah ketua girl cirls geng yang ngerasa paling cantik ia sangat angkuh dan sombong
"bagaimana pun cantiknya dia, dia gak bakal bisa ngerebut devan dari gue. devan pasti lebih milih gue dari pada dia, and ciri-ciri nya juga Dy ekonomi standar"
"Bukannya selama ini lo nggak diterima sama devan?" Perkataan Lala dengan sikap blo'on nya tanpa mengukur kata yang ia ucapakan begitulah lala. "La lo itu kalau ngomong bisa ngukur nggak sih, lu kayak nggak punya meter deh bicaranya tengerocos aja" Devi yang begitu sensitif terhadap kelakuan lala
"Liat aja, nnti Devan bakal minta gue buat jdi pacarnya" "He won't be able to beat me." kata Raina dengan senyum bangga

"Ze, ngk usah ngeladenin yang ngk penting" kata gina "Yay calm down" ia pun memesan makanannya "mbak baksonya satu yah ngk pedas" Zea yang mulai memesan makanan
"Ze, lo kok dingin banget sih bicara aja ngirit"  "gua mah bicara se-adanya aja, ngk perlu teriak², The important thing is that you can hear what I say, it's not your problem."The important thing is that you can hear what I say, it's not a problem, right?"
"Okhelah, up to you deh The most important is happy" "Thank you"

••••••


Vote and komen yah!

Penembus BentengWhere stories live. Discover now