prolog

5 1 1
                                        

Happy reading all
Bantu suport ceritaku ya..


---

Hujan turun deras di kota ini, membasuh jalanan dan bangunan yang menjulang tinggi. Tetesan air hujan yang jatuh dari langit seperti air mata yang tak henti-hentinya mengalir, membasuh setiap kenangan yang pernah ada. Di tengah hiruk pikuk kota yang tidak pernah tidur, ada sebuah kisah yang sedang berlangsung, kisah tentang cinta, pengorbanan, dan keputusan yang akan mengubah hidup seseorang selamanya.

Di sebuah kamar kecil yang sederhana, seorang gadis muda bernama Elina Zylgween berdiri di depan jendela, menatap keluar dengan mata yang kosong. Pandangannya tertuju pada tetesan air hujan yang jatuh dari langit, seperti air mata yang mengalir tanpa henti. Ia merasa seperti berada di persimpangan jalan, tidak tahu mana yang harus dipilih, mana yang akan membawa kebahagiaan, dan mana yang akan membawa kesedihan.

"El, apa yang kamu pikirkan?" Suara lembut Bara Alenxander terdengar dari belakangnya. Elina tidak menjawab, hanya menatap keluar jendela dengan mata yang kosong.

Bara mendekatinya, memeluknya dari belakang. "Kamu tidak perlu khawatir, El. Aku akan selalu ada di sampingmu," katanya dengan suara yang lembut.

Elina menarik napas dalam-dalam, mencoba untuk menenangkan dirinya. Ia tahu, keputusannya untuk mencintai Bara akan mengubah hidupnya selamanya. Ia akan kehilangan banyak hal, mungkin bahkan dirinya sendiri.

"Aku takut, Bara," katanya dengan suara yang hampir tidak terdengar. "Aku takut apa yang kita lakukan ini tidak akan berakhir dengan baik."

Bara memeluknya lebih erat. "Aku juga takut, El. Tapi, aku yakin bahwa cinta kita cukup kuat untuk melawan segalanya. Kita akan melewati ini bersama, tidak peduli apa yang terjadi."

Elina menoleh ke belakang, menatap mata Bara yang penuh dengan cinta dan kepercayaan. Ia tahu, ia tidak bisa menolak perasaan ini. Ia telah jatuh cinta pada Bara, dengan semua kelebihan dan kekurangannya.

Tapi, apa artinya cinta jika harus dipertaruhkan dengan segalanya?

"Kita akan melewati ini bersama, Bara?" Elina bertanya dengan suara yang lembut.

Bara mengangguk. "Ya, El. Kita akan melewati ini bersama. Aku berjanji."

Elina menarik napas dalam-dalam, mencoba untuk menenangkan dirinya. Ia tahu, ia harus membuat keputusan. Ia harus memilih antara cinta dan kehidupannya. Tapi, apa yang akan terjadi jika ia memilih cinta? Apa yang akan terjadi jika ia mempertaruhkan segalanya demi Bara?

Hanya waktu yang akan menjawab. Hanya waktu yang akan menunjukkan apakah cinta mereka cukup kuat untuk melawan segalanya. Apakah cinta mereka akan membawa kebahagiaan, atau kesedihan? Hanya waktu yang akan menjawab.

Tapi, satu hal yang pasti, Elina tidak akan pernah melupakan perasaan ini. Ia tidak akan pernah melupakan cinta yang telah tumbuh di hatinya. Dan ia tidak akan pernah melupakan keputusan yang telah ia buat. Keputusan yang akan mengubah hidupnya selamanya.

---

to be continued....

waiting for the next story

jangan lupa vote agar author nya makin semangat melanjutkan cerita ini....

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Jun 01, 2025 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

gray future Where stories live. Discover now