🍀SHELION[01]🍀

4K 65 15
                                        

"Yangg, kapan pulang?" tanya Lion sedikit merengek.

"Seminggu lagi, sabar ya," jawab Sheza dari sebrang telpon, membuat Lion semakin kehilangan semangatnya.

"Kok lama sih?! Kan, Lion kangen lohh," kesal Lion merajuk.

Gadis bernama lengkap Sheza Gribble itu tertawa, ia juga merindukan pacar manjanya ini.

"Sabar sayang, nanti juga ketemu kalo gue pulang," ucap Sheza.

"Tau apa lo soal sabar, nge-cas hp belum penuh aja udah lo cabut," cetus Lion menekuk wajahnya, membuat Sheza semakin tertawa.

Itu memang kebiasaan Sheza, dia selalu tidak sabaran tapi menyuruh pacarnya untuk sabar.

"Gue tutup ya telponnya?"

Lion melotot tak terima, "yaa, jangan Yangg ihh!"

"Bentar lagi 'kan kbm di mulai Yangg, lo mau bolos?" Lion mengangguk, mereka memang tengah melakukan video call saat ini.

"Oke fiks! Gue pulangnya bulan depan," ancam Sheza membuat mata Lion berkaca-kaca.

"Iya enggak bolos, ini masuk. Cepet pulang, kangen squishy," pasrah Lion, padahal ia sedang malas untuk belajar.

"Heh! Squishy mulu otak lo, nanti gue beliin yang bentuk love," ujar Sheza tertawa.

"Gamauu, ih! Enakan juga squishy lo Yangg, the real squishy!"

Sheza memutar bola matanya malas, gadis itu berdecak kesal karena di otak pacarnya hanya squishy.

"Dah, ya. Gue matiin dulu, love you," ucap Sheza melakukan kiss jarak jauh.

"Hm, love you too," balas Lion terdengar lesu.

Tut.

Panggilan berakhir, Lion membantingkan hp nya ke sofa sebelahnya.

"Ya elah bos, misuh-misuh mulu lo," ujar Altheo yang baru datang, bersama dengan Alister dan Clarel.

"Gak masuk?" tanya Lion heran.

"Jam kosong," jawab Alister.

"Anjing! Tau gitu gue masih vc-an sama She," umpat Lion makin murung, mengacak rambutnya.

"Dasar bucin," gumam Clarel duduk di samping Lion.

"Berisik lo!" sinis Lion.

"Si Lion kalo gak ada pawang bawaannya sensi mulu," bisik Altheo pada Alister yang mengangguk menyetujui.

"Lo sama Cia masih Ter?" tanya Altheo yang tak sengaja melihat room chat Alister.

Alister mengangguk, "masih, sayang udah dua tahun kalo gue lepasin cuma-cuma," jawab Alister menyeringai tipis.

"Heran gue sama lo, udah tau kelakuan tuh cewek gimana dibelakang lo. Bukannya dilepas malah di pertahanin," ujar Alister tak habis pikir.

"Nanti gue lepas, kalo gue udah puas. Service nya masih bagus, lumayan lah." Alister menyimpan hp nya lantas mengambil rokok dan pematik.

"Terserah lo, Ter. Terserah!"

Altheo mengabaikan Alister yang kini sibuk menyebat rokoknya, dia, Lion dan Clarel tau kehidupan seorang Alister.

"Nanti malem ada balapan, lo mau join gak Yon?" tanya Alister.

Lion yang sibuk merenung langsung menoleh, "jam berapa?"

"Jam sebelas, kata si Digo mah," ujar Altheo.

"Ikut, mumpung gak ada Sheza," kata Lion.

"Kualat lo," ucap datar Clarel dibalas gedikan baju acuh oleh Lion.

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Apr 11, 2022 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

Pacar ManjaWhere stories live. Discover now