Votment👍
Happy reading 💚💚
Senin 07.00
Pagi ini seorang gadis berambut panjang tengah berlari di salah satu trotoar jalan raya ibu kota.
Gadis itu beberapa kali melihat arloji yang melekat di pergelangan tangan nya.terlihat jelas jam menunjukan pukul 07.10 yang berarti ia terlambat sekitar sepuluh menit.
Padahal, hari ini adalah hari pertama ia bersekolah, dan dengan sialnya ia harus terlambat. Jika ia fikir lagi, kalau tidak karena jam weker nya rusak, sudah dipastikan ia tak akan terlambat hari ini.
Sudah sekitar 4 menit ia berlari akhirnya ia sampai di salah satu sekolah yang cukup terkenal, sekolah yang memiliki beberapa gedung besar serta gerbang yang menjulang tinggi tampak terlihat di depan matanya sekarang.
Jika dilihat sekarang, apakah ia bisa masuk?. alih alih berfikir untuk masuk ia malah melihat seorang siswa dan siswi tengah berjaga di depan pintu gerbang, sepertinya mereka adalah salah satu anggota OSIS yang tengah berjaga di kawasan sekolah untuk memantau beberapa murid yang terlambat termasuk dirinya sekarang.
Karena ia sedang kelelahan akibat berlari tadi, ia sekarang sudah tak kuat lagi jika harus mencari celah lain untuk masuk. Jadi sekarang ia memberanikan diri untuk menerobos saja para anggota OSIS itu, padahal pasti dirinya akan dihukum seperti yang lain, apalagi kalau bukan berdiri di bawah tiang bendera.
Menarik nafas lalu memberanikan diri untuk melangkah maju demi masuk sekolah baru. Harus semangat💪
1
2
3
"hei!! mau kemana kamu!" Ujar salah satu anggota osis tadi. Uh.. akhirnya ketahuan juga.
"eh, itu kak, mau.... masuk"
"apa! mau masuk, kamu tidak lihat disana"
osis tersebut menunjuk salah satu lapangan yang cukup luas dengan beberapa siswa sedang berdiri di bawah tiang bendera.entah sudah berapa lama para murid itu di hukum, tapi Prita dapat melihat peluh peluh keringat membasahi dahi mereka, membayangkan saja rasanya tak kuat, bagaimana nanti jika dirinya pingsan di lapangan seluas itu.
"Eh.... begini kak, saya kan murid baru apa enggak boleh langsung masuk aja"
salah satu osis perempuan lain nya memandanginya dari ujung kepala sampai ujung kaki.
"kamu bilang, kamu murid baru, iya?" tanyanya.
Prita hanya mengangguk kepala,
Sang OSIS kembali berujar
"harusnya kalo kamu murid baru lebih teladan dong, baru juga pertama masuk udah bikin ulah!"
apa dia bilang ulah? hey! siapa juga yang ingin berangkat siang, batinnya.
"tapi kak--"
" gak ada tapi tapian, mau murid baru atau bukan, seorang siswa harus tetap mematuhi aturan sekolah.kamu fikir dengan kamu anak baru jadi bisa lolos, begitu?!"
Oh ayolah baru juga masuk gerbang dah kena omel aja.
OSIS tersebut kembali berujar
"tidak ada alasan lagi untuk berangkat telat. Jadi sekarang kamu bergabung dengan murid yang berada di lapangan untuk ikut di hukum"
YOU ARE READING
Love wave
Teen FictionJangan lupa follow sebelum membaca!! Hari pertama masuk sekolah Prita harus mendapatkan kesialan dengan datang terlambat.bersamaan dengan itu ia melihat sosok laki-laki tengah dihukum bersama dirinya, siapa sangka pertemuannya itu malah membuat pera...
