-Prolog-

357 34 5
                                        

"Woy, siapa nih yang ngambil susu coklat gw?!"

"Ihhh pagi-pagi dah teriak-teriak ae tuh si bang Kun" tatap malas dari seorang Ten yang masih tiduran diatas bangku toko sambil melihat matahari terbit dari barat...eh maksudnya timur. Ya kali baru juga prolog uhuk!

"Palingan diambil ama Yangyang bang!" sahut Lucas yang sembari mencomot ayam goreng milik Winwin

"eh elu jangan ngambilan ayam goreng gw dong, tuh dimeja masih banyak". Dih apaan sih bang Win selo gitu lho ujar Lucas lagi-lagi mengambil ayam goreng milik Winwin. "etdah nih anak, gw makan didepan ae lah".

"Cas, lo liat susu coklat gw gak?" tanya Kun kepada Lucas yang kini sedang asik menonton Drama kesukaannya. "gw gak tau bang, tanya tuh si Yangyang dari tadi molor melulu mana ileran lagi", "tapi lo jangan asal tuduh ye...awas!!" Kun pergi menuju rak minuman dan mengambil susu coklat yang baru.

"eh bang Qian,,,pagi" kali ini seorang cewek dengan rambut sebahu memasuki toko sambil membawa tas yang berisi buku-buku dan juga laptop. "pagi juga masa depan ku" jawab Kun sambil tersenyum jahil, "dih apaan sih, itu ngapain ngambil persediaan susu coklat? Nanti dimarahin sama bos besar lho, jangan sampai kejadian yang kemarin-kemarin terulang!" balas cewek yang kalau dibayangkan cukup imut juga. "ngak, kali ini aku bayar kok. Btw kamu dah sarapan belum? Tuh ada makanan diatas meja tadi aku yang masak soalnya di kos-an ngak ada yang makan" tawar Kun. "iya, nanti aku sarapan, Makasih ya bang Qian" ujar cewek tersebut sambil berjalan menuju dapur toko.

Disisi lain kita dapat melihat keributan kecil antara Lucas, Winwin, Ten dan Yangyang yang kali ini rebutan satu potong ayam goreng. Sebelum terjadinya perang dunia ke-3, Xiaojun dengan cepat mengambil ayam goreng tersebut. "woy! Itu jatah gw! Mana kulit nya crisspy lagi kayaknya" ketus Ten yang kini hampir saja melempar Rice Cooker yang berada disamping nya. "ye'elah cuman ini doang, punya gw ini!" sahut Xiaojun yang gak mau kalah.

"Hai~" tatapan horror dari cewek yang datang entah darimana. "kalian ini selalu ribut aja, gak malu apa sama tetangga?" kini kedua tangannya sambil menabok pelan bahu Ten dan Xiaojun. "eh Jia, kamu dah datang aja. Nih buat kamu aja ayam gorengnya aku makan pakai telur aja hehe" Xiaojun sambil berlari kecil ke dapur toko. "nah gitu dong Kan jadi damai, aman, dan tentram" sahut Jia sambil mengambil nasi di Rice Cooker yang hampir saja menjadi korban lempar lembing oleh Ten. Kini Lucas, Ten, Winwin, dan Yangyang hanya bisa pasrah karena ayam goreng sudah habis karena jatah terakhir diambil oleh Jia dan mereka kembali keaktivitas masing-masing.

Kun? Ahh dia hanya menikmati pagi hari ini dengan susu coklat nya di depan komplek bareng emak-emak yang nge-rumpi sambil menunggu abang tukang sayur datang. Begitu juga Hendery yang baru saja sampai didepan komplek ikut nimbrung bareng Kun dan emak-emak menunggu abang tukang sayur.














Jangan lupa vote dan kritik saran nya!
Ps. XOXO from Byul ;)

CEK TOKO SM (Semua Menyediakan)Stories to obsess over. Discover now