Malam yang sunyi dengan pemandangan langit tanpa bulan di malam hari ini. Tetapi, langit tetap terlihat indah dengan adanya bintang-bintang yang menghiasi langit malam ini.
Bughh.. bughh.. bughh..
Bughh.. bughh.. bughh.. bughh..
Hoshh.. huhhh.. huhhh..
Huhh.. huhhh.. huhhh..
"Arghhh... siall.. bangsat.., sakit bego, udahan dulu kita!"
"Huhhh.. huhhh.. hmm"
"Gua ambil minum dulu, lu tunggu sini !"
"Hmm.."
"Nihh ambil !"
Duduk sambil menatap langit malam hari ini.
"Gimana keadaan lu skarang ?" Tanya rian.
"Yang lu liat, gua kek gimana!" Sean denga ketus
"Sepenglihatan gua lu ga berubah,, kapan rencana hidup lu supaya lebih berwarna, apa perlu gua cari orang untuk mewarnai hidup lu?"
"Diem ga lu, gua bakar tu mulut!"
"Serah lu dah, cape gua, esmosian mulu luu"
"Balik gua"
" nahh kan purik". Sean meninggalkan area boxing
YOU ARE READING
Pelindung
RomanceMenulis tidak lah semudah yang kamu pikirkan, karena menulis membutuhkan ketengan batin dan pola pikir yang berjalan, agar semua yang kita tulis dapat di cerna dengan baik. Maka dari itu hargai karya orang, ya temen-temen smuaa Start 9 November 2021
