"Delvia bangun udah jam 8 itu, nanti kamu telat ke kampus dell", Sambil menggedor pintu seperti preman pasar
Karna tidak ada suara laras membobol pintu kamar anaknya itu yang seperti kebo betina, dan benar saja anaknya masih nyaman bergelud dengan kasur,alhasih laras langsung beringsut kekamar mandi dengan membawa segayung air ditangannya.
Byurr
"Huwaa...hujan, uhuk-uhuk..." teriak gue sambil kesedak air yang mama gue siram
"Mampos tau rasa kamu del, dari tadi juga mama teriak kamu tidak bangun" jawab laras sambil berkacak pinggang
"Ih mama apaan sih", ucap Laras karna kesal
"Noh liat jam berapa", ucap mama
"Astagfirullah, udah jam 8 lewat. Mampos dah gue, mama sih bangunin nya lama", jawab gue sambil ngomel
"Dih, siapa suruh kalau tidur titisan kebo", ucap laras dengan nada menyindir
"Hmm", jawab gue malas
Laras dan Delvia selalu seperti tom and jerry yang selalu bertengkar tentang hal kecil, sampai Habib Wijaya sang suami dibuat bingung sendiri kenapa istri dan anaknya tidak pernah akur. Tapi Habib tau laras sangat menyayangi anak satu-satunya itu
Duh..gimana part ini guys, Maaf ya kalau ceritanya kurang menarik, tapi author tetap berusaha agar cerita ini tamat
Maacih yang vote, jadi semangat kalau gini nulisnya❤
YOU ARE READING
Pak Dosen
Romance"Kalau jalan pake mata", jawabnya dengan nada dingin "Maaf om saya tidak sengaja", jawabku meminta maaf. (Dih makhluk apaan nih kayak gunung es, sambil membatin) Hai...nama gue Delvia Putri Wijaya,gue berkuliah di Universitas Bina Nusantara. Awalnya...
