"Kusuma kau sudah menanam pohon itu?"
"Sudah yah"
Wah pohonnya indah sekali bunganya berwarna merah muda cepat tumbuh besar ya pohon ku, ku beri nama apa ya pohon cantik ini ah, aku tahu Cherry Blossom nama yang indah.
"Kusuma! Aya! Kemari bantu mama menanam gandum"
Dah pohon cantik ku tinggal dulu yah.
Malam pun tiba.
Terdengar suara langkah kaki yang banyak dari luar rumah.
"Papa itu suara apa Aya takut pa"
"Kusuma juga"
"Kalian masuklah ke kamar papa akan melihat keluar"
"Ayo kita masuk ke kamar anak-anak"
"Baik ma"
Ai pun mengecek keluar dan ternyata ada banyak orang dari kalangan elit terlihat seperti mencari sesuatu, orang tua Kusuma pun menghampiri mereka.
"HEI CEPAT CARI KELILINGI DESA INI!!!"
"Baik tuan!!"
Ada apa ini apa yang mereka cari di desa ini
"HEI KAMU WARGA DESA YANG DISANA KEMARI!"
Orang elit itu menunjuk orang tua Kusuma.
"Kenapa kau memanggilku?"
"Apa kau melihat pohon kecil dengan bunga berwarna merah muda?"
Apakah yang mereka cari adalah pohon Kusuma, bagaimana ini aku harus menyembunyikan nya atau memberitahu nya.
"Cepat jawab apa kau melihatnya?"
"T-tidak aku tidak melihat pohon seperti itu di desa ini"
"Baiklah kalau begitu, WARGA DESA DISINI DENGARKAN AKU BAIK-BAIK BAGI SIAPAPUN YANG DAPAT MENEMUKAN POHON BERBUNGA MERAH MUDA MAKA AKAN MENDAPAT IMBALAN 1 RUMAH DAN 5 EKOR KUDA!!"
Tawaran nya sangat bagus sekali tapi, aku tidak bisa membuat Kusuma kecewa tapi aku juga menginginkan itu sepertinya tidak perlu dan sebaiknya aku menutupi pohon itu.
Kemudian orang tua Kusuma pun pergi ke belakang rumahnya dan menutupi pohon itu dengan jerami.
Nah kalau begini pasti tidak akan ada yg tahu.
"HEI KAMU YANG DISITU!"
Gawat apa aku ketahuan.
"APA YANG KAU LAKUKAN!?"
"Aku hanya menumpuk jerami"
Salah satu pengawal itu menatap tajam ke tumpukan jerami itu.
"Baiklah jika kau menemukan pohon dengan bunga berwarna merah muda beritahu kami!"
"B-baik baik"
Hampir saja
Rombongan orang elit itu pun pergi.
Orang tua Kusuma pun kembali masuk kedalam.
"Bastian apa yang terjadi?"
"Mereka mengincar pohon milik Kusuma, kita harus menyembunyikan nya tapi jika kita berikan pohon itu kita akan mendapatkan sebuah rumah dan beberapa ekor kuda"
"Bagaimana apa kah kita harus menyerahkan pohon itu?"
"Kalau kita serahkan dan pohon itu menjadi besar orang-orang juga akan tahu dan memberikan pohon itu kepada orang elit tadi"
Mai pun berfikir keras.
"Ah aku ada ide bagaimanapun jika malam ini kita pindahkan itu ketempat rahasia kita"
"Ide bagus ayo kita pindahkan pohon itu, tapi anak-anak sudah tidur?"
"Sudah, ayo cepat sebelum ketahuan oleh banyak orang"
Orang tua Kusuma pun memindahkan pohon itu ketempat rahasia mereka, dan sementara itu di tempat orang elit sedang terjadi kegaduhan.
"Arrgh...bagaimana pohon itu bisa hilang dan kita juga blm tahu siapa pencuri nya"
"Tenanglah Steve ku sayang"
"Bagaimana aku bisa tenang pohon itu sangat berharga!"
"Bukannya kita sudah punya banyak pohon seperti itu di taman?"
"Tapi yang ini lebih berharga karena..."
"Karena apa?"
Tiba-tiba petir menyambar dan membuat listrik padam.
"DADDYYYY MOMMYYYY RAVELL TAKUUUUT"
"Kemari ravell sayang ada mommy tenang saja"
Alex menatap tajam kearah luar jendela...
YOU ARE READING
Cherry Blossom
FantasyMenceritakan seorang perempuan bernama Kusuma yang tinggal di sebuah perdesaan bersama keluarga nya. Setiap hari berkegiatan berternak, bercocok tanam seperti orang perdesaan pada umum. Yang ini namanya Aya dia Kaka perempuan Kusuma usianya berbeda...
