"non, bangun non, udah pagi non" ucap pembantu Layla yang hanya diam melihat Layla Tanpa menggoyangkan badan Layla
Tak lama pembantu Layla membangunkan Layla, dia langsung terbangun dengan rambut yg sedikit berantakan dan langsung melihat pembantu yg membangunkan dia sambil tersenyum ke pembantu itu
"Ya udah non, bibi mau siapin sarapan dulu buat non, mamah non dan buat papah non" ucap pembantu Layla lalu pergi
Layla pun langsung beranjak turun dari tempat tidurnya lalu segera bersiap siap untuk pergi ke sekolah
Tak lupa dia sarapan dulu sebelum berangkat sekolah
"Sayang, mamah mau pergi ke luar kota ada urusan bisnis, ga lama ko. Malem aja mamah pulang" ucap mamah Layla yg langsung melihat Layla
"Oh ya, papah juga ada urusan bisnis di luar negeri, ke mungkinan agak maleman pulangnya, ga papa?"
"Iya pah, mah, gapapa ko. Semangat ya kerjanya" jawab Layla dengan senyuman yg ramah
"Oke sayang, tapi kalo butuh apa apa kamu hubungi mamah sama papah aja, kita berdua pasti bakal ada ko buat kamu, kalo kamu minta apa apa" ucap mamah Layla
"Iya mah siap"
Saat sudah selesai sarapan, Layla langsung berpamitan kepada orang tuanya dan langsung pergi keluar rumahnya
Saat Layla sudah berada di luar rumahnya dia kaget melihat Argan yg berdiri sambil menyenderkan dirinya di mobil milik dia dan tak lupa kedua tanggan dia di masukan ke dalam saku celana dia
"Selamat pagi Argann...." Sapa Layla dengan senyuman
"Pagi" jawab Argan dengan muka cueknya dan Tanpa senyuman sedikit pun
Layla langsung menghampiri Argan dan tersenyum sambil melihat muka Argan
"Yo berangkat" ucap Layla yg masih terus tersenyum ramah
Argan pun mengangguk lalu membuka kan Layla pintu mobilnya dan langsung masuk ke dalam mobil
Tanpa lama lama Argan langsung menyusul Layla masuk ke dalam mobil saat di dalam mobil, Argan melihat Layla yg ke susahan menarik sabuk pengaman, tanpa lama-lama Argan langsung membantu Layla menarik sabuk pengamannya dan memakaikannya. Saat Argan membantu Layla, wajah mereka sangat dekat yg membuat jantung Argan menjadi tidak stabil
Argan mah orang nya ga mau mencuri kesempatan dalam ke sempitan. Dia langsung kembali ke posisi dia semula dan mengemudikan mobilnya untuk pergi ke sekolah. Saat di perjalanan Layla bosan karna suasana di mobil sangat sepi. Seketika dia mengingat sesuatu
"Ehhhhh Argan, Alvan gimana? Ko ga di ajak!?" tanya Layla
"Biarin aja, dia bisa berangkat sendiri"
"Kalian marahan ya?" Ucap Layla sambil menyipitkan matanya
"Ga"
"Hmmm.... oh ya. Argan, lu dah lama nungguin gue ?" Tanya Layla ke sambil melihat muka Argan
"HM"
"Berapa lama?"
"Satu jam" jawab Argan yg membuat Layla kaget. Seumur umur Argan paling ga suka nunggu orang lebih dari setengah jam
"Lu serius?"
"Ya"
Layla langsung mikir, 'ko bisa Argan ngelakuin itu?, Dia kan paling ga suka dan bisa di bilang benci kalo nunggu orang lama lama'
Selama di perjalanan mereka diem dan tidak berbicara apa pun
"Bosen ya" ucap Layla yg gabut di mobil karna suasana sangat hening
"HM"
Se sampainya di sekolah, Argan langsung memarkirkan mobil nya dengan cepat di parkiran khusus yg di sediakan hanya untuk kendaraan Argan saja
Argan adalah anak dari pemilik sekolah yg sedang ia tempati sekarang, maka dari itu dia di spesialkan.
Mereka berdua pun turun dari mobil lalu berjalan menuju kelas mereka. Di perjalanan mereka selalu dapat sapaan selamat pagi dari orang orang yg mereka temuin saat mereka menuju kelas
Argan, Layla dan Alvan itu adalah bintang sekolah, mereka banyak memiliki fans di sekolah mau pun luar sekolah, selain mereka bertiga memiliki harta yg banyak wajah mereka juga paling cantik dan paling tampan di sekolah
Saat Layla dan Argan memasuki kelas, dia langsung menjadi pusat perhatian orang orang yg berada di kelas, Layla sejujurnya malu menjadi pusat perhatian terus menerus tapi karena sudah terbiasa jadi ia bisa menerima semuanya. Namun berbeda dengan Argan, mau jadi pusat perhatian atau tidak dia tetep dengan muka cueknya dan tidak mempedulikan sekitar
Saat mereka duduk bersama, Layla langsung melihat ke wajah Argan dan tersenyum
"Kenapa?" Tanya argan yg sedang merapihkan bukunya
"Gapapa kok. Gue cuman seneng aja hari ini" jawab Layla yg tersenyum melihat Argan
"Kau selalu seneng setiap hari" ucap Argan yg menatap balik Layla yg sedang tersenyum melihat dia
Tiba-tiba ada seorang siswa wanita, yg menghampiri mereka yg sedang bertatap tatapan sambil membawa kotak hadiah
"H-hallo kak Argan, kak Layla. Mm... A-aku pu-punya hadiah untuk kakak Argan. Terima ya kak" ucap gadis itu sambil memberikan kotak hadiah kepada Argan
Argan mengabaikan gadis itu dan tiba tiba Layla menyenggol lengan Argan Yg membuat Argan langsung mengambil kado dari gadis itu, dan menggangukan kepala
"Ya-ya udah kak, a-aku pergi dulu ya, pe-permisi" ucap gadis itu yg terlihat wajahnya seperti senang campur grogi.
Argan menggangukan kepalanya lagi yg membuat gadis itu pergi sambil menahan senyumnya
"Wihhh apa tuh?" Tanya Layla yg sepeti menggoda Argan
"Buka aja" ucap Argan yg langsung menggeser kan kado di depan dia menjadi di depan Layla
"Lah kok gue? Lu aja kan lu yg di kasih. Ayo buka Argan" ucap Layla dengan muka imutnya yg langsung membuat Argan menjadi gemas dengan nya dan langsung membuka kado itu
Dan ternyata isinya adalah sebuah baju kaos hitam dan topi hitam, dan jika di total harga nya mungkin 900rb
"Wah topi sama baju kaos, ada surat juga tuh. Baca tuh suratnya" ucap Layla yg dari tadi kepo
"Tar" ucap Argan yg memasukan kotak hadiah itu ke dalam tasnya
"Sekarang lah, gue kepo" ucap Layla yg sudah memanyunkan bibir nya
Di sisi lain Alvan sedang memarkirkan motornya di sebelah mobil Argan dan langsung berlari menuju kelas. Di kelas dia melihat Layla yg bete, dia langsung menghampiri Layla dan mengelus kepala dia
"Udah lah, ga usah bete, bete karena apa sih lu?" Tanya Alvan yg sambil mengelus rambut Layla
"Tuh si Argan, nyebelin" jawab Layla sambil memanyunkan bibirnya
"Eh jelek, lu apain Layla, sampe bete kaya gini?" Tanya Alvan yg sedikit menaikan nada suara dia
"Ga usah kepo" ucap Argan dengan muka cueknya
Tiba-tiba bel sekolah berbunyi yg membuat Argan bakal semakin lama membuka surat itu. Argan tuh orangnya ga suka dapet kado dari orang yg ga kenal Deket sama dia, kadang kalo ada hadiah seperti itu selalu Argan buang
"Udahlah, udah bel masuk sekolah, cepetan kalian siap siap, bentar lagi pelajaran mau di mulai" ucap Layla
"Iya" Alvan
"HM" Argan
Alvan pun duduk di tempat duduknya ya itu bersebelahan dengan Layla. Namun mereka tidak satu meja
Guru pun datang dan pelajaran pun di mulai, semua menjadi hening dan mereka bertiga berserta semua siswa mengikuti pelajaran sampai jam istirahat pertama
YOU ARE READING
Ke Tiga Penjaga Ku
Teen Fiction"setidaknya gue pernah berjuang walau pun hasilnya mengecewakan" "Maaf ya, aku selalu berharap jika kamu akan menjadi milikku selama nya, namun ternyata harapan ku adalah luka terbesar yang tidak pernah aku harapkan" "Dramatis amat hidup kalian berd...
