Hai Minna-san.
Sebelumnya perkenalkan. Saya adik nya kak Hida. Dan sekarang akun ini saya yang pegang dulu..
Sekalian mau publis salah satu cerita kolab aku dan kakak aku..
Moga kalian suka ya..
.
.
.
.
Namaku Namikaze Naruto. Anak dari pasangan Namikaze Minato dan Namikaze (Uzumaki) Khushina.
Anak dari keluarga sederhana yang Serba kecukupan. Tidak miskin dan juga tidak kaya. Intinya sederhana.
Aku dan keluargaku tinggal di ibu kota jepang- tokyo. Ayahku pemilik kedai ramen sederhana di ibukota ini.
Dengan 3 karyawan di kedai ramennya. Sementara ibuku menjadi asisten di kedai ayahku.
Kami sekeluarga tinggal disebuah rumah sederhana berlantai 2. Ayahku membeli rumah ini Setelah menjual rumah kami yang dulu di desa Kiri. Dan memutuskan pindah ke ibu kota saat umurku 9 Tahun.
Kalian ingin tahu kenapa aku pindah?
Baiklah akan aku jelaskan secara detail.
Alasan kami pindah ke ibu kota adalah menjauhkanku dari 'dia.
Kalian pasti bertanya siapa 'dia' yang kumaksud bukan ?.
Dia adalah yang tidak bisa kalian lihat dan tidak bisa kalian rasakan.
Kecuali kalian memiliki kelebihan agar dapat melihat dan merasakannya..
Yah' aku adalah orang yang memiliki kelebihan Karena dapat melihat dan merasakan 'dia'..
Bukan hanya 'dia' tapi juga mereka yang tidak bisa kalian lihat dengan Mata kalian, kecuali kalian memiliki kelebihan sama sepertiku..
Kalian tahu apa yang kumaksud kelebihanku sehingga dapat melihat dan merasakan keberadaan mereka?..
Yah... Aku memiliki Indra ke 6.
Bahkan Indra ke 6 ku bukan hanya dapat melihat dan merasakan mereka. Tapi aku juga bisa menyuntuh mereka.. Itupun dengan persetujuanku. Jika tidak mereka juga tidak bisa menyentuhku dan aku juga tidak bisa menyentuh mereka..
Kalian ingin tahu di usia berapa aku bisa melihat mereka?
Kalau itu nanti saja di jelaskan yah.
Sekarang aku harus pergi.
Jangan kepo...
Kalian maksa banget..
Yakin kalian ingin tahu?
yakin?
Baiklah...
.
.
.
"Ohayou Kaa-san Tou-san " sapa seorang pemuda berambut pirang bermata blur saffire kepada orang tuanya. Yabg Naru saat sambil menuruni anak tangga.
"Ohayou Naruto/Naru- kun " ucap Minato dan Khushina.
"Wahh.. Kau tampan sekali nak" ucap khushina saat menghampiri anak semata wayangnya, dan mengelus pipi kanan Naru. Dan Naru hanya tersenyum menanggapi pujian sang ibu.
"Duduklah. Hari ini Kaa-san memasakkan ramen khusus untuk hari ini " ucap Khushina sambil meletakkan ramen diatas meja dihadapan Naru.
"Arigatou Kaa -san " ucap Naru dengan tulus.
YOU ARE READING
paranormal
Horrormereka ada, Namun tidak terlihat... mereka ada disekitar kita, Namun kita tidak bisa merasa kan keberdaan mereka... hanya beberapa orang yang bisa melihat dan merasakan keberadaan mereka... mereka yang diberi kelebihan... Namun kelebihan itu menja...
