We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.

Prolog

11 1 0
                                        


Hidup itu simpel, seperti angin yang berhembus, seperti air yang mengalir, indah dan menyenangkan.

Yah, itulah yang dipikirkan Liandra hingga anginnya menabrak tebing dan airnya terjun bebas ke lembah.

Pagi cerahnya berubah menjadi malapetaka saat Ayahnya datang menggandeng seorang gadis yang tertunduk malu.

Lindra yang tengah minum terbatuk sejadi-jadinya.

Hey, tak mungkin kan bila ini sugar baby ayahnya? Hanya itulah yang terbesit dalam pikiran Liandra sebelum fakta yang sama pahit mengetuk otaknya dengan paksa.

"Ini Jeanna, dia saudara kamu. Ayah harap kalian bisa akur dan saling menjaga mulai sekarang."

Gadis digandengan ayahnya tersenyum manis, lalu kembali menunduk menatap lantai.

Lupakan batuk, Liandra bahkan akan pingsan saat ini untuk mendramatisir suasana.

Demi Upin Ipin yang sudah berambut! Apa apaan ini?!

Aku Harus Apa?Stories to obsess over. Discover now