True Beauty

6.2K 555 128
                                        

"Heh anjeng!"

"Napa, su?!"

"Kantin buru, Yedam sama Junghwan udah nunggu!"

"Bentar, njing! Noh Idoy masih nyante kagak lo suruh-suruh!"

"Gue nyusul, mau ngerjain tugas bahasa Inggris dulu."

"Rajin banget. Tugasnya 'kan dikumpulin jum'at depan."

"Biar nggak nambah deadline."

"Manusia kayak elo emang punya deadline, Doy?"

"Punya."

"Apa?"

"Deadline berak. Tadi pagi nggak sempet."

"Najis! Jorok banget anak Pak Dokter!"

Doyoung menyengir lebar. Membuat dua cowok lain yang tadi mengganggu waktu belajarnya seketika merengut kesal.

"Gue nyusul barengan Idoy, lo ke sana duluan gih!" seru cowok berkulit tan yang duduk di kursi samping Doyoung. Park Jeongwoo, nama itu tertulis di name tagnya.

"Bener loh. Awas kalo boong, nanti pantatnya kelap-kelip!" Haruto bangun dari rebahannya. Lantas, cowok tinggi berdarah Jepang itu cepat-cepat melangkah keluar setelah sempat memberikan satu tonyoran keras di kepala Jeongwoo.

"SETAN! GUE BUNUH LO YA!"

***

Sepasang kaki panjang kepunyaan Jeongwoo melangkah tegas melewati koridor menuju kantin. Jauh di belakangnya, berdiri seorang Doyoung. Dia tengah sibuk memberikan beribu-ribu kedipan maut kepada para murid perempuan. Akibat hits, anak satu itu lama-lama cosplay jadi buaya darat.

Bruk!

Sangking asiknya memikirkan tingkat kebuayaan Kim Doyoung yang hampir menandingi Watanabe Haruto, Jeongwoo jadi tak fokus berjalan. Akibatnya, cowok itu kini menabrak sesuatu. Tidak, maksudnya seseorang.

Cewek dengan rambut kepang dua tersebut jatuh bersimpuh tepat di hadapan sneakers putih Jeongwoo. Wajahnya menunduk dalam. Tangan putih pucatnya terlihat meraba-raba lantai.

Merasa bersalah, Jeongwoo pun lantas berjongkok. Jemari lentiknya bergerak mengamit kaca mata bulat yang jatuh di atas lantai koridor, lalu menyodorkannya pada si pemilik. "Lo nyari ini, 'kan?"

Cewek itu mengambil kaca matanya dari tangan Jeongwoo. Tergesa-gesa, ia memakaikan benda tersebut di tempat yang seharusnya. Kemudian, layaknya gerakan slowmotion, perlahan-lahan dagu cewek itu terangkat.

Kedua manik cokelat dengan binar berbeda kontras itu bertabrakan. Terkunci selama beberapa detik. Sebelum akhirnya diinterupsi oleh suara menggelegar Doyoung.

"Oy Jeongwoo! Ngapain lo?!"

Kelopak mata Jeongwoo berkedip-kedip. Seperti baru bangun dari mimpi buruk, cowok itu berjingkrak sembari berdiri. "Gue ... tadi ... ngapain?!"

"Lah elo ngapain tatap-tatapan sama dia?" Doyoung balik bertanya.

"G-gue? Tatap-tatapan? Sama dia?" Jeongwoo menatap cewek yang masih bersimpuh di hadapannya jijik. "Nggak mungkin!"

"Dih tolol! Dah ah, yuk buru jalan!"

Jeongwoo berjalan terseok-seok diseret Doyoung. Sepanjang jalan menuju kantin, ia terus berpikir; kenapa ... cewek cupu tadi terlihat begitu cantik saat dipandang dari jarak dekat?

Gue pasti udah gila!

TBC

-the main characters-

true beauty, park jeongwoo (completed)Stories to obsess over. Discover now