Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Hanya ada 2 warna di kehidupan ku. Biru saat ada dirimu dan abu-abu ketika tanpamu. . . . Saat kecil warna biru itu muncul sebagai tanda tanya besar di kepalaku memikirkan apa yang akan aku lakukan di kemudian hari. Dan warna itu tetap sama ketika aku bertemu dengan mu. Senyummu begitu hangat di tengah hujan lebat saat itu. . . . " orenmaniya Wen,apakabarmu disana ? Apa kau bahagia ? " Hanya kata- kata itu yang bisa aku katakan saat berkunjung ke pusara dirinya . Aku selalu tersenyum saat mengatakna itu namun tidak dengan hatiku
" aku harap kamu selalu bahagia disana wen. Dan juga aku harap kamu sudah tidak merasakan sakit lagi ."
" Aku mencintai mu Wendy son " Satu kalimat yang sangat indah jika diutarakan pada orang yang kita sayangi. Akupun begitu dia adalah Periku di penghujung hariku 😊
Kulangkahkan kaki ku untuk pulang menuju rumah.
Aku menatap sekitar dan melihat betapa bahagianya semua orang di hari ini , apa hanya aku yang merasa kosong ? Atau mereka semua memakai topeng untuk menutupi luka di hatinya .
Bisakah aku bahagia tanpa dirinya ? Kurasa tidak .
Langit yang tadinya cerah tiba-tiba mendung seperti duniaku yang berwarna abu-abu. Kutatap langit dan mencoba mencoba untuk merelakan namun nyatanya aku tidak bisa merelakan dirinya walaupun sudah 2 tahun berlalu.
" Tae " " ya...Kim Taehyung"
Aku tersadar dari lamunanku dan melihat yeoja mungil yang tengah menatap kesal diriku .
" wae ?" Tanyaku pada yeoja itu
" kamu darimana? Aku mencari di tempat kerjamu tapi kamu gk ada "
" Aku baru saja mengunjuginya . Hari ini adalah hari kematiannya " Kulihat dia tidak begitu suka dengan jawabanku
"Untuk apa lagi kamu kesana ? Untuk menangisi masa lalu ? Tae sudah ku bilang lupakan dia . Ada aku disini yang akan menggantikan nya, ada apa sih dengan dirimu ? Ingat Tae dia sudah mati !"
Aku tak menyangka dengan jawaban yang dia keluarkan dari mulut cantiknya itu . Terlalu terkejut akan itu.
"Mian. Namun,sampai kapanpun aku tidak bisa bersama dirimu hana~ssi. Walaupun ibuku menyukaimu namun,diriku tidak bisa menerima itu . Maaf " " Dan satu lagi, dia tidak mati hanya pergi ketempat yang jauh lebih baik. Tolong jaga ucapanmu "
Kutinggalkan dirinya dan masuk kedalam kamarku . Tidak ku sangka wanita yang terlihat anggun sepertinya bisa berkata seperti itu . Apa sebegitu tidak sukanya dia dengan wendy .
" Wen, hidupku sudah suram sekarang . Haruskan aku menyusulmu juga ?"
"Dunia ini terasa sangat tidak adil padaku. Disaat aku bahagia tuhan malah mengambil dirimu dariku "
"Apa yang harus aku lakukan . Aku merasa warna hidupku kini abu-abu namun aku tidak tau apa arti warna itu . Apakah aku depresi atau hanya kesepian karena ditinggal dirimu "
Aku ingin bahagia. Apakah itu permintaan yang serakah ? Jika tidak izinkan aku bahagia sekali saja . Sebelum semuanya terasa berbeda .
Deartha 8 Desember 2020
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.