1.Ardian Revano

117 31 60
                                        

Let's read and enjoyy ❤

***

Alarm berbunyi keras berusaha membangunkan seorang pria. Tepat, dikala sinar mentari sudah menembus kaca. Jarum jam menunjukan pukul 06.30.

"Nakkk ... bangunn! Sekolah dulu! Jangan molor terus!" teriak Ibunya membelah angkasa dipagi hari.

Teriakan yang membelah angkasa itu membuat mata yang semula terkantuk, kini langsung menjadi terbuka lebar. Dengan penuh semangat Ia menyambut hari pertamanya di sekolah. Pemuda itu langsung dengan sigap beranjak dari kasurnya dan berjalan menuju ke kamar mandi. Seusainya Ia dari kamar mandi, pemuda berkulit hitam manis itu bergegas mengenakan seragam putih-abu kebanggannya.

Postur yang tinggi nan kekar bak atlet MMA membuat lelaki tersebut terlihat gagah disaat mengenakan seragam putih-abunya. Dengan jam tangan coklat yang melingkar ditangan kirinya, serta sepatu Adidas Yeezy yang dikenakannya membuat penampilannya bak aktor-aktor profesional.

Langkahnya terburu menyusuri lorong rumah menuju dapur, sesekali ia melirik jam tangan coklat yang melingkar manis di tangan kirinya. Sesampainya di dapur, terlihat ibunya yang masih menyiapkan lelaki itu roti untuk sarapan.

"Roti lagi Ma?" Lelaki itu menarik kursi dapur.

"Iyaa! Sarapan, cukup roti aja!"

"Kesel banget sama Mama, selalu aja kalo pagi-pagi sarapan roti, bosenn! Mending aku bagiin ketemen-temen aja," batin lelaki itu

"Nihhh ... yang ini untuk bekal lalu yang ini untuk sarapan yaa nak," ucap Mama.

"Keduanya aku bawa ke sekolah aja ya Ma!"

Lelaki itu melangkahkan kakinya menuju motor vespa berwarna putih yang terparkir rapi di garasi rumahnya. Stater tangan dihidupkan, helm dikenakan dan tidak lupa menggunakan jaket kulit berwarna coklat yang terukir jelas namanya "Ardian Revano" di bagian belakang jaketnya. Iya! Lelaki ini memiliki nama lengkap Ardian Revano dan Joko merupakan panggilan teman-temannya.

Terlahir dari keturunan Bali dan Sunda membuat kharismatik dimata orang-orang terpancar kuat apalagi di mata para perempuan. Mamanya memiliki nama lengkap Ni Putu Ayu Puspita yang berasal dari Bali tepatnya daerah Badung dan Papanya memiliki nama Wisesa Sutrsna yang berasal dari tanah Sunda.

Perjalanan menuju sekolahnya diiringi dengan hembusan angin yang cukup kencang kala itu. Ditambah lagi rintik-rintik hujan yang mulai membasahi jaket kulit Ardian. Namun baginya itu merupakan sambutan alam dipagi hari atas dirinya.

Tak lupa Ardian juga menjemput salah 1 perempuan ke rumahnya yang tidak begitu jauh dari kediaman Ardian. Mereka berdua merupakan sepasang sahabat yang sudah menjalin persahabatan sejak TK. Mereka dengan asyiknya bercanda ria di atas motor yang melaju lamban di tengah sejuknya udara pagi di perkotaan. Hingga tak terasa mereka ternyata sudah sampai di parkiran SMA Mulya Harapan.

Terdengar deru bunyi motor khas salah 1 temannya dari belakang, dan benar saja...
"Woy Joko! Gimana nih, udah jadiann?" celetuk Mike dari belakang.

"Udah ketebak pasti elu... jadian apaan dah! orang kita cuma sahabatan," ucap Ardian.

"Awas lohh... dari sahabat bisa jadi pacaran." Mike meneriaki Ardian sambil memarkirkan motornya.

Sekolah Ardian Memiliki fasilitas yang bisa dikatakan wahh! Kantin yang mewah, parkiran yang bertingkat 4, serta ruangan kelas yang berstandar internasional, membuat sekolahnya menyandang sekolah termegah dan termewah di daerahnya.

Di kantin sekolahnya tak seperti kantin di sekolah lain. Disini terdapat beberapa kedai minuman dan makanan yang sangat terkenal, seperti Starbucks, Roti Boy, Gellato, dan Burger king. Itu semua berjejer rapi di kantin sekolah Ardian.

SinggahWhere stories live. Discover now