We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.

Kenalan dulu gaes

0 1 0
                                        

Kenalin gue Alfi lai, aslinya sih Alfi lailatun ni'mah. Tapi sama kawan-kawan gue dihilangin tuh lanjutannya biar keliatan kayak anak jaman now. Misalnya, Kim Pai Dhi, Jeon Jeno, ada lagi Dani panggilannya Kang Daniel dan masih banyak lagi. Comel kan?.

Gue juga ngakuin kok kalau nama gue kayak member EXO Lai walaupun gue bukan fangirl EXO.hehe.

Hobi gue main piano dan membaca buku, keren kan. Tapi bacanya buku cerpen bukan buku sekolah. Bahak! Tapi gak papa kan yang penting baca buku, lumayan buat di ceritain ke anak masa depan gue.

Gue tinggal di AS gaes, keren kan. Tapi cuma seminggu. Bahak! Yang penting pernah kan, dari pada lo nimbrung dirumah aja. Udah wajahnya kusut kayak baju gak disetrika. Mending kayak gue sedikit pangalaman tapi banyak kenangan. Wadau, alay lo.

Sekarang gue tinggal di Bali. Sebelum itu, gue tinggal di Malang. Baru pindah bulan lalu.

Gue dan keluarga gue pindah ke Bali karena bunda gue pengen suasana baru. Gue juga pengen, jelajahi seluruh pulau Bali. Dan karena gue baru lulus sekolah menengah pertama, maka dari itu gue juga dukung bunda. Serunya, langsung disetujui ayah gue. Hehe

Nih, gaes sekarang gue mau cerita keluarga gue.

Gue punya adek 3tahun lebih muda dari gue. Namanya alfian danis erlang. Sekarang dia baru masuk sekolah menengah pertama, kelas elit gaes.

Pintar kan adek gue. Gue bangga.

Dia itu orangnya dingin banget gaes kayak ayah gue. Jadi tiap kali gue ngajak adek gue jalan, serasa gue jalan sama es balok berjalan.

Maka dari itu sering gue kibulin biar gak datar-datar amat mukanya. Misalnya nih, " Dek, ngomong napa! Sepi amat kayak kuburan".cerocos gue.

Adek gue ngelirik gue tuh kan terus buka mulut, lalu diem lagi.

Wah, pengen gue tampol tiga kali biar sunah rasul tapi kok gue sayang.

Jadi bener kan? , muka datar plus plus deh pokoknya.

Gue juga punya ayah tampan nan keren banget gaes. Dingin diluar, hangat di dalam. Maco diluar, kocak didalam. Kok bisa? Ya bisalah, mari kita simak.

"Dek, adek mana?".ayah gue tanya waktu gue serius nonton SpongeBob dan kawan-kawannya liburan di pantai.

"Ada apa yah?". Tanpa menoleh gue menjawab.

"Adek mana?".

"Ada apa?".

"Mau ayah kasih tugas".

"Tugas apa?".

"Tugas lari keliling komplek 5 kali". Sontak gue berdiri menghadap ayah, penuh tanda tanya dan waspada.

Tanpa aba-aba ayah gue tertawa, wah ganteng banget gaes, pengen gue tangkap terus masukin penjara, biar gue aja yang lihatin. Ditampol nyak gue baru tau rasa lo.

Maaf gaes salah fokus.

Tanpa kata-kata ayah gue tertawa haha, "kamu mau ayah suruh lari keliling komplek? ".tanya ayah gue di sela-sela tawanya.

Langsung aja gue jawab nggak lah. Gue juga bingung orang diem nonton TV, waktu dipanggil tau-tau udah disuruh keliling komplek aja. Pengen anaknya jantungan kali ya.

"Maka dari itu, ayah tanya kamu, adek dimana? ".

"Ya disinilah yah, aduhai.. Masak ayah gak lihat saya ada disini".udah kayak orang transparan kali ya gue.

"Maksud ayah, adek kamu dimana?".tanya ayah gue pelan plus penuh penekanan. Merinding gue.

"Oh, ayah tanya Aan? Bilang kek dari tadi".gumam gue. Udah kayak naik rollercoaster aja ngomong sama ayah gue.

"Di taman yah, nggak tau kenapa udah 2 jam nggak pulang-pulang".buru-buru gue jawab, daripada ntar gue ditampol kan berabe.

Tanpa kata-kata ayah gue pergi.

Gue yang diabaikan "... ".

Garing banget tau gak.

Oke balik lagi gaes.

Gue punya bunda yang cantik dan anggun, dan wajahnya supermodel banget gaes. Kalau keluarga lagi makan malam, gue sering linglung. Kenapa? Ya karena bunda gue cantik lah, sampek ngalahin Rose nya Blackpink.

Gue pandangin terus gaes, nggak ada bosan-bosannya deh. Susah ngalihin perhatian gue, walaupun ada dada ayam pedas di meja, tetep aja nggak bisa ngalihin.

Bunda gue dulunya pemain film Korea gaes, walau orangnya asli cina, tapi dia pecinta Korea. Dan karena dia pecinta Korea, setiap hari dia selalu menjaga mukanya tetap murni dan bersih plus putih. Kayak di drama Korea. Contohnya Kim Soo Hyun.

Jadi kalau gue ngajak keluarga liburan di pantai, ada seribu alasan yang Bunda gue katakan. "Dek, tugas sekolah kamu belum diselesaikan, dan kemarin juga tante Tari nitip pesan ke bunda kalau kamu disuruh buat kartu undangan acara syukuran, ada lagi, kayaknya kamu belum nyetrika baju yang bunda kasih tugas kemarin, dan... Itu ayah belum betulin kran di depan rumah, dan Aan, kamu juga belum cuci sepatu kamu ".tuhkan ujung-ujungnya juga nggak jadi ke pantai gara-gara kebanyakan tugas, nggak ada waktu liburan. Menangis.

Oh ya, gue kasih tau rahasia gaes.

Rahasia waktu gue kecil.

Mana ada rahasia kalau dikasih tau"... "

Nah, gue manggil bunda bukan ibu karena apa coba, gaes? Gue kasih tau ya, ini gue diceritain sama ayah gue. Karena gue gak inget. Itu dulu waktu gue umur 3tahun.

Dulu gue lihat film "Bunda" Gaes, inget gak? Kalau nggak inget, yaudah pokoknya itu. Gue sekarang juga gak inget, cuma samar-samar doang.

Waktu itu gue gak paham isi film nya apa, tapi karena lagunya terlalu menyentuh dan kebanyakan kata-kata "Bunda". Akhirnya gue tanya ayah gue yang sedang baca koran diteras sambil minum kopi.

"Yah, Bunda itu apa ya? ". Tanya gue.

Tanpa menoleh ayah gue menjawab, "Bunda itu artinya sama kayak ibu kamu".

Karena saat itu gue masih kecil dan barnalar agak susah, dan tidak terlalu masuk akal. Gue menjawab, " Masak sih, tapi kok itu beda, gak ada mirip-miripnya ".

Tanpa menoleh lagi, ayah gue bertanya. " Mirip apa?".

"Mirip itu loh, kayak di TV".gue tunjuk tuh TV, tepat wajah yang namanya bunda.

Ayah gue menoleh ke gue, lalu menoleh apa yang gue tunjuk. "Itu bukan ibu kamu.. ".

Belum selesai ayah gue bicara, gue langsung balas, " Tapi kata ayah, Ibu kayak bunda. Tapi itu kok nggak sama".cerocor gue.

Ayah gue geleng-geleng kepala, entah apa yang terjadi dengan kepalanya. "Ayah belum selesai bicara, kamu itu ya, orang tua bicara nggak boleh menyela".tegur ayah gue.

Sedangkan gue yang ditegur hanya bisa menundukkan kepala sambil cengengesan. Hehe. " Iya yah, maaf ".

" Yaudah nggak papa, yang penting jangan di ulangi".

"Jadi, Ibu sama bunda itu hurufnya dan membacanya beda, tapi artinya sama. Seperti, Ayah atau Bapak atau Papa bisa jadi dipanggil Dad juga. Semuanya artinya sama kayak ayah. Tinggal nyamannya aja gimana manggilnya".lanjut ayah.

Walaupun penjelasannya panjang, gue masih memahami artinya. Gue menundukkan kepala gue dan berpikir sebentar, lalu gue berkata. " Kalau gitu Ibu dipanggil Bunda aja yah".

"Kenapa? ".tanya ayah gue.

Berpikir sebentar, lalu gue menjawab. "Ya, nyaman aja".kata gue acuh.

" Nyamannya gimana? ".tanya ayah gue lagi.

" Ya, nyaman aja". Nggak mungkin kan gue bilang kalau gue iri, soalnya ada lagunya.

Ayah yang tau isi kepalanya"... "

Hehe.

Author: maaf teman-teman, cerita-cerita ku nggak ada yang lengkap. Jadi kalau  cerita yang ini mau dilengkapi, mohon vote 👍😄

31-10-2020

School FlowersStories to obsess over. Discover now