Di tengah malam yang gelap tampa ada satu bintang pun yang menghiasi langit, terlihat seorang gadis berambut hitam panjang yang berjalan sambil menunduk dan tidak peduli dengan sekitarnya. Langkahnya terhenti saat melewati sebuah gang yang amat gelap dan sepi, namun samar samar dari dalam gang tersebut terdengar jeritan meminta tolong.
Tampa ada rasa takut, gadis itu pun berjalan masuk kedalam gang itu dan setelah berjalan beberapa lama, kakinya menginjak sebuah cairan berbau amis yang begitu lengket di kaki yang tak mengenakan alas itu. Kepala yang sedari tadi tertunduk itu pun mulai terangkat, melihat begitu banyak jasad manusia yang tak lagi utuh dan seorang yang berdiri menatap nya dengan seringai menyeramkan.
Gadis ini hanya diam tampa bergerak bahkan saat sebuah gunting berada di lehernya dia tidak merasa takut.
“please kill me “sang pembunuh kebingungan saat mendengar perkataan gadis di hadapan nya, yang nampak putus asa.
isakan tangis mulai terdengar “please kill me, aku mohon aku tak tahan lagi “ ucap sang gadis sambil memegangi kepalanya dengan air mata yang mulai mengalir.
Sang pembunuh hanya diam sambil melihat gadis ini menangis, di turunkan nya gunting tersebut dan ingin berlalu pergi, tapi langkah nya terhenti saat tangan gadis itu menggemgam tangan nya yang belumur dengan darah. Saat gadis ini menenggakan kepala nya, dia bisa melihat dengan jelas sepasang mata merah yang menyala di kegelapan malam, melihat nya tajam sebelum semuanya menjadi gelap dan dia tidak bisa merasakan apa apa.
~~~~
Li : halo semua Lin Lin di sini lama tak jumpa semoga kalian suka cerita baru ku
