1. Hembus Pranata

10 5 1
                                        


Pastikan kamu membaca nya sendirian di tambah suasana yang tenang.., mungkin salah satu dari teman Hembus akan datang dan menemani mu..

Enjoyyyy
___________________________
______

1. HEMBUS PRANATA
____________

Pagi itu..

Hembus bangun dari tidur nya yang cukup nyenyak malam itu. Beruntung nya dia malam itu, karena Sean tidak mengganggu tidur malam nya malam itu. Ya Sean adalah salah satu dari teman ghaib nya.

Dia mengambil handuk dan masuk ke kamar mandi. Ya tak butuh waktu lama ia selesai dari mandi nya.
Moto nya : 'Gak perlu mandi lama lama, yang penting mandi!'. Waduh mbak nya..

Dia memakai seragam sekolah nya lalu memakai sepatu nya. Dia duduk di meja rias dan merias wajah nya tipis,biar tidak terlalu pucat kata nya. Biar ga pucat atau mau ketemu doi ni?

Hembus mengambil tas berwarna merah terang polos nya.

_o0o_

Dia berjalan kaki menuju sekolah nya, jarak nya memang tidak terlalu jauh.., sekalian menghemat biaya. Hehe..

Hembus berjalan sambil mendengarkan lagu Kesukaan nya.
Ivanna - Risa Saraswati. Entah mengapa dia menyukai lagu itu,menurut nya penuh arti.
Selain itu dia juga menyukai lagu Risa Saraswati Yang lainnya. (mbak Risa notice aku di Instagram :v)

_o0o_

Hembus sudah sampai di depan gerbang sekolah. Pagar berwarna hitam megah itu adalah SMA Bina Rahaja. Bah, mantul

Hembus menarik nafas nya dalam dalam,lalu membuang nya dengan kasar. Terlihat para arwah arwah gentayangan berkeliaran bebas di sekolah nya itu. Ngapa kaga di tempat laen si?!

Hal yang selalu Hembus perbuat hanya lah cuek dan pura pura budek.
Hembus melewati para arwah gentayangan itu dengan tenang. Tenang seperti air yang mengalir..

Hembus menundukkan kepala nya saat melewati depan koridor koridor kelas. Sudah menjadi kebiasaan nya kepala nya. Seperti sedang mencari barang jatuh aje.. Haha

Dia Sampai di kelas nya yang ber plat
11- IPA - 2. Hembus lumayan pinter ges.

"bah, sampe juga.."gumam nya.
Dia duduk di kursi yang letak nya dekat dengan jendela, sehingga ia bisa mengintip keluar.

_o0o_

Hari itu mentari datang agak lambat dari biasa nya. "pakkk, jangan tutup gerbang nya duluuuuu!!" pekik mentari saat melihat pak wahyu yang sudah hampir menutup gerbang sekolah. Sante dong mbak nyaa..

Mentari berlari dengan secepat kilat sebelum gerbang benar-benar tertutup.  'wush!' dengan cepat mentari berlari hingga diri nya benar-benar sudah masuk ke dalam sekolah nya. Kamu mau menyaingi setan setan di sekolah ini toh?

pak wahyu ter nganga melihat mentari yang bisa berlari secepat itu.
"kamu beruntung hari ini!!"ucap pak wahyu memberikan tepuk tangan kepada mentari. Satpam saja sampai tepuk tangan..

Dengan senyum bangga + sombong, mentari berkata. "hebat nya aku..".
"hebat ndas mu!, cepat masuk ke kelas!" titah pak wahyu.

Mentari pun pergi ke kelas nya dengan senyuman yang menghiasi wajah nya. Kamu sehat kan nak..?

_o0o_

Pelajaran pertama sudah berlalu berganti dengan waktu istirahat pertama. Ketika bel istirahat berbunyi, di situlah kemerdekaan bagi para murid murid. Memang nya habis di jajah?

Hembus dan Mentari sudah berada di kantin. Hembus hanya membeli dua buah roti, dan satu buah susu kotak full cream. Sedang kan mentari, ia membeli siomay 5.000,dan juga satu botol teh pucuk harum. Jadi siapa yang paling rakus? :v

Mereka duduk di bangku, meja tengah tengah. Meja itu menjadi tempat Favorit bagi mereka.

____________________________________
________

Haii Ged, kembali lagi ke lapak gue!! Kali ini gue mencoba menulis cerita horor.. 👻👻

Tenang, gabakal seseram yang kalian kira kok..
Selain membahas tentang hantu, disini juga membahas tentang cinta anak sma..

Jadi tetap stay terus di lapak ini.. Okeyy? Byebyee!!

See You Next Part!

_____
_______________________________
Salam kenal dari Hembus dan Mentari! Semoga betah di cerita nya!

Has llegado al final de las partes publicadas.

⏰ Última actualización: Aug 03, 2020 ⏰

¡Añade esta historia a tu biblioteca para recibir notificaciones sobre nuevas partes!

H E M B U SDonde viven las historias. Descúbrelo ahora