1

34 4 3
                                        

______________흫_흫_흫_흫______________

BUAT APA BERGELIMANG
HARTA KALAU UJUNG NYA NGGAK BAHAGIA

________흫_흫_흫_흫______

Tuk....Tuk ...Tuk

Suara sepatu menggema dilorong utama sekolah yang masih sepi. Disana terdapat seorang gadis dengan pakain Seragam abu abu putih dia BULAN SABIT gadis manis dan sederhana, Sabit terlahir dengan keadaan ekonomi pas²an ibunya seorang penjual rujak dan bapaknya sudah meninggal 3tahun yang lalu tapi pekerjaan dari ibunya tidak membuat semangat hidupnya surut malah sebaliknya pekerjaan ibunya di jadikan sebagai semangat belajar nya agar menempuh cita" yang diinginkan, sabit juga terkenal dengan kepintaran nya di sekolah METEOR banyak menyumbang medali emas dan perak hasil dari perwakilan sekolah.

Sesampainya di depan kelas Sabit 11 IPA 1. Sabit langsung masuk kedalam kelas nya dan duduk di bangkunya setelah duduk sabit melihat sekeliling kelas nya ternyata hanya dirinya yang baru datang, tak mempermasalahkan itu sabit mengisi waktu senggang nya sampai bel masuk untuk membaca materi Bahasa Indonesia yang di berikan pak Sugeng minggu lalu.

Sedikit demi sedikit siswa siswi SMA METEOR datang dan termasuk juga sahabat karib sabit yaitu HENING TINTANA. Hening adalah sosok yang sangat berharga setelah ibunya begitupun sebaliknya.

"OMOOO BULAN SABIT AKU RINDU KAMUEH"sapa heninng pada sabit, sabit hanya melihat sekilas dengan tatapan jengah begitu juga penghuni kelas.

"Bisa nggak sih ning kamu tuh kalo masuk kelas salam yang bener jangan teriak² kaya orang kesurupan"Nasehat sabit sambil membereskan buku²nya yang berserakan di meja hening tapi yang dilakukan hening hanyalah menatap jengah sahabat nya yang sedang nyrocos.

"Iya...iya dahlah bit gue mau duduk,capek banget sumpah gue tadi habis lari² dari rumah ke sekolah "sambil menyeka keringat yang ada di dahinya.

"Lah capek gimana?" sabit bertanya pada hening karna dia merasa bingung pada sahabat nya ini bukan bingung orang dongo tapi dia bingung pada sahabat nya karna dia berangkat lari² hening kan termasuk anak yang lumayan berkecukupan.

"Tadi tuh pas gue lagi enak²nya jalan sama pak sopir eh ban mobil nya bocor ban serep nya juga ketinggalan nah kejadian nya tuh pas di depan jalan awan "lebay hening tentu di tatap jengah dengan sabit pasalnya jalan awan itu 50meter dari Sekolah Meteor.

"Ya Allah ning...ning segitu kan udah deket sama sekolah...baru pertama kali jalan kaki ke sekolah aja ngeluh apa kabar dengan gue yang tiap hari?"sarkas sabit, tentu membuat hening tak bisa berkata²lagi.

"Dahlah males sama kamu bit kalo adu bacot pasti kamu yang menang"lesu jawaban yang terdengar di telinga sabit,tapi sabit hanya membalas dengan senyum tipis.

"Jam pelajaran akan di mulai lima menit lagi di mohon untuk siswa siswi SMA METEOR memasuki kelas sebentar lagi guru masuk terimakasih.

Teng... Teng...Teng

Bunyi bel masuk SMA METEOR

Buru-buru Hening dan Sabit duduk di tempat nya.

000

Dilain tempat seorang cowok berpakain seragam putih abu²sedang berusaha memanjat gerbang sekolahnya dikarenakan ia terlambat.Dia Bintang Meteor sosok laki²dengan perawakan tinggi dan tubuh yang atlestis serta kulit kuning langsat dengan wajah yang amat tampan. Kalian bertanya² marga yang tertera pada akhir namanya? Benar dia anak dari pemilik SMA METEOR.

Bintang terlahir dari pasangan Anis Meteor dan Andi Meteor. Ayah Bintang sebagai CEO di perusahaan METEOR beliau juga keturunan dari Argiya nasution pengusaha terkenal dan berbakat, ibunda Bintang sebagai disainer perancang baju² yang berbahan wah yang hanya mampu di beli oleh artis²dunia jika ayah Bintang terlahir dari keluarga mampu lain halnya dengan ibu nya beliau terlahir dari kalangan bawah dan hanya seorang anak petani tapi ayahnya tidak masalah dengan status ibunya keluarga ayahnya pun tidak mempermasalahkan nya.

Akhirnya Bintang sampai di tembok paling atas dan mengancang²turun kebawah tanpa halangan jatuh. Dan sampai akhirnya....

Gubragg

Suara bintang turun pun terdengar. Bintang melenggang untuk masuk kedalam kelas.

Brakkk

Pintu kelas di tendang dari luar siapa lagi kalau bukan pelakunya Bintang. Bintang juga termasuk badboy di Meteor.

Penghuni kelas terlonjak kaget dengan apa yang baru di dengar barusan, tapi setelah melihat siapa yang datang umpatan dan segala macam sumpah serapah mereka tarik kembali karna yang datang adalah anak dari pemilik sekolah. Begitu juga guru yang sedang mengajar.

"Bintang bisa gak sh kamu yang bener buka pintunya?" tanya nya dengan lembut kalau nanya dengan bentakan auto di kick dari Meteor.

"Hm"jawabnya dengan nada dingin dan wajah datarnya bu ita hanya menghela nafas berat.

"Ya sudah lanjutkan belajarnya lagi"bu ita mengalah.

3

jam belajar telah berlalu akhirnya bunyi yang sangat di tunggu cacing perut para anak dakjal eh salah.




///______///______///_______ ///

SABITTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang