P❤L : 3

107 60 15
                                    

   Pada jam istirahat kedua, Nishel berniat untuk pergi kekantin bersama teman teman nya, raut senang tampak di setiap wajah mereka.

Meraih plastik yang isinya sosis bakar dan berniat untuk kembali ke kelas.

Ketika menuju kekelas,

Tara yang berjalan mendahului Nishel dan Devia bertemu dengan serombongan para boy dengan styled arrogant. Entah itu siapa, Tara memasang wajah sok akrab terhadap mereka.

"EH RANDI, NISHEL SALAM NIH!" Teriak Tara pecah menguasai sekolah.

Nishel yang mendengar nya tersentak kaget, orang yang tak di kenal nya malah di sambar soal "Salam" oleh Tara, dia yang mendengar nya mendengus kesal terhadap Tara dan berlari kecil ke arah Tara.

Mencekam pundak Tara,

"Apaan sih Tar, kok gue jadi sasaran nya?" ucap Nishel sambil menghela nafas panjang nya. Dan berdiri tepat di hadapan Tara dengan mata tajam nya. Sedangkan gerombolan cowo itu tak menghiraukan, mereka melanjut kan perjalanan menuju kantin.

( Memang sok ganteng yah, cowo cowo itu:/ ) Author Pov.

"Biarin lah! Suka gue dong! Siapa suruh ganggu gue kemarin?" ucap Tara memastikan.

"Iiiii itu Devia bukan gueee!" dengus kembali Nishel.

Tara tak merespon,

"Lu tau gak Dev? Itu teman kompleks nya Heri semua, maka nya gue berani nyapa!" kata Tara.

Devia merasa bingung dengan perkataan nya, sedang kan Nishel berjalan ke arah tangga kelas nya untuk duduk memakan beberapa sosis di kantong plastik milik nya sambil mendengar kan ucapan Tara kepada Devia. Jiwa nya santuy sekarang!

Bercerita panjang kali lebar kali tinggi, akhir nya Nishel tau soal cowo yang di panggil oleh Tara tadi, dia adalah Randi Aryan Mayhendra. Anak kelas X IPA³ yang seangkatan dengan mereka. Tara mengenal semua di antara geng mereka, geng anak futsal. Tara mengatakan bahwa dia mengenali mereka lewat PM dari si kakel Heri, pasal nya Tara telah menyolong kontak WhattsApp nya Heri dari Hp Devia maklum Tara cewe yang mudah deket ma cowo, Tara juga mengatakan bahwa mereka juga termasuk geng main nya Gery anak cowo kelas mereka.

"Heran gue ma lu Tar, kenal ae ma cowo."

Tara berjalan mendekati Nishel, sambil berkata:
"Haha! Iya dungs, kan Heri selain deket ma Devia, iya juga deket tuh ma si kak Rifal, jadi santuy aja kalo chat dia!"
"Ehh ya! Lu mau kan ma si Randi?"

Puup, sebuah sosis masuk kemulut Tara yang di sumbat oleh Nishel, Ucapan yang di ucapkan Tara sangat mengundang banyak khalayak, dan saat itu juga Gery berdiri terdiam ketika ingin menuruni anak tangga.

"Lu suka ma Randi Shel? Anak kelas X IPA³?" tanya Gery kepada Nishel.

Nishel yang memegang lidi bekas tusukan sosis itu langsung ia jatuh kan.

"Ya allah, gue kagak suka, ampun dah, gue kenal juga kagak." risih Nishel yang spontan berdiri sejajar berhadapan dengan Gery.

Sedangkan Tara dan Devia hanya terkekeh geli saat itu.

"Oke, gue bilangin ke Randi!" ucap Gery berjalan menuruni anak tangga dan menghilang kan jejak nya terhadap Nishel.

"YAA... GER!! BILANGIN AJA, NISHEL BENEREN SUKA NIH!" kata Tara yang mengintip arah hilang nya Gery.

"Parah ya kalian, banyak bacot." lotot Nishel ke arah Tara, Devia dan pergi meninggal kan nya.

Hari itu pun tak ada konsen konsen nya Nishel dalam belajar, dia tak menghirau kan guru yang mengajar di depan.

"Duh! Apa ending dari cerita ini semua ya allah? Kalo gue di katain cewe genit gimana? Kalo gue sampe jadian gimana? Kalo orang sekelas tau gimana?" batin Nishel.

"Coco untuk lu Shel, dia nya ganteng!" kekeh Tara kembali yang rela memutar balik kan wajah dan badannya untuk mengucap kan hal bodoh itu.

"Basyot!" simple Nishel.

Ia membuka kan layar ponsel nya tanpa sepengetahuan guru yang sedang mengajar di depan. satu notif dari pesan WhattsApp masuk.

Gery Salut😂

Shel?

Iy, ad ap?

Lu bnrn suka ma si
Randi?

Gk Ger, itu cmn bullshit
Dri Tara doang

Klo iy jg gk pp Shel
Dy jg jmblo, biar gw bntu lu

Ehh gk y Ger

Nishel melotot ke arah Gery yang tertawa sendiri melihat ponsel nya. Lalu Nishel melempar sebuah pulpen milik nya terhadap Gery yang tepat kena di bagian jidatnya.

"AUU" ucap Gery sembari memegang jidat nya yang sakit itu.

"Nishel? Ada apa tuh ma si Gery?" Tanya buk Titin yang melihat sinis ke Nishel dan Gery.

"Ehh gak kok bu, ga papa hehee!"

"CIEE SI NISHEL MA SI GERY!" sambung Zaki salah satu teman sekelas Nishel.

"Paan sih?"

"Udah udah" tegur buk Titin kembali.

***

PROVED LOVETempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang