S A T U

27 7 5
                                        

HAPPY Reading 🌻









Matahari mulai menampakkan dirinya dari ufuk timur..

"Qilla bangun sayang." seorang wanita paruh baya membangunkan anak gadisnya.

"Bentar lagi ma." sahut aqilla.

"Ini udah jam 6.30 sayang." ucap anin -mamaqilla-

"Ha? Mama kok ngak bangunin aku dari tadi sih?." Ucap qilla langsung lari ke kamar mandi, membuat ibunya geleng-geleng kepala.

Hanya membutuhkan waktu 15 menit bagi qilla untuk mandi dan untuk berdandan.

"Ma qilla berangkat dulu ya ma." ucap qilla terburu buru.

"Sarapan dulu nak "ucap anin.

"Ngak sempat ma, nanti aku makan di sekolah ajaa." sahut qilla.

"Yaudah hati-hati dijalan ya, bawa mobilnya jangan ngebut- ngebut." teriak anin dari dalam rumah.

"Iya mah." balas qilla juga teriak.

7.05

"Huuh.. untung gerbangnya belum ditutup.." ucap qilla,sambil berjalan di koridor menuju kelasnya.

"Qillaaaa." teriak seorang gadis cempreng berambut hitam.

"Ish.. jangan brisik Keysa." ucap qilla dengan nada jengkel.

"Hehehe.. ya maap qilla cantik." ucap keysa cengengesan.

"Yaudah, gapapa, tapi awas gue mau masuk ke kelas, bentar lagi bel masuk bunyi." ucap qilla

"Punten tuan putri." ucap keysa membuat qilla terkekeh.

"Hai teman teman, qilla cantik datang." ucap qilla kepada sahabatnya.

"Brisik." ucap stella dengan jengkel.

"Hehehe, maaf kanjeng." ucap qilla. Dan stella hanya diam.

"Woii burik dateng woii." ucap joni, si ketua kelas.

"Duduk,duduk cepat, woi elah duduk." begitulh kira² celotehan anak kelas.

"Selamat pagi anak anak." sapa burik (bu rika)😹.

"Pagi bu.." balas satu kelas.

"Buka buku halaman........." ucap burika, dan pembelajaran pun berlanjut hingga...

Kringg....

"Huh akhirnya istirahat juga, udah demo nih cacing diperut gue." ucap keysa.

"Iyanih, gue juga." ucap qilla.

"Yaudah, ayo ngantin." ucap stella.

"Kuy lah."ucap mereka berdua.

Selama diperjalanan banyak yang memuji mereka karna pahatan wajah mereka nyaris sempurna, terutama qilla.

Kantin..

"Biar gue yang pesan, kalian cari tempat duduk aja, oiya pesenannya disamain aja ya."ucap stella.

"Oke."

Mereka pun berpencar untuk melaksanakan tugas masing-masing.

"Key.. gimana nih, penuh semua, cuma di mejanya raqil and the gang."ucap qilla.

"Yaudah kita disana aja, lagian disana juga ada arkan.." ucap keysa.

fyi: arkan sama keysa itu sepupuan.

"Hai.. boleh gabung ngak?."ucap keysa.

"Boleh, duduk aja."ucap arkan.

"Makasih arkan ganteng." ucap Keysa.

"Alay lo." ejek arsen, si playboy cap kakap.

"Yeee... Iri bilang aja, buaya." sahut keysa.

"Makanan datang." ucap stella dengan membawa makanan

"Akhirnya makanannya datang juga, dah laper nih gue.." ucap qilla.

"Lo mah makan mulu kerjaanya." Ucap arkan.

"Bodo." ucap qilla.

"Eh.. raqil, kok dari tadi diam aja?." Tanya stella.

" Lo kyak ngak tau aja sikapnya tu bocah." Sahut arkan,dan mendapat lirikan tajam dari raqil.

Raqil pun bangkit  dari duduknya.

"Heh kulkas, mau kemana lo?!." Ucap arsen sedikit teriak.

"Kelas."ucap raqil tanpa menoleh, dan berjalan meninggalkan kantin.

"Yaudah gue juga mau susulin raqil dulu ya, soalnya udah mau bell juga." ucap arsen dan berdiri di ikuti oleh arkan.

"Oke." ucap mereka bertiga dengan kompak, dan melanjutkan acara makan mereka.

•••

Kring.....

14.50

Bell pulang sudah berbunyi, membuat para siswa/i berhamburan keluar kelas dan pulang untuk mengistirahatkan tubuh mereka.

"Eh guys gue duluan ya, soalnya nyokap udah di depan". Ucap keysa

"Bareng key, Abang gue juga udah didepan" ucap stella, dan keysa hanya mengangguk.

"Qill, kita duluan ya."

"Iyaa... Hati hati ya." ucap qilla diangguki oleh mereka.

Qilla pun berjalan ke arah halte untuk menunggu jemputannya.

17.45

"Ini pak asep kemana sih, dari tadi ngak sampe sampe." Gerutu qilla.

Tiba tiba ada 2 preman yang datang dari arah kanan qilla.

"Eh eneng, ngak pulang neng.?" Ucap salah satu preman tersebut dengan nada menggoda

"Eh, mau lo apa hah?!." Ucap qilla dengan sedikit membentak.

"Ngelawan dia bos." Ucap temannya.

"Brani lo sama gue hah?." Ucap preman yang tadi.

Preman itu jalan mendekat ke arah qilla, dan qilla pun mundur.

"Tolong!!, Tolong!!." Teriak qilla.

"Lo teriak sampai suara lo habis pun ga bakal ada yang denger." ucap preman tersebut sambil mengelus pipi qilla yg sudah basah oleh air mata.

"WOI, BRENGSEK!!!!"

•••

Haiiii guyyss.......

Maaf yaa ceritanya gajee..
Karna ini cerita pertamaaaa akuu jadi mon maap..

Jgan lupa vote, dan komen:)....

Sampai ketemu next chapter.

Helmmermud 👾


raqillaWhere stories live. Discover now