Never click suspicious links
Reminder: Wattpad will never ask for passwords, payment information, or other sensitive account security details.

1. Novi Saputri

341 25 0
                                        

---

Lelah?

Aku lelah dengan semua rekayasa ini. Selalu salah dan tidak pernah dihargai. Aku bingung dengan keinginan kalian. Aku tau kalian ingin mendidik dan menjadikan aku lebih baik, tapi haruskah dengan cara kasar? Haruskah dengan melontarkan kata-kata pedas yang melukai hatiku? Aku selalu mengikuti yang kalian inginkan. Aku selalu termotivasi untuk mengubah hidupku menjadi yang kalian mau. Tapi kalian tidak memperdulikan aku dan selalu mencari salahku.

Berterima kasih?

Aku memang sangat berterima kasih pada kalian. Memang kalian telah mengasuh aku dari kecil hingga sekarang aku bisa melihat dunia luar tanpa ragu. Tapi tolonglah bantu aku untuk mencapai impianku. Jangan terus menyuruh aku menjadi sesuai dengan keinginan kalian.

Kenapa? Kenapa kalian mengajarkan aku banyak hal, jika kalian hanya menyuruh aku mengikuti yang kalian perintahkan? Tanpa kalian ajari sekalipun, aku pasti bisa jika hanya untuk menjadi anak yang ketergantungan dan mengikuti setiap kata yang kalian berikan. Tapi kalian terlanjur mengajarkan aku untuk tau banyak hal, jadi sekarang tariklah aku untuk sampai ke titik akhir dari hal yang kalian beri. Aku ingin tahu lingkungan luar, bukan hanya lingkungan rumah yang sering terjadi perselisihan dan aku yang terpojokkan. Aku tau aku banyak salah, tapi tolong beri tau aku dimana kesalahanku. Hargai hal yang aku lakukan untuk membenahi diri. Jangan sepelekan hal kecil yang aku lakukan. Ajarkan aku menuju kebenaran.

Kalian selalu memberi aku perbandingan dengan anak lain. Tapi jika anak lain tersebut memiliki sifat buruk yang tidak kalian ketahui, haruskah aku menirunya? Jika memang aku harus menirunya, aku akan lakukan itu dan jangan salahkan aku bila aku menjadi anak yang tidak menghargai orang lain. Kalian sebenarnya tidak tahu, apabila kalian marah dan terus menyalahkan aku disitulah hatiku tergores sedikit demi sedikit. Pikiranku pun mulai melayang kehal-hal yang tidak benar tapi aku berusaha mencegahnya. Aku hanya bisa menangis dan menepi didalam kamar. Aku takut untuk mengungkapkan sakitnya hatiku. Aku takut kalian kecewa dengan perlakuanku. Lalu aku harus bagaimana?

Teman?
Aku sama sekali tidak memiliki teman, aku mungkin memiliki teman hanya di dunia maya. Kenapa ? Karena kalian jarang memperbolehkan aku bersosialisasi dengan daerah luar. Aku sudah besar dan aku tau mana yabg baik dan buruk bagi diriku jadi tolong jangan terlalu mengekang aku karena itu bisa membuat aku patah semangat.

Hidupku hampa tanpa siapa pun. Duniaku hancur perlahan seakan tidak ada yang mempercayai aku dalam keluargaku. Saat aku keluar rumah sebenarnya aku bisa merasakan bahagia dan lega tapi semua itu hilang saat laranganmu timbul. Jika kalian bisa mendengar isi hatiku, mungkin kalian akan menangis dan memahami perasaanku. Sebenarnya aku tidak ingin membantah kalian bahkan membuat kalian sedih tapi hal itu terjadi karena perlakuan kalian sendiri. Hari-hari aku lewati dengan tetesan kecil air mataku. Saat aku terdiam aku akan memikirkan hal yang telah aku lewati dan itu semua berisi kesedihan lebih dari kebahagian.

Kenapa aku jarang mengeluh?
Itu karena aku terbiasa. Terbiasa tersakiti, terbiasa dimarahi, terbisa memendam luka dalam hingga akhirnya tidak terasa bila tersakiti lagi. Ayolah sadarlah sedikit dan setidaknya anggaplah aku benar walau tidak disetiap hal yang aku lakukan.

Aku mencintai kalian♥

---

Karya : Novi Saputri member Wattpad Comunity 1

CERPENHistorias para obsesionarse. Descúbrelo ahora