1

11 2 2
                                        

Gemericik air menciptakan melodi tersendiri ditengah gelapnya malam,bersatu dengan suara jangkrik yang tak kenal lelah betasbih kepada sang maha pencipta.

segayung air ia ambil lalu diguyurkanya ke kedua telapak tanganya sampai pergelangan dengan membaca doa;Allahummakhfadz yadii min maashika kulliha
اللهم احفظ يدي من معاصيك كلها

segayung air ia ambil kembali kemudian dimasukannya kedalam mulut sehingga menciptakan gerakan mengocok air di dalam rongga mulut sambil membaca doa;Allahumma a'innii alaa dzikrika wasyukrika Allahummas qinii min khawdhi nabiyyika shollallahu alaihi wasallama ka'san la adhmau ba'dahu abadan
اللهم اعني على ذكرك وشكرك اللهم اسقني من حوض نبيك صلى الله عليه وسلم كأسا لا اضمأ بعده ابدا

dengan sangat meresapi apa yang ia baca dalam hatinya ia kembali mengambil segayung air untuk digunakanya membersihkan lubang hidung tak lupa membaca doa;Allahumma arikhnii rooikhatal jannah Allahumma laa takhrimnii rooikhata ni'matika wa jannatika
اللهم ارحني را ئحة الجنة اللهم لا تحرمني رائحة نعمتك و جناتك
dan kembali membaca doa;Allahumma innii audzubika min rowaikhinnari wa su'udzaari
اللهم انى اعوذبك من روائح النار و سوء الدار
ketika mengeluarkan air dari dalam hidung

kini segayung penuh air ia ambil untuk mengguyur wajahnya dengan membaca niat wudhu;Nawaitul wudhu'
a lirof'il khadatsil ashghori fardho lillahita'ala
نويت الوضوءلرفع الحدث الاصغار فرض لله تعالى
tak lupa ia membaca doa sunnahnya;Allahumma bayyidh wajhi yauma tabhyadhu wujuuh wa tasywaddu wujuuh
اللهم بيض وجهى يوم تبيض وجوه وتسود وجوه

kini tiba giliran tangan kananya yang ia siram dengan air dengan melafadzkan do'a sunnahnya;Allahumma a'thinii kitaabii biyamiinii wa khasibnii khisabay yasiiroo
اللهم اعطني كتابي بيمينى وحاسبنى حسابا يسيرا

berganti ketangan kirinya;Allahumma
laa tu'thinii kitaabii bisyimaalii wa laa miw warooadzohrii
اللهم لا تعطني كتابي بشمال ولا من وراء ظهري

dengan membaca;Allahumma kharrim sya'rii wa basyarii alan naarii wa adhillanii takhta 'arsyika yauma laa dhillu illa dhilluka
اللهم حرم شعري وبشري على النار و اظلني تحت عرشك يوم لاظل الا ظلك
ia mengusap sekujur kepalanya dengan air,mengusap dari depan ke belakang kepala lalu dikembalikan lagi kedepan
dan diulangnya sampai tiga kali

kemudian memasukan jari telunjuknya pada lubang telinga dengan posisi jempol di area luar telinga,kemudian memutar jempolnya ke bagian atas daun telinga sambil membaca;Allahumma isma'nii munaadiyal jannata wa anta anni roodhiin
اللهم اسمعني منادي الجنة وانت عني راض

kini saatnya membasuh kaki kanannya dengan membaca;Allahummaj 'alhu sa'yan masykuron wa dzanban maghfuuron wa 'amalan mutaqobbalan,Allahumma tsabbit qodamii alaa shirooti yauma tazillu fiihil aqdaam
اللهم اجعله سأيا مشكورا و ذنبا مغفورا و عملا متقبلا
للهم ثبت قدمي علي صرات يوم تزل فيه الاقدام
dan kaki kirinya dengan membaca;Allahumma inni a'udzubika
an tanziila qodamii anishirooti yauma tanzilu fiih aqdaamul munaafiqiin
اللهم اني اعوذبك عن تنزل قدمي عن الصراط يوم تنزيل فيه اقدام المنافقون

selesai sudah wudhunya kini ia mengankat tanganya dengan membaca doa setelah wudhu;Asyhadu al laailaaha illallahu wakhdahu laa syariika lah wa asyhadu anna mukhammadan 'abduhuu warosuuluh allahummaj alnii minat tawwabiina waj'alnii minal mutatohhiriina waj'alnii min 'ibaadikashoolikhiin
اشهد ان لا اله الاالله واشهد ان محمدا عبده ورسوله اللهم اجعلني من اتوابين وجعلني من عبادك الصالحين

srek srek ...suara gesekan sandal dilantai rumahnya yang masih beralaskan tanah membangunkan neneknya yang sedang tidur

"minn...wes tangii..saiki jam pinten?"suara parau neneknya terdengar sambil menyingkap tirai kamarnya

"nggeh...saiki jam kaleh mboo.."jawab darmin

"o yo wes sembo bade wudhu krihin..sampean sholat ae.."

"ati ati mboo iku jogane lunyu"

sudah menjadi kebiasaan bagi darmin untuk bangun dini hari..ia tak mau melewatkan bercengkrama dengan tuhanya yang terasa lebih nikmat di kesunyian malam dari pada setelah matahari menampakan wujudnya,tak perlu alarm untuk menbangunkannya bertahajjud karena ia sudah terbiasa dengan didikan mendiang kakek nya yang selalu membangunkanya saat ia kecil.

memang benar nyanyian yang sering disenandungkan neneknya bahwa "belajar dimasa kecil bagai mengukir diatas batu" buktinya sampai saat ini darmin terbiasa untuk bangun malam guna bertahajjud meskipun tak ada lagi kakek yang membangunkanya.

_________________________

Assalamualaikum temen temen...
gimana ceritanya...masih penasaran??...tunggu kelanjutanya yaa...
maaf jika banyak kesalahan dalam penulisan
btw ini akun kedua @NchyRiyanni yaa..
insyaAllah kali ini bakal tuntas sampe end..amiin..
saran dan kritiknya ditunggu..

salam
penulis amatir

Secercah Harapan di Gubug peraduanHistorias para obsesionarse. Descúbrelo ahora