Meja bundar yang semula kosong dan sunyi kini penuh dengan snack dan aneka minuman. Serta kursi yang berjumlah 4 unit pun terisi oleh mahasiswa kampus itu. Mereka adalah sahabat karib yang sangat dikenal solidaritasnya dikampus itu. Reka,Sahlan,Afiff dan Hanna. Dengan berbagai karakter yang berbeda mereka menyatu sedari bangku SMA. Seharusnya mereka ada tujuh orang,tapi Hasan,Liya dan Salsa harus pindah mengikuti orangtuanya di Ciwidey.
"Tadi Mrs Yeni ngasih pengumuman lhoo ke kelas gw" ujar Reka.
"Wah ? Apa ?" Sahut Sahlan antusias seakan ada hal baik.
"Itu kita nanti bakal......"
Ucapan Reka tergantung karena Hanna yang membekam mulutnya untuk berhenti bicara.
"Mmmm...bbbukkaaa...mmmm" Reka meronta agar tangan Hanna lepas dari mulutnya.
"Sssttt... Coba tebak apaaa... tebak tebak" Ujar Hanna yang masih membungkam mulut Reka yang juga masih meronta.
Reka menggigit tangan Hanna yang kemudian menjerit dan melepaskan bungkamannya.
"Aaaaa...!!! Apaan sii loe,sakiiitt" celotehnya.
"Ya lagian loe apa apaan" Reka mendilikan matanya kemudian mengambil minumannya.
"Ehh... udah udahh... lanjutin tadi apa pengumuman Mrs Yeni" Afiff mengembalikan topik awalnya.
"Kita bakal hollyday !!!!" Ujar Hanna berdiri dari kursinya sambil menggoyangkan badannya dengan dua tangan yang penuh snack.
"Wah..Wahh... serius..." Sahlan yang sedari tadi antusias juga menyambut ucapan Hanna dengan lebih antusias.
"Rek,bener yang dibilang Hanna ?" Tanya Afiff yang tak percaya ucapan Hanna.
"Hhhmm..." Reka mengangguk.
Afiff termenung sekejap.
"Ah,mungkin cuman kalian yang holliday" keluhnya lesu.
"Woii... maksud loe ? " Sahlan terkejut dan terdiam sesaat mendengar Afiff.
"Iyakan kelas kita gak ada pengumuman"
"Aiiissshhh... bener juga" Raut Sahlan tampak kecewa dan kembali duduk.
Truing..!!!
Handphone Sahlan dan Afiff berbunyi. Mereka membuka handphone mereka masing bersamaan. Setelah membacanya mereka bertatapan.
"Lann..."
"Fiff..."
Mereka berpelukan dan merengek.
Hanna dan Reka dibuat kebingungan sampai mereka bertatapan juga sejenak. Reka menaikan pundaknya dan raut wajahnya yang mengisyaratkan kebingungannya.
"Lan... fiff... kalian gak libur ya ? " tanya Reka pelan dan ragu.
Tapi mereka merengek semakin keras. Reka dan Hanna mendekati dan mengusap pundak mereka. Menenangkan mereka agar berhenti menangis. Tapi Sahlan dan Afiff tiba tertawa terbahak-bahak.
"Kurang ajar !!!" Reka memukul Sahlan dengan tas slempangnya.
"Aww... sakitt sakitt" Sahlan menghentikan tangan Reka yang terus menghantamnya.
"Lagian loe apa apaan sihh" omel Hanna yang kembali duduk.
"Satu... dua.. tiga..."
"Kita juga hollidayyy !!!" Ujar mereka bersamaan.
Reka dan Hanna berteriak riang. Reka bahkan menaiki kursinya dan berjoget konyol.
"Udah udah,kita harus bikin rencana buat liburan kali ini." Kata afiff.
"Okk ayoo" sahut Reka sambil kembali duduk.
"Eh,bentar bentar" Hanna mengeluarkan handphonenya yang berdering.
Hasan.
Reka melirik handphone Hanna sekilas.
"Lhoo.. kenapa Hasan nelpon Hanna" tanya nya dalam hati.
"Bentar,gw ada telpon Liya. Bentar yaa" Hanna meninggalkan mereka dan pergi lumayan jauh agar suaranya tak terdengar.
"Liya ? Jelas-jelas tadi itu Hasan."Celotehnya lagi dalam hati.
Reka mengocek minumannya sampai tumpah.
"Eh,Rek... loe kenapa" Sahlan respek mengelap minuman Reka yang tumpah.
"Gak,Gw kesel aja"
"Hasan ? " ujar Afiff.
"Loe kok tau ?"
"Apa sih yang gw gak tau"
"Beuhh... sok sok kan loe" Sahlan hampir mengibaskan lap bekas minuman Reka.
Hanna kembali dengan wajah yang berseri-seri.
"Kabar baik nihhh" Kata Afiff.
"Tau aja loe" balas Hanna sambil duduk dan mendekatkan minumannya. Meregut minumannya cukup banyak.
"Ayo... kabar baik apa ? Udah banyak loe minum" ujar Sahlan.
"Jelaslah banyak minum,dia kan pasti ngoceh panjang" kata Reka jutek.
"Iishh..." Hanna melirik Reka nyengir.
"Apa buruan" Sahlan tak sabar.
"Liya,Salsa dan Hasan mereka juga liburan.... yeyeyeye...."
Mereka pun bersorak. Kecuali Reka yang masih badmood. Hasan itu pacarnya,tapi dia tak pernah menghubunginya lagi setelah pertengkaran 2 hari lalu. Dia malah menelpon Hanna.
"Gimana kalo kita vc mereka ? Kita rencanain acara liburan kita sekarang" usul Afiff.
"Bagus tuh" Ujar Sahlan.
"Okk"
Afiff menghubungi Liya,Salsa dan Hasan. Terhubung. Mereka langsung bersorak kembali. Setelah 6 bulan disibukkan akhirnya mereka semua bisa bertemu kembali.
Mereka membahas tempat dan rencana mereka. Dan mengumpulkan suara terbanyak. Sampai mereka sepakat untuk berlibur ke Ciwidey. Hasan akan menjemput mereka dengan mobilnya.
"Udahkan ? Gw mau balik duluan" ujar Reka tanpa basa basi berlalu sendirian.
"Lahh lahh... kenapa dia" Sahlan menunjuk Reka yang berlalu.
"Ahaha.. dia cemburu kalii... yaudah gw juga ya,mau nyusul Reka" ujar hanna tergesa-gesa mengemasi tas nya dan berlari mengusul Reka.
"Daaahhh" Hanna melambaikan tangannya sambil berlari.
Hanna berhasil menyusul langkah Reka dengan berlari. Hanna menghalangi reka sebelum mendekati mobil mereka yang terparkir.
"Gw yang nyetir okk ? " ujar Hanna.
Reka melemparkan kunci mobilnya tanpa berkata sedikitpun. Hanna menekan tombol untuk membuka kunci pintu mobilnya. Kemudian Reka masuk mendahului Hanna. Hanna menyusul. Tapi dia melamun sejenak. Ntah apa yang ada dipikirannya tapi perasaanya seakan ada yang mengganjal.
"Han... Ayoo"
"Ahh... ohh... ok okk " Hanna tersadar dari lamunannya dan segera menyalakan mesin mobilnya.
Hanna mengemudi dengan sangat lancar dan tenang dengan kecepatan standar.
"Loe kenapa Rek?"
"Gw ? Gw gak kenapa kenapa"
"Bohong banget sih"
"Maksud loe ?"
"Gw gak baru kenal loe ya Rek,gw udah bertahun-tahun" ujarnya.
Reka tak menanggapi ucapan Hanna.
"Loe cemburu kan ? "
"Cemburu buat apa sih, sans aja kalii"
"Bilang ajaaa.... tapi terserah sihh... loe gak tau apa yang sebenernya terjadi"
"Apa emang ?"
Hanna menoleh Reka dan mereka bertatapan. Belum Hanna kembali bicara suara klakson menyadarkan mereka.
"Han awas.... awassss"
Mobil mereka berhadapan dengan truk besar yang sangat dekat dengan mereka. Hanna membanting stir nya untuk menghindari tabrakan itu tapi Hanna salah mengambil jalan,mobil mereka terjun ke jurang terjal.
Next 👉
YOU ARE READING
Ssstt...!!! Aku ada
HorrorMenceritakan tentang 7 orang bersahabat sedari bangku awal SMA hingga akhir dan mereka terpisah. Mereka adalah Reka,Salsa,Hasan,Sahlan,Hanna,Liya,dan Afiff. Reka,Hanna,Sahlan dan Afiff mengenyam pendidikan lanjut di universitas yang sama walaupun be...
