Adaptasi (1)

34 6 0
                                        

Cintia Prameswari panggilannya Cintia. Cintia baru lulus SMP beberapa bulan lalu. Ia memilih melanjutkan sekolah di SMA Cakrawala.

Tokoh Cintia ini anak yang polos dan lugu, dan selalu ingin tahu tentang semua hal. Berpenampilan sederhana namun tetap menawan. Pribadi yang cuek namun sebenarnya peka terhadap keadaan. Mudah bergaul dan bersosialisasi.

"Waaww ga terasa nih, gua dah mau masuk SMA. Punya temen baru dong uwwuu" bisik Cintia dalam batinnya.

Yaa, 2 hari lagi Cintia melanjutkan sekolah di SMA Cakrawala. Yang pastinya bertemu dengan teman baru yang entah dari mana saja asal mereka.

Hari sudah menunjukan waktu malam. Namun Cintia masih saja belum tertidur karna terlalu asiq berangan angan tentang awal masuknya ke bangku SMA.

"Besok gua mau cari temen baru lewat tanya tanya ke kaka kelas, siapa tau ada yang lanjut sesekolahan sama gua. Ya, syukur-syukur bisa sekelas." ocehan Cintia sembari berangan-angan mendapat teman baru.

Setelah Cintia asik berangan-angan , dia pun merasa ngantuk dan akhirnya tertidur pulasss....

Zzzzzzzzzzzz.......

Kukuruyuuukkkk .....

Bunyi Jago menjadi tanda bahwa hari sudah pagi. 1 hari lagi Cintia akan menapakkan kaki di SMA Cakrawala.

"Gua harus cepet cepet punya temen online yang sesekolah sama gua. Stalk sampe akar kalo perlu nih". Ucap Cintia

Jiwa stalk melalui kaka kelas kenalan Cintia itu muncul dan hasilnya pun tak sia-sia.

Cintia berhasil mendapatkan teman online yang satu sekolah dan kebetulan juga satu kelas dengannya.

"Wihhhh... Ini nihhh, harus gua pentengin buat jadi temen sebangku gua." Cintia berbisik saat menerima kiriman kontak calon temen barunya itu.

Dengan keberanian dan menghilangkan rasa gengsi, Cintia pun mengirimkan pesan salam kepada kontak tersebut.

"Assalamualaikum, gua Cintia calon siswi SMA Cakrawala kelas 10 Bahasa 1" ketik Cintia dan mengirimkan pesan tersebut.

"Waalaikumsalam, gua Dhilah Arisya bisa dipanggil Risya. Waww kita sekelas nih" balas Risya dengan fastrespon.

Nama teman baru Cintia yaitu Dhilah Arisya panggilannya Risya . Dia anak yang baik dan tidak sombong. Namun dia tidak akan segan segan memaafkan orang yang pernah menyakitinya terlalu dalam. Risya ini salah satu sahabat baiknya Cintia yang akan menemani Cintia dalam duka maupun sukanya.

Pada waktu malam, dari perkenalan singkat mereka saling bercengkrama lewat WA tentang berbagai topik. Setelah bertukar pesan lumayan lama, Cintia pun bertekad untuk mengajak Risya duduk sebangku dengannya.

" Risya, besok gua pengin sebangku sama lo. Boleh kan?" tanya Cintia kepada Risya.

"Asyiappp.. Boleh kok hihiiii.. " balasan Risya

Malam telah usai, pagi pun datang. Inilah hari dimana Cintia dan Risya akan bertemu untuk memulai sekolah.Di SMA Cakrawala Cintia mendapat kelas jurusan Bahasa 1. Jurusan ini bukan semata mata dari suara hatinya, namun dari tekad yang diberikan oleh orang tuanya. Iyaa, kedua orang tua Cintia sangat menginginkan sintia masuk Jurusan Bahasa . Dan yang membuat terheran-heran , Cintia tidak tahu menahu perihal pelajaran yang ada dalam jurusan ini yang pastinya belum dia pelajari di SD dan SMP.

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Jun 15, 2020 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

Hitam Putih Abu-AbuStories to obsess over. Discover now