#Story
Rian dan shinta adalah pasangan yang saling mencintai.
Mereka sudah layaknya seperti sepasang suami-istri padahal mereka masih berpacaran, karna sehari-hari mereka selalu bersama2, tak ada hari dimana mereka tidak bersama.
Maka itulah kata "Putus" adalah hal yang sangat mustahil terjadi dihubungan mereka berdua.
Karna Mereka terlalu dekat layaknya seperti lebah dan madu, selalu saling membutuhkan dan membantu.
Mungkin karna mereka selalu bersama-sama dari SD sampai sekarang. petualangan cinta mereka memanglah sangat romantis, bahkan sudah seperti drama-drama Korea, kisah Romantis selalu mengelilinginya.
Tapi sebuah kejadian membuat semua itu berubah drastis, itu terjadi ketika sebuah tragedi mengenaskan terjadi kepada Shinta, pacarnya Rian.
Tragedi itu terjadi setelah mereka merayakan hari hubungan mereka yang ke5 Tahun
Sebelum kejadian itu mereka berdua tampak seperti pasangan yang sangat romantis.
*Disebuah Taman diatas perbukitan terbuka yang didepannya dipenuhi pemandangan lampu-lampu kota yang sangat indah.
Saat itu Rian sedang menutupi matanya Shinta untuk membuat sebuah kejutan.
"Jangan dibuka ya matanya." Sambil berlahan-lahan berjalan menuntunnya ketempat yang sudah ia persiapkan.
"Kok aku jadi deg-degan gini ya? Emangnya apa sih yang kamu persiapkan buat aku? Jadi penasaran deh" Dengan tersenyum dan terus memegangi tangannya Rian.
"Entar kamu bakalan tau kok. Pokoknya kejutan kali ini bakalan lebih romantis dari yang sebelumnya." Dengan antusiasnya.
"Iya deh. Ga kamu giniin juga hubungan kita udah Romantis dari dulu" balasnya dengan tersenyum.
"Percaya deh pokoknya ini lebih Romantis dari yang kamu bayangkan." Masih dengan Antusiasnya.
Setelah Rian menuntun Shinta ketempat yang telah dipersiapkan, mereka sejenak berhenti diposisi yang sudah ditentukan Rian.
Setelah diposisi itu, Rian langsung meninggalkan Shinta sendirian disana dan menuju kesuatu Alat untuk melakukan sesuatu.
Saat ditinggalkan Rian, Shinta yang matanya sedang tertutup terlihat panik.
"Loh? Rian? Kamu dimana?." Tampak panik diwajahnya.
Setelah beberapa lama menunggunya akhirnya Rian menyentuh kain penutup mata itu dari belakangnya dan berlahan-lahan membukanya, setelah membuka kain itu, Rian pun menyuruh Shinta membuka matanya.
"Nah sekarang buka mata kamu." Ucap Rian yang berada disamping Shinta dengan senangnya.
Berlahan-lahan Shinta pun membuka matanya, setelah matanya terbuka ekspresinya langsung berubah ketika melihat sesuatu yang sangat menyentuh perasaannya.
"I-i-i itu..." dengan Gugupnya, terlihat matanya langsung berkaca-kaca.
"Gimana. Indah bukan?." Menoleh kearah Shinta dengan tersenyum.
Seketika air mata Shinta keluar dan mengalir membasahi pipinya.
Sontak saja Rian langsung Khawatir.
"Lah kok kamu nangis gitu sih? Emangnya ada yang salah ya?." Sambil mengelap air matanya Shinta.
Tiba-tiba saja Tangan Shinta meraih tangannya Rian yang sedang mengelap air matanya lalu tangannya rian diturunkan Shinta dari wajahnya dan langsung digenggamnya dengan erat
"Makasih ya Rian. Lagi-lagi kamu mewujudkan suatu yang sangat aku inginkan. Walaupun itu hal yang sangat mustahil tapi kamu tetap saja berusaha mewujudkannya. Entah harus dengan kata-kata apa lagi untuk mengutarakan semua ini." Masih termenung menatap tajam kearah depannya.
Lalu Rian membalas genggaman Shinta dengan eratnya dan menoleh kearah Depannya.
"Ga usah Terima kasih. Emang sudah kewajiban laki-laki untuk membuat seorang Wanita Bahagia. Karna itulah aku diciptakan. Hanya untuk membuat hidup kamu bahagia dan selalu tersenyum." Tersenyum sesekali menoleh kearah Shinta.
ŞİMDİ OKUDUĞUN
ABOUT : Alasan Membunuh! [TAMAT]
Gizem / GerilimCERPEN : [COMPLITE!] 18+ Story About -Rian & Shinta- - Cerita Pendek Tentang sebuah Pembunuhan Berantai yang berawal dari sebuah Tragedi yang memilukan. berawal dengan Romantis lalu berakhir dengan Dramatis. Sebuah Kejadian telah merebut Belahan Jiw...
![ABOUT : Alasan Membunuh! [TAMAT]](https://img.wattpad.com/cover/228969554-64-k915664.jpg)