#Awal perjalanan

16 1 9
                                        

"Gimana, kamu udah siap kan Sa?"

"Aku gugup sih, ini pertama kalinya aku liburan keluar negri, gimana entar kalo aku ketemu Taehyung!!" Lisa tampak bersemangat, ia mengemas kopernya dengan cepat.

"Aku sebenarnya...."

Lisa menatap sahabatnya itu, ia tampak ragu dan Lisa tak tahu sama sekali apa yang salah.

"Kenapa Put?" Tanyanya.

"Nggak, cuma perasaanku aja yang tiba-tiba ngga enak." Putri tersenyum dan kembali mengepak koper miliknya, memasukkan pakaian yang dibutuhkan.

"Sa, dikorea sekarang lagi musim dingin, jangan lupa bawa mantel sama syal." Putri mengingatkan, Lisa menatap sahabatnya itu kemudian tersenyum.

"Siap bosku!!!"




***





"Gila! Aku nggak nyangka kita udah nyampe aja!" Manik mata Lisa berbinar menatap sekeliling Incheon yang bersalju, jalanan didominasi warna putih.

"Dingin banget sumpah, aku kira kita bakalan kecelakaan," Tawa Putri, namun dengan cepat ia mengakhiri tawanya ketika Lisa memukul kepalanya pelan.

"Kenapa sih??"

"Aku ketakutan setengah mati waktu pesawat mengalami masalah, dan untungnya kita baik-baik aja, kamu jangan doain yang bukan-bukan, ntar kejadian baru tau." Lisa kembali memukul kepala sahabatnya itu.

"Lama-lama geger otak aku Sa...."

"Lebih baik kamu geger otak daripada ngedoain kita berdua mati, aku belum bahagiain ibu aku Put, pulang dari sini aku mau ngelanjutin mimpi aku, aku mau bantuin ibu." Lisa terkekeh, ia menggandeng lengan sahabatnya itu menuju taxi.

"Langsung ke penginapan kan?" Tanya Lisa.

"Iyalah, aku gak mau jalan-jalan, dingin..."

Sepanjang perjalanan Incheon-Seoul, Lisa hanya memandang keluar jendela, menatap hamparan salju yang menutupi sebagian jalanan, warna putih yang dominan itu membuat sudut hatinya menghangat meskipun tak bisa membuat tubuhnya juga merasa hangat, musim dingin benar-benar dingin.

Saat Lisa tengah asik memperhatikan apa saja yang ada diluar jendela, Putri juga begitu, ia terlihat memperhatikan jalanan diluar sana, namun hati dan pikirannya melayang jauh, perasaan tak enak dan mengganjal terus mengganggunya, ia merasa seperti akan terjadi sesuatu yang membuat segalanya kacau.

Ia merasa tidak enak hati dari saat mereka sebelum berangkat, ia menduga-duga dan benar saja, pesawat yang mereka tumpangi hampir mengalami kecelakaan, ia tak tahu apa yang akan terjadi, tapi perasaan ini benar-benar mengganggunya.

"Tidur aja, perjalanan ke Seoul butuh satu jam," Ingat Lisa, ia menyamankan tubuhnya pada kursi penumpang, berusaha memejamkan matanya barang sejenak.

"Sa, aku ngerasa...."

"Ngerasa apa?"

"Nggak, cuma seneng kok."

Putri lagi-lagi memandang keluar jendela, ia merutuki dirinya yang tak bisa mengutarakan rasa gelisah nya. Ia hanya butuh istirahat, mungkin tidur sejenak akan membantu, pikirnya.



You are the reason [HIATUS]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang