"aku tidak ingin dijodohkan yah!!",ucap syila dengan teriak
"lihatlah karena pria itu kau berubah menjadi gadis yang melawan perkataan orang tua",balas ayah syila yang sudah marah
Syila tau dia dijodohkan hanya karena untuk membantu perusahaan ayahnya..maka karena itu syila tidak menerima nya.
"kenapa ayah selalu menyalahkan julio?julio tidak pernah merubah ku!",ucap syila semakin marah
"ayah tidak mau tau,terima atau tidak ayah tetap akan menikahkan mu dengan pria pilihan ayah",ucap ayah syila sambil berjalan kekamar
Syila menangis ditempatnya sekarang,ibu nya langsung mendekatinya.
"syila sayang..",ucap ibu syila lembut sambil berjalan kearah syila dan merangkul gadisnya itu
"kenapa ayah merelakan ku hanya untuk perusahaannya bu??",ucap syila menangis
"duduk dulu",ucap ibu syila membawa syila duduk diruang tengah
"tenangkan dirimu"
"kenapa ayah lebih mementingkan perusahaannya dari pada anaknya sendiri"
"ayah pasti ada alasannya sendiri,tenangkan dirimu dulu"
"tapi aku tidak mau menikah dengan pria manapun kecuali julio,bu"
"tenangkan lah dirimu dulu..terserah kau ingin menerima perjodohan ini atau tidak,ibu selalu mendukungmu",ucap ibu syila sambil memeluk erat putri satu satu nya
••••
"pagi,bu",ucap syila saat masuk ruang makan untuk sarapan
"pagi sayang,ayo sarapan dulu"
"iya,bu"
"ayah yang akan mengantarkan mu ke sekolah",ucap ayah syila tiba tiba
"tidak usah,aku dijemput julio"
"akhiri hubungan mu dengannya!!"
"aku tidak mau,ayah...aku mencintai julio!",ucap syila dengan lantang
"kau berani melawan,ayah??!!",balas ayah syila dengan marah
"syila..",ucap ibu syila dengan lembut
Handphone syila berbunyi disaat ia akan menjawab ibu nya,dengan cepat ia mengangkat telponnya karena disana tertera nama JULIO.
"halo.."
"syila..aku sudah didepan rumah kamu"
"baiklah,tunggu aku..aku segera kesana"
Syila mematikan telponnya lalu berpamitan dengan ibu nya setelah itu langsung keluar untuk berangkat bersama julio.
"ibu,aku pergi dulu julio sudah didepan",ucap syila sambil mencium pipi ibu nya
"kau belum jadi sarapan sayang"
"nanti saja disekolah,bu"
"akhiri hubungan mu secepatnya!",ucap ayah syila sambil menikmati sarapannya
"tidak akan!",balas syila langsung pergi menemui julio.
••••
"hai syila",ucap gadis bernama cantika
Cantika adalah teman baik syila,cantika selalu mengerti perasaan syila dan selalu menemani syila saat senang maupun sedih.
"pagi tika"
"hai julio..",ucap cantika yang selalu berusaha menggoda julio yang sebenarnya hanya sekedar candaan
"pagi",ucap julio yang selalu dingin pada cantika
"hm,..normal,seperti biasa",ucap cantika
"maksudnya??"
"kan masih dingin padaku,berarti normal seperti sebelum sebelumnya"
"ah,iya in aja deh",ucap syila
"yasudah,kita masuk kelas yuk",ajak syila
"ayo",ucap cantika langsung berjalan masuk kelas
"aku ke kelas aku,ya",ucap julio lembut
"iya",balas syila tersenyum
Syila dan Julio tidak sekelas,.mereka menjalin hubungan karena pandangan pertama saat PLS.
••••
"julio..ada yang ingin aku bicarakan..",ucap syila sedikit gugup
"apa?? katakan saja! tapi tetap makan makananmu"
"iya"
"ada apa??"
"ayah,..menjodohkanku",ucap syila sambil menunduk
Tidak terdengar balasan dari julio,Syila yang heran dengan respon julio pun langsung menatap julio.
"kamu kok diam??",tanya syila sedikit takut julio akan marah dan mengakhiri hubungannya
"makan dulu"
"iya",jawab syila menuruti kata kata julio dan kembali memakan makanannya
••••
"kamu marah sama aku??",ucap syila sedikit teriak karena ia sedang diatas motor bersama julio menuju rumahnya
"untuk apa aku marah??"
Syila terdiam,dia juga heran kenapa mengira julio marah.
"kamu mau jalan jalan dulu?",ucap julio
"mau",balas syila dengan senang
Julio membawa syila ketaman.
"aku mau permen kapas",ucap syila manja sambil menunjuk penjual permen kapan
"ayo"
Julio membelikan semua yang diinginkan oleh syila hari itu,mereka bermain di taman hingga malam hari.
••••
"sampai...",ucap julio sambil berhenti didepan rumah syila
"kamu mau masuk dulu?",ucap syila sambil turun dari motor julio dan melepas helm nya lalu memberikannya pada julio
"nggak usah,ini udah malam..aku langsung pulang aja",jawab julio mengambil helm syila
"yaudah hati hati yaa,jangan ngebut bawa motor nya"
"iya,.good night sayang..",ucap julio tiba tiba mencium kening syila lalu mulai menyalakan motornya dan melajukan motornya untuk pulang
"kenapa dia tiba tiba mencium ku,tidak biasanya..biasanya juga dia bilang good night dichat",gumam syila bingung lalu masuk kedalam rumah
Saat didalam rumah terlihat ada tamu,yang ada dipikiran syila adalah
"kenapa ada tamu malam malam begini??".
"syila,kok baru pulang?",ucap ibu syila lembut sambil menghampiri syila
"habis jalan jalan sama julio,bu",jawab syila
"mereka siapa??",tanya syila pada ibunya sedikit berbisik
"ayah mu saja yang sampaikan"
"syila,ganti bajumu..setelah itu duduk disini bersama kami,ada yang ingin ayah bicarakan",ucap ayah syila
Syila menatap ibu nya heran,ibu syila hanya mengangguk sambil tersenyum. Syila pun masuk kekamar dan mengganti pakaiannya lalu turun ke ruang tamu menemui ayah ibunya dan tamu itu.
"ada apa,yah?",tanya syila yang menahan rasa bingung nya sejak tadi
"ini adalah pria yang akan menikahimu",ucap ayah syila sambil menunjuk pria yang duduk berhadapan dengan syila
"ayah??!",ucap syila terkejut
"halo,syila",ucap seorang wanita yang duduk bersebelahan dengan pria yang akan menikahi syila,kemungkinan besar itu ibunya
"ya,tante?"
"kamu menerima perjodohannya kan?"
Syila terdiam,ia tidak tau mau menjawab apa.Saat syila menatap pria yang ada dihadapannya ternyata pria itu juga menatapnya.
"sepertinya dia anak baik baik",ucap syila dalam hati nya
"bagaimana syila?",ucap ibu syila
"hm,bu.."
"ya.."
"syila bahkan belum tau namanya"
"oh,namanya Rangga",ucap wanita yang mungkin adalah ibu pria itu
"tante,siapa??"
"oh,saya ibu nya rangga",jawab wanita itu
Benar dugaan syila,wanita itu adalah ibu dari pria itu.
"Apa kau menerima perjodohan nya??",tanya ibu rangga sekali lagi
Syila lagi lagi terdiam mendengar pertanyaan itu.
"jawab!!jangan membuang buang waktu!!ini sudah malam mereka juga harus istirahat",ucap ayah syila yang terdengar membentak
"jangan dibentak,om..dia pasti butuh waktu untuk semua ini",ucap rangga lembut
"rangga benar,kami akan menunggu persetujuan mu,syila", ucap ibu rangga dengan lembut
"kami pulang dulu..kami tunggu ya syila jawabanmu",lanjut ibu rangga
"i-iya tante"
"kalau begitu kami pamit",ucap seorang pria yang kemungkinan ayah rangga
"ya,kami akan mengabari secepatnya",ucap ayah syila sambil memeluk pria yang masih dikira ayah rangga oleh syila
"hati hati dijalan",ucap ibu syila memeluk ibu rangga
"iya,kami pulang dulu,permisi ya syila",ucap ibu rangga mengelus lembut rambut syila
"i..iya tante"
••••
YOU ARE READING
LEARN TO LOVE
RomanceMenceritakan seoarang gadis SMA yang bernama Fesyila Anggraini yang biasa dipanggil,syila.Anak tunggal dikeluarganya,mempunyai kekasih bernama julio. Julio anak yang pintar dan tampan disekolahnya yang cukup membuatnya terkenal dikalangan sekolahny...
