PROLOG

22 3 0
                                        

Jam berganti hari dan semua berputar tetap berotasi. Aku jalani hidupku tentu saja tanpa kamu. Kamu lanjutkan hidupmu tentu saja dengan dia. Aku tak menyangka begitu mudahnya kau menemukan pengganti. Begitu gampangnya melupakan yang telah terjadi aku hanya ingin tau isi otakmu saja apa kamu pernah memikirkan mendung yang selalu menghitam dihatiku? Atau mungkin saja kamu tak punya otak?Atau tak punya hati.

Untuk yang tahu arah, tolong beritahu saya. Kemana hati ini akan ditujukan.

Terima kasih gaes,prolognya maaf kependekan ini cuma berisi kata kata aja.Buat kalian yang baca jangan lupa vomentnya^^

See you:')

Forgeting YouTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang