1. Rosallena

66 7 4
                                        

“Kelebihan memanglah susah di dapat, sekalinya di dapat menjadi rumit. Kelebihan ku membuatku tersiksa.”

-Rosallena

________________👽👽👽___________

Kalian tau kan Fantasi?

Jadi, kalau ceritanya ga masuk akal jangan komplen! Ini fantasi! Kalau mau baca silahkan kalau ga juga ga papa.

Jangan bawa masalah agama! Ini hanya cerita fiktif belaka saja! Gue ga suka kalau bawa-bawa agama. Namanya juga CERITA FIKTIF BELAKA!

•FANTASI - HOROR•

Happy reading!!!

+++

Rosallena kerap di sebut Lena. Gadis yang mempunyai kelebihan dalam banyak hal. Lena tak meminta kepada sang pencipta.

Kelebihannya itu membuatnya tersiksa dalam banyak hal, Lena selalu saja di ikuti oleh banyak makhluk halus, terlebih makhluk halus itu terus saja meminta pertolongan kepada Lena, itu membuat Lena sangat geram jika, saja dia manusia maka Lena akan menghabisi satu persatu dengan tangannya.

Waktu Lena kelas tujuh SMP sering sekali di sebut gila, sebab Lena selalu saja berbicara sendiri. Semuanya tidak mau berteman dengan Lena.

Gadis itu sedih, hanya dirinya tidak punya teman. Lena sudah bulat dalam keputusannya waktu itu, ia menjadi Bad Girl, gadis nakal, pembuat onar, dan langganan BK. Setelah Lena menjadi Bad Girl para siswa yang nakalnya setara dengan Lena pun berdatangan kepada Lena agar Lena masuk ke dalam gengnya. Tentu Lena menolak, sebab cover Bad Girl hanya untuk menutupi keanehannya itu.

Tak hanya Bad Girl, Lena selalu memberi tau orang dalam bahaya, tapi, Lena tak pernah memberitahu siapa-siapa saja antagonis dalam hidup seseorang, padahal dia tau. Lena hanya memerintahkan agar orang itu menjauhi bahayanya.

Tapi, usaha Lena di acuhkan oleh banyak orang, orang-orang tak percaya bahwa Lena bisa melihat kehidupannya. Lena tak menyerah, dia hanya memberitahu, dan prinsip Lena itu, ga percaya ga pa-pa, kalau percaya ya syukur.

“Mana duit lo?! Katanya lo anak orang kaya!” Lena memalak anak orang paling kaya di SMK Tri Sakti.

Reni yang katanya anak orang kaya nan manjanya ga ketulungan mengeluarkan beberapa lembar uang merah.

“Ko cuman sedikit?! Anak manja kaya lo itu harus tau rasanya cari uang itu susah! Kerjanya cuman minta aja! Cih.”

Reni mengeluarkan uang lebih banyak lagi.

Setelah puas, Lena pun pergi tanpa berdosa sekali pun.

Mata Lena melirik kesana-kemari untuk mencari seseorang yang membutuhkannya. Dan orang itu akhirnya ketemu. Segera Lena mendekat.

“Ziva!” panggil Lena.

Ziva yang dipanggil pun menengok. “Iya Lena?”

“Orang tua lo lagi sakit parah ya? Dan lo ga ada biaya? Nih, gue ada sedikit uang buat berobat orang tua lo.” ucap Lena to the point.

“Ko lo tau Len?”

“Udah ga usah mikir. Nih uangnya, di jaga ya orang tua lo.” pesan Lena.

Ziva pun menerima uang itu, “Gue ga bisa ngomong apa lagi, ini uang banyak banget Len. Mungkin ucapan terimakasih ga bisa balas kebaikan lo!” ucap Ziva terharu.

RosallenaWaar verhalen tot leven komen. Ontdek het nu