Genta..
Mungkin senyumu adalah sedihku.
Sedihmu adalah saat bersamku~Azka
Biar aku yang pergi, biar aku yang tersakiti. Biar aku yang berhenti. Berhenti mengharapkan mu.
Suara musik itu terdengar kencang di telinga seorang gadis yang bernama Azka Septrina.
"Aduhhh mampus gue sekarang kan gue harus sekolah. Duhh gue terlalu ngehalu kali ya sampai gue lupa sekolah." -ucap Azka dengan sibuk membereskan tas dan buku buku nya itu.-
"Huffftt untuk aja gue gak terlambat. Mampus gue kalau terlambat mulu." -ucap seorang Azka- Perlahan Azka pun masuk kedalam kelas dan belajar seperti biasa.
Tak lama kemudian bel istirahat pun berbunyi. Azka, Ananda, dan Abiel adalah sahabat Azka dari kecil sampai saat ini. Mereka sangat begitu tau sifat satu dengan lainnya. Mereka pun pergi ke kantin tuk membeli makanan.
"Duhhhh Genta.... " -ucap Azka dengan wajah yang sangat memerah-
"Ihhh kamu ya dari dulu Genta mulu. -ucap Abiel pada Azka."
*Genta adalah seorang lelaki idaman di sekolah mereka. Genta sangat multitalent. Ia sangat gemar bermain basket, futsal, voli. Kaum hawa yang ada disekolah mereka sangat menyukai seorang Genta. *
"Udah jangan ngarep banget deh sama Genta. Genta tak akan pernah suka dengan mu. Satu sekolah juga tau Genta masih suka dengan Queen(mantan kekasihnya)." -ucap Ananda menasihati Azka-
"Hmm gue juga tau dia masih ngarep sama Queen. Tapi Genta adalah cowok yang gak akan bisa aku dapetin dari cowok lainnya. " -ucap Azka pada kedua sahabatnya itu-
"Gimana mungkin kamu bisa ngelupain dia. Kalau setiap ketemu Genta kamu selalu takhluk. " -ujar Abiel pada Azka.
"Hmm. " -jawab Azka pada temannya itu.
YOU ARE READING
Setulus Cinta Azka
RandomAzka sangat menyukai Genta, tapi Genta tak akan pernah peduli akan hal itu. Azka sangat begitu mencintai Genta, tapi Genta masih mencintai mantan nya itu. Azka sangat mengagumi Genta, tapi Genta benci sekali dengan Azka. Apakah mungkin Azka mendapa...
