Room, 10 June 2020
17 : 41
Mari kita lihat hari ini. Apa yang terjadi?
Tak satupun dari mereka yang mendengarku?
Aku seolah tengah berbicara dengan diriku sendiri.
Apa yang salah denganku?
Tapi kurasa itu bukan salahku, entahlah.
Aku hanya ingin diperhatikan, kalian tahu itu?
Mengabaikanku seolah aku tak ada disana? Oh, ayolah. Jelas-jelas kalian melihatku berdiri dengan nyawa yang masih belum terkumpul.
Kejadian itu membuat kepalaku mengeluarkan banyak argumen. Apakah aku diperlakuan seperti itu karena aku anak pertama? ataukah ada alasan lain?
Kalau kalian bertanya, "Hah, mungkin perasaan kamu aja kali. Sebenarnya perlakukan mereka ke kamu itu sama aja sama perlakuan mereka ke saudara kamu"
Awalnya aku juga sempat berpikir seperti itu tetapi kemudian, memori masa kecilku seakan menarikku untuk kembali ke masa itu.
Bagaimana mereka mendidikku, jauh berbeda dengan cara mereka mendidik saudaraku.
Teringat jelas bagaimana mereka mengajari ku dengan keras sangat berbanding terbalik dengan yang lain.
Argumenku diperkuat dengan adanya didikan yang amat keras padaku.
Tapi, tidak masalah.
Mungkin, suatu saat itu yang membuatku semakin kuat untuk menghadapi kerasnya hidup diluar sana.
Tertanda, gadis yang ingin menikmati kebebasan.
