Part 1

109 5 0
                                        


Hari ini tanggal 5 Maret, Alesha berulang tahun. Mama, Ayah, Leora(adik), dan Rifky (Kakak). Merka sekeluarga berkumpul di ruang tamu merayakan ulang tahun Alesha.

Alesha menatap mencari keberadaan kue. " Ma, kok gak ada kuenya sih?". Tanya Alesha. Mama menggelengkan kepala. " Tidak perlu memakai kue, kita berbagi jajan ke tetangga saja". Alesha mengrecutkan bibirnya.

Alesha malas jika harus berbagi ke tetangga. Tetapi, Alesha menurut. Mama tersenyum lalu memberikan kado kepada Alesha. Alesha bersorak senang, lalu membuka kado dari mama.

~~❤❤❤

Rukuh putih yang dilapisi emas di sampingnya. Cukup mahal dan indah. Alesha menunduk lesu. " Kenapa kadonya tidak Ipad? atau baju bagus". Keluh Alesha kesal kadonya tidak seperti yang ia harapkan.

Papa menggelengkan kepala melihat anaknya yang tidak bersyukur mendapatkan rukuh. Papa memberikan kado kepada Alesha. Alesha berharap isinya adalah baja ketat yang sangat ia sukai.

Alesha kembali murung. Hadiah dari Papa berisi sajadah, dan baju muslim. Alesha berteriak. " Aku Kesal! kenapa hadiahnya seperti ini!".

Papa sudah emosi tapi Papa bisa menjelaskannya.

"Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu dia berkata, Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللّٰـهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : اُنْظُرُوْا إِلَى مَنْ أَسْفَلَ مِنْكُمْ، وَلاَ تَنْظُرُوْا إِلَى مَنْ فَوْقَكُمْ، فَهُوَ أَجْدَرُ أَنْ لاَ تَزْدَرُوْا نِعْمَةَ اللهِ عَلَيْكُمْ. Lihatlah kepada orang-orang yang lebih rendah daripada kalian, dan janganlah kalian melihat kepada orang-orang yang berada di atas kalian, karena yang demikian itu lebih patut bagi kalian, supaya kalian tidak meremehkan nikmat Allâh yang telah dianugerahkan kepada kalian.”

Ceramah Papa menjelaskan kepada Alesha bahwa sebaik baiknya orang harus bersyukur kepada Allah swt.

Alesha mengangguk mengerti. Alesha kesal dan menuju kamarnya lalu membuka handphone nya. Alesha tersenyum senyum saat melihat foto Ustadz Alwi di instagram.

Alesha memang sangat mengagumi Ustadz Alwi dan Alesha sebenarnya ingin berubah menjadi seperti Ustadz Alwi yang tidak pernah meninggalkan sholat.

~~❤❤❤

Adzan maghrib berkumandang. Alesha sibuk didalam mimpinya. Mama menggoyangkan tubuh Alesha. " Al, bangun sudah maghrib ayo sholat sama Papa di masjid! Mama sedang tidak sholat hari ini!". Bentak mama tegas.

Alesha menyerah lalu mekai rukuh baru yang dihadiahkan mama. Ini pertama kalinya Alesha sholat. Sebelumnya, Alesha hanya sholat diwaktu Idhul Fitri saja. Menurut Alesha, sholat itu hanya membuang buang waktu.

Akhirnya sholat maghrib selesai. Tetapi ada ceramah terlebih dahulu sebelum jamaah pulang. Alesha mendengus kesal. Terpaksa Alesha duduk di sajadahnya lalu menyandarkan tubuhnya di dinding.

~~❤❤❤

Ustadz itu mulai menjelaskan pentingnya sholat. Alesha mendengarkan suara Ustadz itu, dia sangat akrab dengan suara Ustadz itu.

" Mengapa suaranya tidak asing bagiku? Mengapa aku sering mendengar suaranya yang merdu dan bisa menggetarkan hati... Tapi dimana ya aku mendengar suara itu?". Batin Alesha di dalam hatinya yang masih penasaran.

Alesha sedikit mendongak tapi sayang, pembatas antara perempuan dan laki laki terlalu tinggi. Ustadz itu tetap berbicara,

" Sholat adalah tiang agama. Sholat merupakan ibadah yang WAJIB dilakukan oleh orang muslim. Kalian jangan pernah meremehkan manfaat sholat. Banyak sekali yang berkata bahwa ingin sholat saat sudah tua, sholat itu membuang waktu...itu SALAH!. Jika kalian tidak sholat itu berarti kalian tidak taat kepada Allah swt".  Jelas Ustadz itu panjang lebar.

Alesha menangis, dia menghampiri Ustadz itu. " Ustadz..". Teriak Alesha. Ustadz itu memakaikan selendang di mulutnya, jadi Alesha tidak bisa jelas melihat Ustadz itu.

" Tundukkan kepala dan pandanganmu Ukhty!". Perintah Ustadz itu lalu dilaksanakan oleh Alesha. Alesha menunduk
kan kepalanya. " Ustadz saya ingin tanya, saya
sudah lama tidak sholat..apakah Allah masih mengampuni saya?". Tanya Alesha antusias.

~~❤❤❤

Ustadz itu tersenyum. " Tentu saja. Allah itu At- Tawwabu yang artinya maha penerima taubat. Jika Ukhty bertaubat maka Allah akan menerima tobat Ukhty. Allah juga Al- Afuwwun yang artinya maha pemaaf. Jika Ukhty meminta maaf kepada Allah dengan tulus, maka kesalahan Ukhty akan di maafkan. Satu lagi, Allah juga memiliki sifat Al- Ghafuuru yang artinya maha pengampun. Allah akan mengampuni semua kesalahan Ukhty asalkan Ukhty tidak berperilaku musyrik dan Sirik. Paham Ukhty?".

~~❤❤❤

Alesha mengangguk paham. Tanpa disadari, air matanya jatuh mengenai pipinya. Alesha sangat menyesali perbuatannya.

Ustadz itu melihat Alesha sedang menangis. " Kenapa Ukhty menangis? apakah ada salah satu dari kata saya yang melukai perasaan Ukhty?". Tanya Ustadz itu khawatir ia salah ucap.

Alesha menggeleng. " Saya hanya menyesali perbuatan saya selama ini. Saya selalu jarang sholat dan meremehkan sholat". Alesha terisak.

Ustadz itu mengambil sapu tangannya lalu mengusap air mata Alesha. Alesha malu dan berterimakasih lalu izin pulang. Alesha menghampiri Papa nya.

" Pa, tadi yang menceramahi di masjid itu...Ustadz siapa?". Tanya Alesha. Papa tersenyum jahil kepada Alesha.

" Suka ya sama Ustadz nya?". Tanya Papa lalu tertawa. Wajah Alesha memerah menahan malu. Tiba tiba saja saat Ustadz itu mengusap air mata Alesha, Alesha merasakan ada perasaan yang menggelitik di dadanya.

Alesha tertawa sejenak. " Siapa Pa? Ustadz tadi?". Tanya Alesha yang masih penasaran.

Papa tersenyum lalu menyeruput kopinya. Alesha sebal pertanyaannya tidak mendapat jawaban dari papanya. " Jawab sajalah Pa, biarkan Alesha tau..". Nasehat mama.

~~❤❤❤

Akhirnya Papa menyerah.

" Baiklah dia... Ustadz Alwi".

Alesha melotot tak percaya. " APA!". Teriak Alesha.

😂😂😂

Vote dan komen. Besok insyaallah update lagi ❤❤❤.

instagram : @illonaura_wii

Mencintai Dalam DoaWhere stories live. Discover now