Awalnya aku tak percaya kehendak Tuhan, yang mampu mengubah takdir. Sejak saat itu, hari yang tak bisa dipungkiri datang menghampiriku, yang masuk kedalam hidupku. Kemarin, aku masih mampu melihat dunia yang begitu indah dengan kornea mata berwarna biru. Namun, hari ini hanya desiran suara angin dan benda benda yang mampu aku dengar dan aku raba. Keadaanku saat ini seperti banyak menyusahkan orang, seakan akan aku tak berguna lagi. Hanya tongkat kornea yang mampu aku pegang sebagai penuntun untuk menunjuk arah jalan. Sejak saat itu, hanya suara yang bisa aku dengar dan benda aku raba, mampu mempertemukanku dengan sosok orang yang lemah lembut, hatinya begitu suci ibaratnya air sungai yang bermuara ke lautan yang dipenuhi garam garam. Sebut saja " LEONA" Ia mampu membuat kesedihan dalam sel sel tubuhku yang awalnya sebuah sistem organ menjadi organisme lalu terurai menjadi individu yang penuh dengan kebahagiaan bagaikan kepompong yang berubah menjadi kupu kupu dengan warna warni sebagai ciri khasnya. "LEONA" menjadi tongkat hidupku, yang selalu menggenggam erat tanganku ketika tak mampu bangkit dari keterpurukan takdir. Leona dengan hati yang lemah lembut itu mampu membuat hatiku memilih dia sebagai seorang teman. Dia sangat baik kepadaku, sekaligus kepada keluargaku. Sesosok Leona memang patut untuk dikagumi banyak orang, dengan sikapnya yang baik, serta penolong itu membuat aku semakin mengaguminya. Namun selang beberapa bulan, tingkah laku Leona mulai tak bisa aku tebak. Sekarang Leona begitu misterius bagiku. Aku tak mengerti, apa Leona punya perasaan sedikit saja untukku? Atau sebaliknya? Dimana Leona yang dulu aku kenal? yang selalu baik kepadaku, tidak cuek, tidak acuh, selalu menatapku dengan matanya yang indah dan mampu aku rasakan itu. Jika dia memang suka denganku, seharusnya dia tak membohongiku seperti ini. Nama Leona adalah nama yang mampu membuat hati dan otakku berliku liku seperti jalanan yang begitu banyak dengan tikungan tajam. Aku tak mengerti lagi siapa yang bersamaku disaat aku tak melihat dunia ini, Leona atau Rayhan? Aku tak tahu, saat ini
Hatiku seakan hancur tak terbentuk lagi jika diperbaiki kembali. Aku benar benar membencinya..benar benar benci..tapi aku tak bisa harus membencinya dengan cara apa, dia selalu mampu menenangkanku dengan kata kata manis yang dapat membuat hatiku luluh kembali, namun hal itu tak berlangsung lama aku rasakan hanya beberapa hari saja, aku sudah tak tahu lagi harus menyimpan perasaan ini dengan cara apa. Rasa suka ini seakan bertepuk sebelah tangan. Sungguh sakit...dan benar benar sakit.
###
Sakit hati yang aku rasa saat ini, membuat ku tak tahu harus kemana. Begitu banyak jalan yang aku telusuri, dan entah di mana aku berada. Dunia begitu gelap, dan hanya tongkat buta ini yang mampu aku genggam sebagai alat penuntunku. Disaat keramaian tempat ini, banyak sekali yang marah marah tak jelas kepadaku,
"heyy neng, kalo jalan liat liat dong, nyusahin aja"
"heyy,, awas minggir minggir..." suara barang yang tak sengaja aku sentuh tiba tiba jatuh.
"HEY NENG, kalau lo punya mata dipake dong, bikin gua rugi aja.." kata orang itu yang sama sekali tak bisa ku lihat. Namun tiba tiba, sepatuku terlempar entah di mana. Aku pun meraba raba lantai yang aku injak ini.. Dan tiba tiba ada suara langkah yang sedikit berbeda dari langkah keramaian sebelumnya.
"mari, aku bantu" kata orang itu yang sama sekali tak bisa ku lihat, aku rasa dia adalah seorang laki laki, dapat di dengar dari suara dan bau parfume khas yang mampu aku kenal.
"ohh, gak usah.. Biar saya pakai sendiri" kataku kepada laki laki itu yang memakaikan sepatu di kakiku
"tidak masalah..mari aku bantu"
"makasi ya, maaf aku gak bisa lihat" kataku sambil memberikan sedikit
senyumku kepadanya.
"kenalin namaku audry " sapaku kepada orang yang memakaikan sepatu di kakiku.
"Mungkin, dengan cara ini aku bisa deket dengan audry" batin Rayhan
"ohh, kenalin namaku Leona"
Ya, Leona adalah nama atasannya sekaligus sahabatnya. Mungkin dengan memakai nama Leona Ia bisa mendekati Audry.
"Leona,? Nice to meet you Yona" Yona, nama lain pertama yang aku berikan untuk Leona.
"nice to meet you too Audry."balas Rayhan.
#thanks yo kalian yang sudah membaca novelku..semoga kalian suka yo😘
ESTÁS LEYENDO
LAURA
Novela Juvenil7 juni 2020 #82-- putus 9 juni 2020 #59--mati ini adalah awal dari kesuksesan untuk menjadi penulis
