Seorang pria paruh baya sedang sibuk dengan masakan nya. Ia terlihat sangat lincah dalam hal memasak. Tiba-tiba terbuka pintu di dekat ruang tamu, keluarlah seorang gadis. Gadis itu berjalan pelan-pelan, ia terlihat rapih dengan seragam sekolah nya.
Gadis itu berjalan mengendap-endap, saat pria baruh baya itu menoleh ia langsung mengumpat di samping tembok. Saat pria itu kembali fokus pada masakan nya, gadis itu berjinjit-jinjit dan berlari dengan cepat keluar rumah dan memakai sepatu nya.
Gadis itu langsung keluar gerbang rumah dan berteriak "Ayah aku pergi ke sekolah dulu"
"Yak, Kim Lami kau..." ya dia adalah ayah Lami.
"Buanglah sampah makanan mu" lanjut ayah Lami.
"Ah, gatau gatau bodo amat" Lami menaruh skateboard nya lalu menaiki nya dan ia menjalan kan nya dengan wajah yang ceria.
Ia terlihat sangat ahli menggunakan skateboard nya. Senyum ceria terus terukir di wajah Lami. Sampai akhirnya, ia berhenti di pertigaan dan memegang skateboard nya lalu berjalan dan ia seperti melihat seseorang lalu melambai-lambai kan tangan nya. Sama seperti Lami ternyata lelaki itu menyuruh nya mendekat kepada dia.
"Yak bisa-bisa nya kau tiap hari telat" omel lelaki itu selaku sahabat Lami
"Lalu kenapa? Memang nya aku minta di tunggu?" tanya Lami dengan cemberut
"Haruskah kutinggal saja? Kalau tidak ku tunggu juga nanti kau marah" protes lelaki yang ber-name tag, Park Jisung.
"Ah, entahlah. Ayo pergi, kita sudah telat" Lami menarik tangan Jisung. Saat di perjalanan Jisung membuka percakapan
"Ohya, kau sudah baca buku nya?" tanya Jisung
"Buku? Buku apa?" tanya Lami balik
"Ah, benar-benar. Buku yang ku pinjamkan itu loh. Tentang teori Big Bang" jawab Jisung, Lami terdiam dan langsung bicara
"Ah yang itu" ucap Lami senang
"Belum" lanjut Lami
"Kamu udah baca sampai mana? Kau sudah baca terbentuk nya matahari kan?" tanya Jisung membuat Lami menoleh
"Woahh, bukankah itu keren?" lanjut Jisung
"Ah, BigBang?" tanya Lami
"Taeyang?" tanya Lami lagi
"Ah, tentu sajaa" lanjut Lami senang. Jisung bingung "dia mikir nya kemana?" batin Jisung.
"Tapi, aku suka G-dragon" ucap Lami lalu ia bergerak seperti apa yang sering dilakukan GD saat nge-rapp
Saat Lami bergerak seperti itu tiba-tiba, ada sebuah sepeda dari belakang yang hampir menabrak Lami karna Jisung sudah memegang pundak Lami dan membuat nya kesamping kanan Jisung. Lami terus menatap Jisung tanpa disadari. Tiba-tiba langkah Jisung terhenti membuat Lami ikut terhenti. Dan Jisung memegang pundah Lami.
"Ah, Lami-ya" Jisung menatap Lami
"Aahh, ada yang ingin ku katakan, kurasa harus hari ini"
"Memang nya apa itu?" tanya Lami
"Bukan sekarang, aku ingin mengajak mu ke suatu tempat" jawab Jisung
"Apa" bingung Lami
Lalu Jisung menarik tangan Lami dan membuat nya menyender di pohon. Jisung menaruh satu tangan nya di sisi pohon yang berada di atas kepala Lami. Mereka bertatap-tatapan. Jisung mendekat kan wajah nya. Membuat Lami deg-deg an
"Jadilah pacar ku. Kim Lami" Jisung tersenyum dan Lami mengangguk dan ikut tersenyum
🎡🍥˚₊·⋆ฺ🕊
TBC
Tolong vote+komen.
YOU ARE READING
TEMAN [PARK JISUNG]
Fanfiction#TEMAN ミ🐰 ೃ🏹🍃 ‧₊˚ Lami adalah seorang siswa SMA biasa yang bermain skateboard ke sekolah setiap hari dan naksir pada memangkas bintang tenis Jisung, yang adalah teman sekolahnya. Namun, Jisung tak tau bahwa Lami menyukai nya ⌌┈┈┈┈┈┈┈ ┊ .˚📩...
![TEMAN [PARK JISUNG]](https://img.wattpad.com/cover/220709487-64-k504818.jpg)