Hope

243 16 0
                                        

Dimalam hari yang cerah ditemani dengan sinar rembulan terang, sesosok Gadis sedang menatap indah pemandangan dari dalam jernihnya air laut.

Hingga seketika ia memikirkan kejadian dimana dirinya menemukan manusia itu.

"Tentang Hal itu, apakah dia baik-baik saja?"tanya gadis tersebut.

Gadis yang sedang termenung tadi merupakan putri pewaris dari kerajaan laut Fish Kingdom, yakni Yashiro Moon. Dengan rambut panjang terurai berwarna silver perak dan bercampur warna hijau di ujung rambutnya.

Matanya kemudian menatap lagi langit yang terhalang jernihnya air laut, sembari masih memikirkan hal tadi.

"Jika saja aku tidak pergi waktu itu, mungkin aku bisa tahu namanya"oceh si Putri.

Flash Back

"Putri, apakah jalan-jalan anda belum berakhir juga?"tanya si pengawal.

"Hmm...Apakah kamu kelelahan Yama?, jika iya aku minta maaf, kalau begitu ayo kita pulang"ucap si empuhnya.

"Akhirnya~"ucap si pengawal kegirangan.

Tiba-tiba saja mereka melihat sesuatu yang mengapung tidak jauh dari mereka sekarang.

"T-tunggu sebentar putri, apa itu?!"tunjuk Yama.

"Ehh??"Mencoba melihat.

Karena penasaran, alhasil Yashiro mendekatinya.

"T-tunggu putri mau kemana?!"tanya Yama panik.

"Haishh... aku ingin melihatnya secara dekat Yama"ucap Moon.

"T-tapi itu berbahaya putri!, bagaimana jika itu jebakan dari para manusia?!, kumohon jangan kesana!"panik si Yama.

"Hadehh... Kamu terlalu berlebihan pengawal Yama, mana ada manusia yang memasang jebakan di tengah laut begini"balas Yashiro.

"Yakan bisa saja putri, kau tahu kan kalau aku terkadang berfirasat benar"ucap Yama.

"Hmm iya-iya.. Dan sekarang jangan banyak bicara, ayo cepat ikuti aku untuk melihat itu"ucap Moon kesal.

Alhasil, kedua Makhluk itu menghampiri benda mengapung tadi dan betapa terkejutnya mereka setelah tahu itu.

"P-putri!!.. D-dia Manusia!"teriak Yama panik.

"Sstt...iya aku tahu"balas Moon
"Tapi, sepertinya keadaan manusia ini buruk, yama ayo kita bawah dia ketepian disana"sambungnya.

"Hehh?!! t-tapi pu-putri, tuan kan melarang kita untuk dekat dengan mereka, apalagi menolongnya"jelas Yama takut.

"Hmm...Kita sedang berada diluar kerajaan, jangan khawatir soal itu, ayah juga tidak akan tahu, ayo cepat bantu dia"balas Moon.

"B-baiklah"ucap Yama pasrah.

Setelah itu mereka membawa manusia mengapung tadi ke tepian.

"Sekarang kita harus apa Tuan putri?"tanya Yama bingung.

"Hmmmm"berfikir keras.

"Yama..beri manusia ini nafas buatan"perintah si putri.

"Ehh?!!...A-apaa??!!"ucap Yama kaget.

"K-Kenapa aku!! lagian Putri tidak lihat manusia ini sejenis denganku dan juga putri tahu kan kalau aku tidak ada darah mutiara"bantah Yama.

"Ooo...iya kau benar, maaf aku lupa yama, hehe"ucap Moon tertawa kecil.

"Haishhh...Jadi apa yang akan putri lakukan?, kelihatannya dia cukup parah?"tanya Yama prihatin.

"Aku akan beri dia darah mutiaraku"ucap Moon yang langsung membuat Yama terkejut.

"HEH??!!...P-putri serius??, bukankah kita tidak boleh terlibat mereka para manusia??"ucap Yama panik.

"Aku tahu itu, tapi ini keadaanya genting lagian aku hanya ingin menyelamatkan nyawa manusia ini"jelas Moon.

"T-tapi"terpotong karena terkejut melihat si putri yang memberi nafas buatan itu.

Cupp (Moon mencium manusia itu)

"Heh?!!!...P-putri??!!!"ucap Yama histeris yang langsung dapat jitakan dari Moon.

"Kenapa memukulku?"tanyanya.

"Kau berisik pengawal Yama"balas Moon.

"HidoiiiT_T...padahal aku khawatir dengan putri tahu!"ucapnya sedih.

"Hehe...maafkan aku"ucap Moon.

"Tapi tak usah khawatir, aku hanya memberi dia sedikit cairan darah mutiaraku, kuharap keadaanya sudah baikan setelah nya"sambungnya sembari menatap manusia yang barusan ia cium.

"Hmm... tapi putri barusan memberikan ciuman padanya tahu!"ucap Yama sedikit kesal.

"Lalu kenapa kalo soal ciuman?, itu hanya nafas buatan Yama"balas Moon.

"Haishhh...Putri terlalu polos tahu!"ucap Yama.

"Heh??"

"Jika Pangeran tahu putri mencium laki-laki lain pasti dia akan sangat murka apalagi jika itu manusia, aku tidak bisa membayangkan nya"jelasnya histeris.

"Haishh...kau terlalu berlebihan yama, mana mungkin Kou dan Kak Mitsu seperti itu, daripada pusing memikirkan nya bagaima----

"Heh? pesan kerajaan?"ucap moon terpotong ketika kalungnya bersinar.

"Lihat putri kalungmu, sepertinya kita mendapat pesan dari Tuan"Ucap Yama.

"Hmm...sepertinya iya, kalau begitu tidak apa-apa dia kita biarkan disini"ucap Moon.

"Seperti yang putri lihat, manusia ini akan aman saja lagian dia sudah terselamatkan oleh cairan darah putri kan, jadi Putri jangan khawatir"jelas Yama.

"Baiklah... kalau begitu, ayo kita kembali ke kerajaan"ucap Moon sembari masuk lagi ke dalam air.

"Baik Putri"sambung Yama.

Back to

"Hmm.. Tentang yang Yama bilang soal ciumanku dengan manusia itu?, kenapa rasanya aneh ya?"tanya moon pada dirinya sendiri.

"Mengapa aku sangat penasaran dengan dia?, apakah aku bisa kedunianya?"sambungnya lagi.

*************

Bersambung

Okay gengss chap 1 udah selesai
Lanjut Chap berikutnya^^

OOO iyaaa^^

Makasih ya buat para reader's
Yang udah sempetin baca storyku
Lopppp youuu💕💕💕

The Mermaid and Her Love'sDes histoires addictives. Découvrez maintenant