Disuatu taman pada pagi yang cerah, terlihat 2 orang yang saling bertatapan. Salah satu dari mereka adalah seorang wanita dengan wajahnya yang terlihat sangat marah, dan satunya adalah seorang laki-laki yang terlihat begitu sedih seperti memohon sesuatu.
"Lia, kenapa? Apa yang membuatmu memilih keputusan ini?"
Tanya si laki-laki. Lalu si wanita dengan wajah marahnya menjawab
"Karena aku akan dijodohkan dengan orang lain".
"Kau kan bisa menolaknya!" Tanggapan si laki-laki. Dan si wanita pun mulai menaikkan nada bicaranya lalu berkata
"Apa? Menolak? Aku mau saja menolak kalau ada alasan yang bagus. Tapi sayangnya tidak ada yang bagus darimu, kau hanya seorang sarjana yang tidak berguna. Yang hanya menggunakan ijazahnya untuk menjadi seorang kasir di kafe. Hah... tentu saja aku lebih memilih dijodohkan, karena aku tidak bodoh"
lalu si wanita membalikkan badannya dan mulai melangkah pergi. Tiba tiba si laki-laki berteriak
"Lihat saja... aku juga bisa mencari wanita lain. Aku akan melupakanmu. kau pikir dengan memutus hubungan kita, aku akan menderita? Tentu tidak, aku akan mencari wanita lain dan menjadi lebih bahagia"
mendengar itu si wanita menghentikan langkahnya dan berkata
"Buktikan saja, jangan hanya bicara"
lalu dia lanjut meninggalkan si laki-laki. Namun raut wajah si laki-laki tetap saja cemberut, memandang bayang si wanita sampai benar-benar hilang dengan tatapan kosong. Setelah itu dia pergi ke kafe untuk bekerja. Sesampainya di kafe, dia langsung berganti pakaian lalu bersiap di kasir. Dia mendengar suara lonceng pintu yang menandakan ada pembeli yang datang. Dia melihat seorang perempuan yang terlihat seperti 6 tahun lebih muda darinya, melangkah menuju ke kasir. Dia pun bertanya
"Selamat datang, mau pesan apa?"
Si perempuan menjawab
"Kamu"
"Maaf, maksutnya?"
Tanyanya kembali, dan si perempuan menjawab
"Apakah kamu mau jadi pacarku? Pilihannya hanya ada 2, tentu saja atau iya"......................
YOU ARE READING
Tinggallah (a Time of Happiness)
RomanceKisah seorang laki-laki yang sedang putus cinta, lalu datang seorang remaja perempuan yang tiba-tiba menawarkannya untuk berpacaran. Apakah si laki-laki akan menerima tawaran remaja itu? Bagaimana kisah mereka pada akhirnya?
